Sembiring, Gelora Rehliasta POLITIK IDENTITAS MARGA KARO DALAM MENENTUKAN PILIHAN POLITIK PADA PEMILIHAN KEPALA DESA (STUDI KASUS DESA KEM-KEM KECAMATAN TIGABINANGA). Undergraduate thesis, UNIMED.
3213111012_Cover.pdf
Download (167kB)
3213111012_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (234kB)
3213111012_Abstrak.pdf
Download (282kB)
3213111012_Kata_Pengantar.pdf
Download (428kB)
3213111012_Daftar_Isi.pdf
Download (339kB)
3213111012_Daftar_Gambar.pdf
Download (160kB)
3213111012_Daftar_Tabel.pdf
Download (162kB)
3213111012_Daftar_Lampiran.pdf
Download (163kB)
3213111012_BAB_I.pdf
Download (1MB)
3213111012_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
3213111012_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213111012_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
3213111012_BAB_V.pdf
Download (437kB)
3213111012_Daftar_Pustaka.pdf
Download (591kB)
Abstract
Politik identitas adalah sebuah alat politik suatu kelompok seperti etnis, suku, budaya, agama atau yang lainnya untuk tujuan tertentu sebagai bentuk perlawanan atau sebagai alat untuk menunjukkan jati diri suatu kelompok tersebut. Politik identitas ini dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya agama, budaya, tradisi, dan tokoh masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis praktik budaya politik identitas yang terjadi dalam proses pemilihan kepala desa di Desa Kem-kem, Kecamatan Tigabinanga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian terletak di Desa Kem-kem, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan meliputi data primer dan sekunder. Teknik analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data (display), dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Penelitian ini mengkaji pengaruh politik identitas marga dalam pemilihan kepala desa di Desa Kem-kem. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat masih memilih berdasarkan kesamaan marga karena ikatan emosional dan adat. Namun, mulai terlihat pergeseran ke arah politik rasional, terutama di kalangan generasi muda, yang menilai calon berdasarkan program kerja dan kompetensi. Terpilihnya kepala desa dari marga minoritas menjadi bukti perubahan ini. Meski belum merata, Desa Kem-kem menunjukkan potensi menuju demokrasi lokal yang lebih adil dan rasional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Pemilihan, Politik, Identitas |
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Pkn |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 04:38 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 04:38 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68303 |
