TRADISI TURUN KARAI MASYARAKAT PESISIR DI KOTA SIBOLGA

Nasution, Muzdhalifah Yunita TRADISI TURUN KARAI MASYARAKAT PESISIR DI KOTA SIBOLGA. Undergraduate thesis, UNIMED.

[thumbnail of 3203322015_Cover.pdf] Text
3203322015_Cover.pdf

Download (84kB)
[thumbnail of 3203322015_Lembar_Pengesahan.pdf] Text
3203322015_Lembar_Pengesahan.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 3203322015_Abstrak.pdf] Text
3203322015_Abstrak.pdf

Download (72kB)
[thumbnail of 3203322015_Kata_Pengantar.pdf] Text
3203322015_Kata_Pengantar.pdf

Download (351kB)
[thumbnail of 3203322015_Daftar_Isi.pdf] Text
3203322015_Daftar_Isi.pdf

Download (66kB)
[thumbnail of 3203322015_Daftar_Gambar.pdf] Text
3203322015_Daftar_Gambar.pdf

Download (49kB)
[thumbnail of 3203322015_Daftar_Lampiran.pdf] Text
3203322015_Daftar_Lampiran.pdf

Download (49kB)
[thumbnail of 3203322015_BAB_I.pdf] Text
3203322015_BAB_I.pdf

Download (109kB)
[thumbnail of 3203322015_BAB_II.pdf] Text
3203322015_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (131kB)
[thumbnail of 3203322015_BAB_III.pdf] Text
3203322015_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (213kB)
[thumbnail of 3203322015_BAB_IV.pdf] Text
3203322015_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (678kB)
[thumbnail of 3203322015_BAB_V.pdf] Text
3203322015_BAB_V.pdf

Download (53kB)
[thumbnail of 3203322015_Daftar_Pustaka.pdf] Text
3203322015_Daftar_Pustaka.pdf

Download (114kB)

Abstract

Tradisi Turun Karai dilaksanakan setelah bayi berusia 40 hari dan ibu telah selesai dari masa nifas serta keduanya telah suci dari hadas. Pelaksanaan tradisi ini melibatkan proses mengayunkan bayi dan memberikan nama anak, yang disertai dengan nyanyian berupa bait-bait pantun dalam bahasa pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna tradisi Turun Karai dalam kehidupan sosial, budaya dan ekonomi masyarakat pesisir di Kota Sibolga dan untuk mengetahui eksistensi tradisi Turun Karai di Kota Sibolga pada masyarakat tradisional dan modern. Teori yang digunakan adalah teori Fungsionalisme Struktural Talcott Parsons. Metode yang digunakan dalam metode ini adalah penelitian kualitatif deskriptif.. Penelitian ini dilakukan di Kota Sibolga. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tradisi turun karai merupakan siklus kelahiran, memperkenalkan si anak untuk pertama kalinya menginjakkan kaki ke tanah. Didalam Tradisi turun karai juga terdapat beberapa nasehat- nasehat yang disampaikan dalam berupa nyanyian ayun-ayun tajak dimana ditujukan kepada sang anak yang usianya 40 hari setelah kelahirannya. Adapun nilai kearifan lokal pada tradisi Turun Karai, ialah nilai religius, sosial dan solidaritas,estetika, moral dan toleransi, pendidikan dan pelestarian budaya. Meskipun tradisi turun karai ini telah berlangsung lama, eksistensinya di era modern menghadapi berbagai tantangan. Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi membawa perubahan dalam pola pikir dan gaya hidup masyarakat, terutama pada generasi muda. Hal ini dapat menyebabkanm berkurangnya minat dan pemahaman terhadap tradisi lokal seperti tradisi turun karai ini. Upaya pelestarian terus dilakukan oleh para tetua adat dan komunitas budaya setempat untuk memastikan tradisi ini tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Keywords: Tradisi Turun Karai, Kearifan Lokal , Masyarakat Pesisir Sibolga
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi
Depositing User: Mr Setiady Setiady
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:48
Last Modified: 24 Sep 2026 02:48
URI: https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68891

Actions (login required)

View Item
View Item