Nababan, Fiti Jelita (2026) Pengaruh Penyekatan Kanal Terhadap Tinggi Muka Air Menggunakan Pemodelan HEC-RAS (Studi Kasus: Desa Merbau Kabupaten Pelalawan). Undergraduate thesis, UNIMED.
5213250047_Cover.pdf
Download (69kB)
5213250047_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (472kB)
5213250047_Abstrak.pdf
Download (186kB)
5213250047_Kata_Pengantar.pdf
Download (156kB)
5213250047_Daftar_Isi.pdf
Download (93kB)
5213250047_Daftar_Tabel.pdf
Download (190kB)
5213250047_Daftar_Gambar.pdf
Download (58kB)
5213250047_Daftar_Lampiran.pdf
Download (56kB)
5213250047_BAB_I.pdf
Download (280kB)
5213250047_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5213250047_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213250047_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
5213250047_BAB_V.pdf
Download (195kB)
5213250047_Daftar_Pustaka.pdf
Download (174kB)
5213250047_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Indonesia adalah salah satu negara dengan luas lahan gambut yang mencapai sekitar 10% dari total daratannya. Kawasan ini rentan terhadap kekeringan karena pembangunan kanal drainase, yang meningkatkan risiko kebakaran. Upaya restorasi gambut melalui pembuatan sekat kanal bertujuan untuk menahan air dan mempertahankan kelembaban lahan, tetapi sering kali menyebabkan genangan yang merugikan terutama saat musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan menganalisis keefektifan penyekatan kanal dengan cara mensimulasikan profil air di sepanjang kanal, mengevaluasi sekat kanal yang sudah ada, serta merumuskan strategi pengelolaan tinggi muka air agar sekat kanal yang sudah asa tidak menimbulkan genangan. Penelitian ini dilakukan di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau yang merupakan salah satu desa prioritas dalam program restorasi gambut yang dilakukan oleh Badan Restorasi Gambut (BRG). Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer berupa penyelidikan/identifikasi kondisi kanal eksisting dan data sekunder berupa dimensi kanal, dimensi sekat kanal, data curah hujan, peta DEM, dan peta sebaran infrastuktur sekat kanal dari instansi terkait. Pemodelan dilakukan menggunakan software HEC-RAS menggunakan pendekatan inline structure untuk mensimulasikan debit minimum dan maksimum hasil analisis hidrologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekat kanal pada dimensi eksisting (lebar 6 m, dalam 1,5 m) hanya memiliki keefektifan penyekatan menuju muka air tanah (MAT) < 40 cm sebesar 20%. Simulasi debit maksimum sebesar 15,484 m3/dtk membuktikan kapasitas penampang eksisting tidak memadai sehingga terjadi limpasan (overtopping) total. Evaluasi menunjukkan sekat eksisting belum optimal untuk rewetting jangka panjang karena keterbatasan kapasitas alir dan daya tampung. Strategi optimasi yang direkomendasikan adalah redesain dimensi kanal menjadi lebar dasar 7 m dengan kedalaman 2,5 m. Hasil simulasi pasca redesain menunjukkan peningkatan keefektifan penyekatan secara signifikan menjadi 48% pada debit minimum, dengan kemampuan pengendalian debit maksimum yang lebih baik melalui integrasi pintu air adaptif. Kombinasi ini terbukti mampu menjaga TMA ideal sekaligus memitigasi risiko genangan di lahan sekitar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Gambut; HEC-RAS; Muka air; Sekat Kanal |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 05:59 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 05:59 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67499 |
