Milanda, Della Amelia ANALISIS TINGKAT PERKEMBANGAN WILAYAH BERDASARKAN HIERARKI PUSAT PELAYANAN DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT. Undergraduate thesis, UNIMED.
3203331027_Cover.pdf
Download (217kB)
3203331027_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (227kB)
3203331027_Abstrak.pdf
Download (443kB)
3203331027_Kata_Pengantar.pdf
Download (273kB)
3203331027_Daftar_Isi.pdf
Download (145kB)
3203331027_Daftar_Gambar.pdf
Download (191kB)
3203331027_Daftar_Tabel.pdf
Download (252kB)
3203331027_Daftar_Lampiran.pdf
Download (190kB)
3203331027_BAB_I.pdf
Download (488kB)
3203331027_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3203331027_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (825kB)
3203331027_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3203331027_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
3203331027_BAB_VI.pdf
Download (269kB)
3203331027_Daftar_Pustaka.pdf
Download (277kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1.ketersediaan fasilitas pelayanan dalam penentuan hierarki pusat pelayanan di Kabupaten Pakpak Bharat, dan 2.tingkat perkembangan wilayah berdasarkan hierarki pusat pelayanan di Kabupaten Pakpak Bharat tahun 2018 – 2024.
Populasi penelitian ini ialah seluruh kecamatan yang berada di Kabupaten Pakpak Bharat sebanyak delapan kecamatan yang sekaligus menjadi sampel penelitian (total sampling). Adapun variabel yang digunakan meliputi ketersediaan fasilitas pelayanan dan tingkat perkembangan wilayah yang dianalisis melalui kepadatan penduduk, ketersediaan fasilitas dan aksesibilitas wilayah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis indeks sentralitas dan analisis skoring.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1.ketersediaan fasilitas pelayanan pada Kabupaten Pakpak Bharat mengalami peningkatan dari total 963 unit fasilitas pada tahun 2018 menjadi 1.035 unit pada tahun 2024, dengan peningkatan terbanyak terdapat pada fasilitas perekonomian 54 unit dan peribadatan 11 unit. 2.tingkat perkembangan wilayah Kabupaten Pakpak Bharat berdasarkan analisis indeks sentralitas Kecamatan Salak tetap menduduki orde 1, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe berada pada orde 3, sedangkan pada Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu justru menurun dari orde 3 menjadi orde 4. Sementara itu, Kecamatan Pagindar, Kecamatan Pergetteng – Getteng Sengkut, Kecamatan Kerajaan, Kecamatan Tinada dan Kecamatan Siempat Rube yang berada pada orde 4. Selanjutnya, berdasarkan analisis skoring, klasifikasi tingkat perkembangan wilayah kategori tinggi terdapat pada Kecamatan Salak dengan nilai indeks komposit 13, Kecamatan Tinada (13), Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (11), kategori sedang terdapat pada Kecamatan Pergetteng – Getteng Sengkut (9), Kecamatan Siempat Rube (9), sedangkan kategori rendah terdapat pada Kecamatan Pagindar (6), Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (6), dan Kecamatan Kerajaan (8). Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan wilayah masih terkonsentrasi pada pusat pelayanan utama yakni Kecamatan Salak, sementara pada kecamatan lainnya hanya menunjukkan perkembangan yang relatif sedang hingga rendah.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | perkembangan wilayah; hierarki pusat pelayanan; pusat pelayanan; Kabupaten Pakpak Bharat; geografi wilayah. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 01:34 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 01:34 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68987 |
