Sitepu, Egia Prima (2025) Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Irigasi Bendung Medan Krio, Sungai Tuntungan, Desa Telaga Sari, Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Undergraduate thesis, UNIMED.
5183250001_Cover.pdf
Download (139kB)
5183250001_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (842kB)
5183250001_Abstrak.pdf
Download (271kB)
5183250001_Kata_Pengantar.pdf
Download (705kB)
5183250001_Daftar_Isi.pdf
Download (581kB)
5183250001_Daftar_Tabel.pdf
Download (243kB)
5183250001_Daftar_Gambar.pdf
Download (241kB)
5183250001_Daftar_Lampiran.pdf
Download (241kB)
5183250001_BAB_I.pdf
Download (349kB)
5183250001_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5183250001_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (615kB)
5183250001_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5183250001_BAB_V.pdf
Download (269kB)
5183250001_Daftar_Pustaka.pdf
Download (387kB)
5183250001_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar debit andalan yang tersedia, menghitung kebutuhan air irigasi berdasarkan pola tanam yang diterapkan, serta mengevaluasi kecukupan air yang tersedia terhadap kebutuhan tersebut. Penelitian ini dilakukan di daerah irigasi Bendung Medan Krio, yang memanfaatkan aliran Sungai Tuntungan untuk mengairi lahan pertanian di Desa Telaga Sari, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi dengan pendekatan F.J. Mock untuk menghitung debit andalan (Q80), serta analisis kebutuhan air irigasi berdasarkan komponen evapotranspirasi, curah hujan efektif, perkolasi, penggantian lapisan air, dan efisiensi irigasi. Data yang digunakan mencakup data iklim (temperatur, kelembaban, kecepatan angin, dan penyinaran matahari), data curah hujan, dan data luas lahan pertanian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit andalan rata rata Sungai Tuntungan pada titik Bendung Medan Krio tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air secara serentak di seluruh lahan seluas 2.300 Ha. Oleh karena itu, sistem irigasi diterapkan secara rotasi atau bergilir antar desa penerima air. Kebutuhan air tertinggi terjadi pada masa penyiapan lahan dan awal masa tanam padi, sedangkan kebutuhan menurun pada musim tanam palawija. Berdasarkan analisis ketersediaan dan kebutuhan, direkomendasikan penyesuaian pola tanam serta perbaikan efisiensi jaringan irigasi untuk menekan kehilangan air selama distribusi.Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengelolaan air irigasi di wilayah DAS Belawan bagian tengah, khususnya dalam perencanaan sistem tanam dan peningkatan keberlanjutan sektor pertanian.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | kebutuhan air irigasi; debit andalan; metode F.J. Mock; pola tanam; Bendung Medan Krio; Sungai Tuntungan |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 06:17 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 06:17 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67578 |
