Rajagukguk, Octovannes PEMETAAN DAERAH RAWAN KRIMINALITAS MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KOTA PEMATANG SIANTAR TAHUN 2025. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213131022_Cover.pdf
Download (97kB)
3213131022_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (342kB)
3213131022_Abstrak.pdf
Download (208kB)
3213131022_Kata_Pengantar.pdf
Download (213kB)
3213131022_Daftar_Isi.pdf
Download (190kB)
3213131022_Daftar_Gambar.pdf
Download (123kB)
3213131022_Daftar_Tabel.pdf
Download (126kB)
3213131022_Daftar_Lampiran.pdf
Download (124kB)
3213131022_BAB_I.pdf
Download (474kB)
3213131022_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213131022_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (766kB)
3213131022_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (986kB)
3213131022_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
3213131022_BAB_VI.pdf
Download (223kB)
3213131022_Daftar_Pustaka.pdf
Download (249kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memetakan sebaran titik kejadian kriminalitas, (2) menganalisis kepadatan penduduk, (3) memetakan tingkat kerawananan kriminalitas, dan (4) mengetahui pengaruh kepadatan penduduk terhadap tingkat kriminalitas di Kota Pematang Siantar tahun 2025.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG). Populasi dari penelitian ini adalah seluruh wilayah dengan jumlah kejadian kriminalitas di Kota Pematang Siantar tahun 2024 dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, studi literatur, dan wawancara. Analisis dilakukan menggunakan buffer, kernel density, overlay, dan regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebaran tindak kriminalitas di Kota Pematang Siantar sebanyak 302 kasus, terdiri dari 191 kasus pencurian dengan pemberatan, 103 kasus pencurian kendaraan bermotor, dan 8 kasus pencurian dengan kekerasan. (2) Kepadatan penduduk Kota Pematang Siantar mencapai 3.436,72 jiwa per kilometer persegi. (3) Analisis tingkat kerawanan kriminalitas di Kota Pematang Siantar dilakukan melalui parameter kepadatan penduduk, buffer pusat keramaian, buffer kantor polisi, dan kernel density. Tingkat kerawanan kriminalitas di Kota Pematang Siantar terdiri dari 3 kelas kerawanan, yaitu kategori tidak rawan seluas 35,50 km² (44%), kategori rawan memiliki luas 40,68 km² (51%), dan kategori sangat rawan seluas 3,79 km² (5%). (4) Hasil regresi menunjukkan bahwa kepadatan penduduk (R² = 0,185; sig. 0,174) tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat kriminalitas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Kriminalitas, Pemetaan, Daerah Rawan Kriminalitas, Sistem Informasi Geografis (SIG), Kota Pematang Siantar, 2025. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GA Mathematical geography. Cartography |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 07 Oct 2026 07:47 |
| Last Modified: | 07 Oct 2026 07:47 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/69058 |
