Pratiwi, Meidy Citra (2026) PENGARUH WAKTU PENGERINGAN DENGAN FOOD DEHYDRATOR TERHADAP KUALITAS TAMBAR TINUKTUK BUBUK. Undergraduate thesis, UNIMED.
4213210011_Cover.pdf
Download (128kB)
4213210011_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (652kB)
4213210011_Abstrak.pdf
Download (134kB)
4213210011_Kata_Pengantar.pdf
Download (402kB)
4213210011_Daftar_Isi.pdf
Download (106kB)
4213210011_Daftar_Gambar.pdf
Download (111kB)
4213210011_Daftar_Tabel.pdf
Download (100kB)
4213210011_Daftar_Lampiran.pdf
Download (97kB)
4213210011_BAB_I.pdf
Download (169kB)
4213210011_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (372kB)
4213210011_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (362kB)
4213210011_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (481kB)
4213210011_BAB_V.pdf
Download (46kB)
4213210011_Daftar_Pustaka.pdf
Download (202kB)
4213210011_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (950kB)
Abstract
Tambar tinuktuk merupakan olahan rempah-rempah khas dari Simalungun, Sumatera Utara yang dipercaya mengandung banyak manfaat bagi tubuh seperti mempercepat penyembuhan pasca persalinan dan dapat menghangatkan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan waktu optimum dalam pengeringan tambar tinuktuk dengan metode food dehydrator untuk mendapatkan tambar tinuktuk dengan kualitas yang baik dan tahan lama. Penelitian dilakukan dengan variasi waktu pengeringan selama ( 5, 6, 7, dan 8 jam) dengan dilakukan analisis kimia yaitu aktivitas antioksidan dengan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil, analisis mikroba, kadar air, kadar abu, nilai pH dan skrinning fitokimia terhadap senyawa alkaloid dan flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu optimum yang diperoleh yaitu 8 jam dengan hasil tambar tinuktuk yang kering, halus, menghasilkan aroma yang harus. Diperoleh bahwa pada variasi 8 jam memiliki aktivitas antioksidan tergolong sedang yaitu dengan IC50 140,62 ppm. Analisis koloni mikroba diperoleh yaitu 2,1 x 104 cfe/g serta kadar air yaitu 8,20%, kadar abu yaitu 6,31% dan nilai pH yaitu 5,4. Dengan demikian, pengeringan dengan metode food dehydrator selama 8 jam secara efektif mampu mengeringkan dan menghasilkan tambar tinuktuk kering dengan kualitas yang masih terjaga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information: | 664.28 Pra m |
| Keywords: | Tambar Tinuktuk, Rempah-Rempah, Pengeringan, Food Dehydrator, Antioksidan, Kualitas Pangan |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry Q Science > QP Physiology T Technology > TP Chemical technology T Technology > TS Manufactures |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 30 Jul 2026 08:43 |
| Last Modified: | 30 Jul 2026 08:43 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/68124 |
