Tarigan, Dio Permana STRATEGI BERBASIS KEARIFAN LOKAL PETANI WORTEL DI DESA BARUSJAHE KECAMATAN BARUSJAHE KABUPATEN KARO. Undergraduate thesis, UNIMED.
3202431003_Cover.pdf
Download (129kB)
3202431003_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (299kB)
3202431003_Abstrak.pdf
Download (76kB)
3202431003_Kata_Pengantar.pdf
Download (254kB)
3202431003_Daftar_Isi.pdf
Download (234kB)
3202431003_Daftar_Gambar.pdf
Download (73kB)
3202431003_Daftar_Tabel.pdf
Download (122kB)
3202431003_Daftar_Lampiran.pdf
Download (73kB)
3202431003_BAB_I.pdf
Download (408kB)
3202431003_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3202431003_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (758kB)
3202431003_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (771kB)
3202431003_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3202431003_BAB_VI.pdf
Download (193kB)
3202431003_Daftar_Pustaka.pdf
Download (175kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui bentuk bentuk strategi kearifan lokal yang diterapkan oleh petani wortel di Desa Barusjahe dalam kegiatan pertanian mereka. (2) Untuk mengetahui penerapan strategi berbasis kearifan lokal oleh petani wortel di Desa Barusjahe dalam tahapan budidaya pra tanam hingga panen.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Barusjahe, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Subjek penelitian meliputi petani wortel sebanyak 71 orang. Data yang dikumpulkan mencakup praktik-praktik lokal dalam pengolahan tanah, pemilihan bibit, penanaman, pemeliharaan, hingga teknik panen yang berakar pada nilai-nilai budaya dan pengetahuan lokal masyarakat Barusjahe.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal petani wortel di Desa Barusjahe tidak hanya berfungsi sebagai kebiasaan turun-temurun, tetapi berperan sebagai strategi adaptif dalam mengelola lahan, tanaman, dan hasil panen. Pada tahap pra tanam Strategi kearifan lokal diwujudkan melalui Sikap dan Kepercayaan terhadap lahan, Ganti Sinuan sebagai rotasi tanaman, Penggunaan Kubang Manuk sebagai pupuk organik, dan Pemuliaan Benih Lokal melalui pemilihan, penanaman indukan, serta pengolahan benih secara manual. Tahap penanaman dilakukan dengan Penentuan Waktu Tanam berdasarkan tanda alam, dilanjutkan dengan Pembuatan Bedengan sesuai musim dan kondisi lahan, serta Teknik Penaburan Benih menggunakan alat sederhana agar persebarannya merata. Tahap pemeliharaan dilakukan melalui dua kegiatan utama, yaitu Nyensor untuk mengendalikan gulma dan Mbubut untuk menjarangkan tanaman agar jarak tumbuh optimal. Tahap panen dan pemasaran dilakukan melalui penentuan waktu panen berdasarkan tanda fisik tanaman, kemudian dilanjutkan dengan Pemanenan dan Pemasaran Lokal yang dilakukan langsung oleh pengepul di lahan. Bagian akhir ditutup dengan Pemanfaatan Sisa dan daun wortel sebagai pakan ternak sehingga tidak terjadi pemborosan hasil panen dan Kerja tahun sebagai perayaan Syukuran hasil panen.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | strategi pertanian; kearifan lokal; petani wortel; budidaya wortel; Desa Barusjahe; Kabupaten Karo. |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 01:49 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 01:49 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68989 |
