Saragih, Jeremia (2025) EKOLOGI SERANGGA PADA TANAMAN KAKAO (Theobroma cacao L.) YANG DI APLIKASI INSEKTISIDA DAN TANPA INSEKTISIDA DI KECAMATAN SIANTAR MARIMBUN KOTA PEMATANGSIANTAR. Undergraduate thesis, UNIMED.
4213220011_Cover.pdf
Download (2MB)
4213220011_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (372kB)
4213220011_Abstrak.pdf
Download (2MB)
4213220011_Kata_Pengantar.pdf
Download (2MB)
4213220011_Daftar_Isi.pdf
Download (2MB)
4213220011_Daftar_Gambar.pdf
Download (2MB)
4213220011_Daftar_Tabel.pdf
Download (2MB)
4213220011_Daftar_Lampiran.pdf
Download (2MB)
4213220011_BAB_I.pdf
Download (2MB)
4213220011_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
4213220011_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
4213220011_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
4213220011_BAB_V.pdf
Download (2MB)
4213220011_Daftar_Pustaka.pdf
Download (2MB)
4213220011_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman, dominansi dan kemerataan serangga pada dua kondisi habitat yang berbeda, yaitu perkebunan kakao yang diaplikasikan insektisida dan tanpa insektisida di Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2025 dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengambilan sampel serangga dilakukan menggunakan perangkap yellow sticky trap dengan lima kali pengulangan. Parameter yang diamati meliputi indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks dominansi, indeks kemerataan, perbedaan keanekaragaman dan kelimpahan menggunakan uji t independen, serta faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh 3.649 individu serangga yang terdiri atas 24 spesies dari empat ordo, yaitu Coleoptera, Hemiptera, Hymenoptera, dan Diptera. Ordo Hymenoptera memiliki jumlah individu tertinggi yaitu 1.908 individu dengan spesies dominan Messor barbarus (645 individu), sedangkan ordo Diptera didominasi oleh Bactrocera dorsalis (459 individu). Pada ordo Hemiptera, spesies yang paling banyak ditemukan adalah Nilautama minutispina (445 individu), sedangkan pada ordo Coleoptera jumlah terbanyak adalah Scymnus cervicalis (78 individu). Indeks keanekaragaman Shannon- Wiener (H’) menunjukkan bahwa komunitas serangga pada lahan tanpa insektisida lebih tinggi (H’=2,41) dibandingkan dengan lahan yang diaplikasi insektisida (H’=2,28). Indeks dominansi relatif lebih tinggi pada lahan dengan insektisida (0,13) dibandingkan tanpa insektisida (0,12), yang mengindikasikan adanya kecenderungan spesies tertentu bertahan lebih kuat pada habitat yang tertekan oleh penggunaan bahan kimia. Nilai kemerataan serangga pada kedua habitat tergolong tinggi dan relatif seimbang. Hasil uji t terhadap nilai keanekaragaman menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua habitat (t hitung = 3,71 > t tabel = 1,96), yang menandakan bahwa penggunaan insektisida memengaruhi struktur komunitas serangga.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information: | 633.74 Sar e |
| Keywords: | Insektisida, Kakao, Keanekaragaman, Kelimpahan, Serangga |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology > QH540 Ecology Q Science > QL Zoology S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 03:05 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 03:05 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67743 |
