Tamba, Lisna P.J. (2026) PENGARUH KONSENTRASI DAN INTERVAL WAKTU PEMBERIAN Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) AKAR BAMBU DURI (Bambusa blumeana) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.). Undergraduate thesis, UNIMED.
4212520008_Cover.pdf
Download (239kB)
4212520008_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (705kB)
4212520008_Abstrak.pdf
Download (506kB)
4212520008_Kata_Pengantar.pdf
Download (480kB)
4212520008_Daftar_Isi.pdf
Download (521kB)
4212520008_Daftar_Gambar.pdf
Download (463kB)
4212520008_Daftar_Tabel.pdf
Download (510kB)
4212520008_Daftar_Lampiran.pdf
Download (453kB)
4212520008_BAB_I.pdf
Download (545kB)
4212520008_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
4212520008_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (764kB)
4212520008_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (997kB)
4212520008_BAB_V.pdf
Download (294kB)
4212520008_Daftar_Pustaka.pdf
Download (548kB)
4212520008_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Permintaan cabai rawit yang merata sepanjang tahun mendorong petani melakukan penanaman secara berkelanjutan tanpa mempertimbangkan faktor lingkungan sehingga menurunkan hasil produksi cabai rawit. Penurunan ini disebabkan oleh rendahnya tingkat kesuburan tanah akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan. Salah satu pendekatan yang ramah lingkungan adalah penggunaan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Akar Bambu Duri (Bambusa blumeana). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan interval waktu pemberian PGPR serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu konsentrasi (K0:0 ml/L, K1: 10 ml/L, K2: 20 ml/L, K3: 30 ml/L, K4: 40 ml/L) dan interval waktu (I1: 7 hari sekali, I2: 14 hari sekali). Data hasil penelitian dianalisis dengan uji Two-Way ANOVA kemudian dilanjutkan dengan Uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi PGPR berpengaruh nyata (p ≤ 0,05) terhadap semua parameter yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah bunga, jumlah buah dan berat basah, sedangkan interval waktu hanya berpengaruh nyata terhadap diameter batang dan interaksi keduanya tidak berpengaruh nyata (p > 0,05) pada semua perlakuan. Konsentrasi 40 ml/L (K4) merupakan konsentrasi terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 63,66 cm, jumlah daun 23,66 helai, diameter batang 12,86 mm, jumlah bunga 16,66, jumlah buah 17,16, dan berat basah 20,73 gram. Interval waktu 14 hari sekali (I2) merupakan interval waktu terbaik pada diameter batang dengan rata-rata 4,58 mm.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information: | 631.89 Tam p |
| Keywords: | Bambu duri, cabai rawit, interval waktu, konsentrasi, PGPR |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH426 Genetics Q Science > QK Botany > QK710 Plant physiology S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 06:29 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 06:29 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67774 |
