Gultom, Dhea Rivani (2026) Hubungan Pengetahuan Ibu Terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Pola Asuh dengan Status Gizi Baduta di Wilayah Kerja Puskesmas Lumban Sinaga. Undergraduate thesis, UNIMED.
5223240020_Cover.pdf
Download (244kB)
5223240020_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (463kB)
5223240020_Abstrak.pdf
Download (353kB)
5223240020_Kata_Pengantar.pdf
Download (298kB)
5223240020_Daftar_Isi.pdf
Download (253kB)
5223240020_Daftar_Tabel.pdf
Download (221kB)
5223240020_Daftar_Gambar.pdf
Download (217kB)
5223240020_Daftar_Lampiran.pdf
Download (221kB)
5223240020_BAB_I.pdf
Download (473kB)
5223240020_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (617kB)
5223240020_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (848kB)
5223240020_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5223240020_BAB_V.pdf
Download (358kB)
5223240020_Daftar_Pustaka.pdf
Download (456kB)
5223240020_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Status gizi baduta masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya yaitu pengetahuan ibu terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan pola asuh yang diterapkan dalam pengasuhan anak. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi status gizi pada baduta di Indonesia didapatkan bahwa 2,6% mengalami severely wasting, 6,6% mengalami moderate wasting, dan 4,1% mengalami overweight dan obese. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Karakteristik responden; 2) Pengetahuan ibu terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK); 3) Pola asuh ibu baduta; 4) Status gizi baduta; 5) Hubungan pengetahuan ibu terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan status gizi baduta; 6) Hubungan pola asuh dengan status gizi baduta; dan 7) Hubungan pengetahuan ibu terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan pola asuh dengan status gizi baduta. Lokasi penelitian di wilayah kerja Puskesmas Lumban Sinaga. Waktu penelitian Mei - Juni 2026. Desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian seluruh ibu yang memiliki baduta berusia 6-24 bulan sebanyak 220 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 58 orang. Teknik pengumpulan data pengetahuan ibu terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan pola asuh menggunakan kuesioner dan data status gizi melalui penimbangan berat badan dan pengukuran panjang badan. Teknik analisis data secara deskriptif, uji korelasi Chi-Square dan uji Regresi Logistik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagian besar tergolong baik sebesar 41,4%. Pola asuh yang diterapkan ibu sebagian besar tergolong baik sebesar 60,3%. Status gizi baduta sebagian besar tergolong normal sebesar 74,1%. Hasil analisis uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan ibu terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan status gizi baduta (p=0,002; PR=0,844; PR=8,686; 95% CI=0,244-2,912; 95% CI=2,190 34,449). Hasil analisis uji Chi-Square menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pola asuh dengan status gizi baduta (p=;0,060 PR=3,107; 95% CI=0,923 10,462). Hasil analisis uji Regresi Logistik menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu terkait 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan status gizi baduta (p=0,003; OR=4,113) tetapi tidak terdapat hubungan antara pola asuh dengan status gizi baduta (p=0,146; OR=2,732).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Baduta; Pengetahuan Ibu; Pola Asuh; 1.000 HPK; Status Gizi |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ206 Nutrition and feeding of children and adolescents T Technology > TX Home economics > TX341 Nutrition. Foods and food supply |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 14 Oct 2026 03:10 |
| Last Modified: | 14 Oct 2026 03:10 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69164 |
