Silaban, Elizabet (2026) ISOLASI SENYAWA BIOAKTIF GOLONGAN FLAVONOID DARI GETAH KEMENYAN SUMATRA (Styrax benzoin) DAN UJI ANTIOKSIDAN. Undergraduate thesis, UNIMED.
4213510008_Cover.pdf
Download (184kB)
4213510008_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (241kB)
4213510008_Abstrak.pdf
Download (270kB)
4213510008_Kata_Pengantar.pdf
Download (284kB)
4213510008_Daftar_Isi.pdf
Download (469kB)
4213510008_Daftar_Gambar.pdf
Download (308kB)
4213510008_Daftar_Tabel.pdf
Download (307kB)
4213510008_Daftar_Lampiran.pdf
Download (246kB)
4213510008_BAB_I.pdf
Download (366kB)
4213510008_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (822kB)
4213510008_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (609kB)
4213510008_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
4213510008_BAB_V.pdf
Download (215kB)
4213510008_Daftar_Pustaka.pdf
Download (296kB)
4213510008_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Getah kemenyan Sumatra (Styrax benzoin) merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang memiliki potensi bioaktif tinggi, terutama dari golongan flavonoid yang diketahui memiliki aktivitas farmakologis penting seperti antioksidan. Namun, informasi mengenai isolasi fraksi flavonoid serta aktivitas antioksidannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi senyawa golongan flavonoid dari getah kemenyan Sumatra serta menentukan kadar flavonoid total dan aktivitas antioksidannya. Penelitian diawali dengan preparasi sampel dan ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol 70%. Isolasi senyawa dilakukan melalui uji skrining fitokimia, Kromatografi Lapis Tipis (KLT), Kromatografi Vakum Cair (KVC), dan Kromatografi Kolom untuk memperoleh fraksi flavonoid. Identifikasi gugus fungsi dilakukan menggunakan spektrofotometer FTIR. Penetapan kadar flavonoid total dilakukan melalui pembuatan larutan standar kuersetin dengan deret konsentrasi 6–14 ppm. Kurva kalibrasi menghasilkan persamaan regresi linear y = 0,0448x + 0,0141 dengan nilai R² = 0,989, menunjukkan hubungan yang sangat baik antara konsentrasi dan absorbansi. Ekstrak sampel dianalisis pada tiga replikasi dengan nilai absorbansi 0,381–0,400 yang dikonversi menjadi konsentrasi flavonoid 8,819–9,243 mg/L. Kadar flavonoid total yang diperoleh adalah 5,8794 mgQE/g, 6,0729 mgQE/g, dan 6,1622 mgQE/g, dengan rata-rata 6,0381 mgQE/g ekstrak. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH pada berbagai konsentrasi sampel (5–100 ppm). Persamaan regresi antara konsentrasi dan persen inhibisi adalah y = 0,7299x + 20,403 dengan R² = 0,8817. Nilai IC₅₀ flavonoid sebesar 40,55 ppm, yang termasuk kategori antioksidan sangat kuat (IC₅₀ < 50 ppm). Kuersetin digunakan sebagai kontrol positif dan menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 10,94 ppm, juga termasuk kategori sangat kuat, sesuai dengan karakteristik antioksidan kuersetin yang telah dikenal secara luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol getah kemenyan memiliki kadar flavonoid yang cukup tinggi dan aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa getah kemenyan berpotensi dikembangkan sebagai sumber senyawa bioaktif alami yang bermanfaat dalam bidang kesehatan dan farmasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information: | 547.72 Sil i |
| Keywords: | Styrax benzoin, flavonoid total, AlCl3, DPPH, Antioksidan, IC50. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry > QD415 Biochemistry Q Science > QK Botany > QK710 Plant physiology Q Science > QP Physiology Q Science > QR Microbiology > QR75 Bacteria |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 27 Jul 2026 08:25 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 08:25 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67938 |
