Manurung, Geby Parera PERAN SI’O DALAM PERKAWINAN ADAT NIAS DI DESA MARINDAL SATU KECAMATAN PATUMBAK, KABUPATEN DELI SERDANG. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213322034_Cover.pdf
Download (86kB)
3213322034_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (492kB)
3213322034_Abstrak.pdf
Download (211kB)
3213322034_Kata_Pengantar.pdf
Download (140kB)
3213322034_Daftar_Isi.pdf
Download (222kB)
3213322034_Daftar_Gambar.pdf
Download (32kB)
3213322034_Daftar_Lampiran.pdf
Download (32kB)
3213322034_BAB_I.pdf
Download (298kB)
3213322034_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (522kB)
3213322034_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (261kB)
3213322034_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213322034_BAB_V.pdf
Download (124kB)
3213322034_Daftar_Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
Abstract
Perkawinan adat Nias merupakan bagian penting dari sistem sosial dan budaya
masyarakat Etnik Nias yang tidak hanya menyatukan dua individu, tetapi juga
melibatkan keluarga besar dan komunitas adat. Salah satu unsur sentral dalam
prosesi perkawinan adat Nias adalah Si’o, yaitu tokoh adat yang berperan sebagai
juru bicara, mediator antar keluarga, negosiator mahar (böwö), serta pengatur
jalannya prosesi adat. Namun, seiring dengan perubahan sosial, modernisasi, dan
kehidupan masyarakat Nias di perantauan, peran Si’o menghadapi berbagai
tantangan yang berpotensi memengaruhi keberlanjutannya. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji peran Si’o dalam rangkaian prosesi perkawinan adat Nias di Desa
Marindal Satu, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, mengidentifikasi
hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan peran tersebut, serta menganalisis
keberlanjutan dan bentuk adaptasi peran Si’o di tengah perubahan sosial. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi, dengan informan utama seorang Si’o, tokoh adat, dan masyarakat
Etnik Nias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Si’o memiliki peran yang sangat
penting dalam menjaga kelancaran prosesi perkawinan adat, keharmonisan
hubungan antar keluarga, serta pelestarian nilai-nilai adat Nias. Namun, peran
tersebut menghadapi tantangan berupa perubahan pola pikir generasi muda,
penyederhanaan prosesi adat, serta pengaruh modernisasi. Meskipun demikian,
peran Si’o masih berlanjut melalui berbagai bentuk adaptasi tanpa menghilangkan
nilai-nilai dasar adat. Penelitian ini memperkuat pandangan teori struktural
fungsional bahwa Si’o merupakan bagian dari struktur sosial yang memiliki fungsi
penting dalam menjaga keseimbangan dan keberlanjutan sistem sosial masyarakat
Nias.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Si’o, perkawinan adat Nias, perubahan sosial, struktural fungsional |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GT Manners and customs |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 08:38 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 08:38 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68769 |
