Hutasoit, Edi Agus Sugianto (2026) Pengaruh Latihan Fartlek dan Cross Country terhadap Peningkatan VO₂Max pada Atlet Lari Jarak Menengah 1.500 Meter Atletik Taput Club (ATC) Tahun 2025. Undergraduate thesis, UNIMED.
6213121097_Cover.pdf
Download (133kB)
6213121097_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (289kB)
6213121097_Abstrak.pdf
Download (234kB)
6213121097_Kata_Pengantar.pdf
Download (257kB)
6213121097_Daftar_Isi.pdf
Download (131kB)
6213121097_Daftar_Gambar.pdf
Download (126kB)
6213121097_Daftar_Tabel.pdf
Download (133kB)
6213121097_Daftar_Lampiran.pdf
Download (141kB)
6213121097_BAB_I.pdf
Download (420kB)
6213121097_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
6213121097_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (491kB)
6213121097_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (653kB)
6213121097_BAB_V.pdf
Download (259kB)
6213121097_Daftar_Pustaka.pdf
Download (250kB)
6213121097_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kapasitas aerobik VO2max atlet lari jarak menengah 1.500 meter di Atletik Taput Club (ATC) yang berdampak pada penurunan performa saat fase kritis pertandingan. Kurangnya variasi metode latihan daya tahan yang progresif diduga menjadi penyebab tidak optimalnya ketahanan kardiovaskular atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Fartlek dan latihan Cross Country terhadap peningkatan VO2max pada atlet lari jarak menengah 1.500 meter di Atletik Taput Club (ATC) Tahun 2025. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Utara pada bulan Oktober sampai November 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 8 atlet yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan pengukuran VO2max menggunakan Bleep Test sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan dengan uji statistik t-test menggunakan program SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata VO2max atlet, di mana nilai rata-rata pre-test sebesar 35,61 ml/kg/menit meningkat menjadi 46,28 ml/kg/menit pada post-test. Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan dari kombinasi latihan Fartlek dan Cross Country terhadap peningkatan VO2max pada atlet lari jarak menengah 1.500 meter di Atletik Taput Club (ATC) Tahun 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | latihan Fartlek, latihan Cross Cuntry, VO₂Max, lari jarak menengah. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga |
| Depositing User: | Siti Nur Fatimah |
| Date Deposited: | 07 Sep 2026 03:46 |
| Last Modified: | 07 Sep 2026 03:46 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68780 |
