Simorangkir, Ester Nita (2025) Perbandingan Perilaku Struktur Rangka Baja Menggunakan Bresing Eksentris Dengan Bresing Konsentris. Undergraduate thesis, UNIMED.
5202550006_Cover.pdf
Download (130kB)
5202550006_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (406kB)
5202550006_Abstrak.pdf
Download (243kB)
5202550006_Kata_Pengantar.pdf
Download (210kB)
5202550006_Daftar_Isi.pdf
Download (459kB)
5202550006_Daftar_Tabel.pdf
Download (340kB)
5202550006_Daftar_Gambar.pdf
Download (364kB)
5202550006_Daftar_Lampiran.pdf
Download (195kB)
5202550006_BAB_I.pdf
Download (442kB)
5202550006_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5202550006_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (777kB)
5202550006_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5202550006_BAB_V.pdf
Download (285kB)
5202550006_Daftar_Pustaka.pdf
Download (239kB)
5202550006_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (670kB)
Abstract
Indonesia merupakan salah satu wilayah dengan tingkat risiko gempa bumi yang tinggi. Pertumbuhan konstruksi gedung bertingkat di Indonesia meningkat pesat. Kondisi ini menuntut adanya sistem struktur yang andal dalam mengantisipasi potensi kegagalan akibat aktivitas seismik. Struktur baja dikenal efisien dalam menahan beban gempa, namun baja tetap membutuhkan elemen tambahan berupa bresing untuk meningkatkan kekakuan lateral. Terdapat dua tipe bresing yang lazim digunakan, yakni eksentris dan konsentris, yang memiliki karakteristik kinerja tersendiri dalam merespons gaya lateral. Penelitian bertujuan untuk membandingkan perilaku struktur rangka baja 10 lantai dengan kedua sistem bresing tersebut dalam menahan beban gempa. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak ETABS versi 20 dengan metode respons spektrum sesuai SNI 1726:2019. Parameter yang dianalisis meliputi perpindahan lateral (displacement), simpangan antar lantai (story drift), gaya geser dasar (base shear), serta pengaruh P-Delta struktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem bresing eksentris menghasilkan penyerapan energi yang lebih baik sehingga memiliki simpangan antar tingkat yang lebih kecil dibandingkan dengan sistem bresing konsentris. Penggunaan struktur bresing eksentris tipe diagonal memiliki nilai simpangan sebesar 56.261 mm, nilai simpangan antar lantai sebesar 27.856 mm dan gaya geser struktur sebesar 1971.716, untuk tipe V - terbalik memiliki nilai simpangan sebesar 53.921 mm, nilai simpangan antar lantai sebesar 27.992 mm dan gaya geser struktur sebesar 2023.858. Untuk penggunaan struktur bresing konsentris tipe diagonal memiliki nilai simpangan sebesar 69,108 mm, nilai simpangan antar lantai sebesar 41.480 mm dan gaya geser struktur sebesar 2989.990, untuk tipe V - terbalik memiliki nilai simpangan sebesar 63.759 mm, nilai simpangan antar lantai sebesar 38.395 mm dan gaya geser struktur sebesar 3425.463. Sistem bresing eksentris memiliki koefisien stabilitas struktur yang lebih baik dibandingkan dengan sistem bresing konsentris dan tanpa bresing, dimana struktur baja tanpa bresing juga tidak memenuhi batas koefisien stabilitas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Bresing; simpangan; simpangan antar lantai; respon spektrum; stabilitas struktur |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 01:05 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 01:05 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67588 |
