Maharani, Aida ANALISIS KESESUAIAN PENGGUNAAN LAHAN DENGAN RENCANA DETAIL TATA RUANG DI KECAMATAN MEDAN BARAT KOTA MEDAN. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213131018_Cover.pdf
Download (163kB)
3213131018_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
3213131018_Abstrak.pdf
Download (415kB)
3213131018_Kata_Pengantar.pdf
Download (286kB)
3213131018_Daftar_Isi.pdf
Download (210kB)
3213131018_Daftar_Gambar.pdf
Download (167kB)
3213131018_Daftar_Tabel.pdf
Download (166kB)
3213131018_Daftar_Lampiran.pdf
Download (167kB)
3213131018_BAB_I.pdf
Download (460kB)
3213131018_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (709kB)
3213131018_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (437kB)
3213131018_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (682kB)
3213131018_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
3213131018_BAB_VI.pdf
Download (321kB)
3213131018_Daftar_Pustaka.pdf
Download (261kB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Medan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk menganalisis penggunaan lahan di Kecamatan Medan Barat sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Tahun 2015 – 2035 Kota Medan. (2) Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi implementasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Tahun 2015 – 2035 Kota Medan di Kecamatan Medan Barat. (3) Untuk menganalisis faktor pendorong terhadap perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kawasan di Kecamatan Medan Barat yang termasuk dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Untuk menentukan kawasan yang mengalami perubahan, penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan adalah kawasan budidaya dan kawasan lindung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, kuisioner, studi literatur dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah deksriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian lahan di Kecamatan Medan Barat mencapai 97,7%, dengan pelanggaran sebesar 2,3% atau seluas 14,262 hektar yang umumnya terjadi di zona sempadan sungai, sempadan rel kereta api, dan ruang terbuka hijau (RTH). Implementasi RDTR belum optimal akibat keterbatasan sosialisasi, lemahnya pengawasan, serta kurang efektifnya koordinasi antarinstansi. Hasil analisis Analytical Hierarchy Process (AHP) menunjukkan bahwa faktor permukiman merupakan pendorong utama perubahan penggunaan lahan dengan bobot 34%, diikuti perdagangan dan jasa 28%. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penataan ruang di Kecamatan Medan Barat relatif sesuai dengan RDTR, namun diperlukan peningkatan pengawasan, partisipasi masyarakat, dan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kelestarian lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Penggunaan Lahan, Kesesuaian Lahan, Tata Ruang, AHP, SIG |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 01:47 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 01:47 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68968 |
