Sari, Yulia Permata (2025) Analisis Pola Pergerakan Penumpang Angkutan Kota Pada Wilayah Periurban Menuju Pusat Kota Medan Dengan Menggunakan Metode Crosstabs (Studi Kasus: Angkutan Kota Trayek 65 Bandar Klippa Pasar 12 - Pinang Baris). Undergraduate thesis, UNIMED.
5211250016_Cover.pdf
Download (413kB)
5211250016_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (694kB)
5211250016_Abstrak.pdf
Download (259kB)
5211250016_Kata_Pengantar.pdf
Download (179kB)
5211250016_Daftar_Isi.pdf
Download (238kB)
5211250016_Daftar_Tabel.pdf
Download (192kB)
5211250016_Daftar_Gambar.pdf
Download (376kB)
5211250016_Daftar_Lampiran.pdf
Download (378kB)
5211250016_BAB_I.pdf
Download (330kB)
5211250016_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5211250016_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (868kB)
5211250016_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5211250016_BAB_V.pdf
Download (178kB)
5211250016_Daftar_Pustaka.pdf
Download (222kB)
5211250016_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Kota Medan sebagai pusat aktivitas mengalami pertumbuhan penduduk dan mobilitas tinggi yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan transportasi, khususnya angkutan kota. Kondisi ini memunculkan berbagai permasalahan seperti kemacetan, ketidakseimbangan pola perjalanan, dan ketergantungan wilayah peri urban terhadap pusat kota. Salah satu kawasan peri urban adalah Desa Bandar Klippa yang dilayani trayek 65 (Bandar Klippa Pasar 12–Pinang Baris). Penelitian ini bertujuan menganalisis pola pergerakan penumpang trayek 65 serta hubungan antar variabel perjalanan menggunakan metode Crosstabs. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui wawancara langsung kepada penumpang. Data dianalisis dengan tabulasi silang dan uji Chi-Square, serta divisualisasikan menggunakan Matriks Asal-Tujuan (MAT) dan garis keinginan (Desire Line) dengan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas penumpang adalah perempuan (67%) dengan usia produktif di atas 35 tahun (42%). Responden didominasi berpendidikan SMA/SMK (53%), bekerja sebagai wiraswasta (63%), dan berpendapatan Rp1.000.000–Rp3.000.000 (62%). Pertimbangan utama memilih angkutan kota adalah akses mudah (42%) dan biaya murah (38%). Pola perjalanan terbanyak dilakukan 1–2 kali per minggu (43%), berdurasi 15–30 menit (65%) dengan tarif Rp5.000–Rp10.000 (80%). Tujuan perjalanan didominasi bekerja (58%), pendidikan (16%), dan belanja (15%). Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara usia dengan tujuan perjalanan, pekerjaan dengan waktu berangkat, lama perjalanan dengan tarif, serta waktu berangkat dengan tujuan. Asal perjalanan terbanyak dari Jalan Pusaka Pasar 12 (Zona 1) sebanyak 49 perjalanan menuju jalan Gatot Subroto yaitu 52 perjalanan. Secara keseluruhan, trayek 65 berperan penting menghubungkan wilayah peri-urban dengan pusat Kota Medan, mencerminkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap akses kerja, pendidikan, dan aktivitas ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | pola pergerakan; angkutan kota; peri-urban; Crosstabs; Medan |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 04:19 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 04:19 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67614 |
