Sinaga, Chevan Yehezkiel (2025) Pengaruh Implementasi Base Isolation Jenis High Damping Rubber Bearing (HDRB) Terhadap Respon Strukur Pada Gedung. Undergraduate thesis, UNIMED.
5203250022_Cover.pdf
Download (303kB)
5203250022_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (648kB)
5203250022_Abstrak.pdf
Download (330kB)
5203250022_Kata_Pengantar.pdf
Download (294kB)
5203250022_Daftar_Isi.pdf
Download (329kB)
5203250022_Daftar_Tabel.pdf
Download (334kB)
5203250022_Daftar_Gambar.pdf
Download (299kB)
5203250022_Daftar_Lampiran.pdf
Download (204kB)
5203250022_BAB_I.pdf
Download (450kB)
5203250022_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5203250022_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (568kB)
5203250022_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5203250022_BAB_V.pdf
Download (337kB)
5203250022_Daftar_Pustaka.pdf
Download (370kB)
5203250022_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (204kB)
Abstract
Indonesia merupakan negara yang rawan gempa karena berada di wilayah Cincin Api Pasifik, tempat bertemunya tiga lempeng tektonik utama. Tingginya risiko seismik memerlukan inovasi dalam desain struktur bangunan tahan gempa. Salah satu teknologi yang efektif adalah base isolation, khususnya tipe High Damping Rubber Bearing (HDRB), yang berfungsi meredam energi gempa agar tidak diteruskan langsung ke struktur bangunan. Berbagai studi telah membuktikan efektivitas HDRB dalam menurunkan gaya geser dan deformasi bangunan secara signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh implementasi HDRB terhadap performa struktur bangunan bertingkat di daerah rawan gempa di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan studi kasus struktur gedung kantor berjumlah 3, 4, dan 5 lantai yang dimodelkan menggunakan perangkat lunak ETABS versi 2022. Sistem struktur yang digunakan adalah Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan dianalisis berdasarkan SNI 1728:2019 menggunakan metode Response Spectrum Analysis. Penelitian ini membandingkan respons struktur antara kondisi fixed base dan base isolated dalam hal periode getar alami, gaya geser, dan simpangan antar lantai, untuk mengetahui sejauh mana sistem HDRB dapat meningkatkan kinerja seismik bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan HDRB memberikan pengaruh signifikan terhadap respons struktur. Lantai 3, 4, dan 5 masing-masing menggunakan isolator dengan jenis HH090X6R, HH100X6R, dan HH110X6R. Terjadi peningkatan periode hingga 43,89%, serta reduksi gaya geser hingga 48% dan simpangan antar lantai hingga 36%, tergantung jumlah lantai dan arah pembebanan. Nilai periode untuk gedung 3, 4, dan 5 lantai masing-masing adalah 2,151 s; 2,592 s; dan 3,018 s, dengan simpangan maksimum 39,124 mm; 47,934 mm; dan 56,563 mm, serta gaya geser dasar 180,034 kN; 196,620 kN; dan 209,219 kN. Hal ini membuktikan bahwa implementasi sistem isolasi HDRB efektif dalam meningkatkan ketahanan struktur terhadap gempa bumi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Base Isolator; Gempa; Gaya Geser; HDRB; Periode; Simpangan |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 05:00 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 05:00 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67556 |
