Hutagaol, Aprinia (2026) PENGARUH BAP (Benzyl Amino Purine) DAN EKSTRAK TAUGE (Phaseolus aureus) TERHADAP MULTIPLIKASI TANAMAN NILAM (Pogostemon cablin Benth.) SECARA IN VITRO. Undergraduate thesis, UNIMED.
4212620004_Cover.pdf
Download (137kB)
4212620004_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
4212620004_Abstrak.pdf
Download (212kB)
4212620004_Kata_Pengantar.pdf
Download (1MB)
4212620004_Daftar_Isi.pdf
Download (186kB)
4212620004_Daftar_Gambar.pdf
Download (156kB)
4212620004_Daftar_Tabel.pdf
Download (162kB)
4212620004_Daftar_Lampiran.pdf
Download (162kB)
4212620004_BAB_I.pdf
Download (248kB)
4212620004_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
4212620004_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (431kB)
4212620004_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (603kB)
4212620004_BAB_V.pdf
Download (208kB)
4212620004_Daftar_Pustaka.pdf
Download (243kB)
4212620004_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh BAP (Benzyl Amino Purine) dan ekstrak tauge (Phaseolus aureus) terhadap multiplikasi tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) secara in vitro. Penelitian ini didisain dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yaitu BAP dengan 4 taraf konsentrasi (0 ppm, 0,5 ppm, 1 ppm, 1,5 ppm) dan ekstrak tauge dengan 3 taraf konsentrasi (0%, 12%, 15%) setiap perlakuan kombinasi BAP dan ekstrak tauge diulang sebanyak 3 kali ulangan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni - Agustus 2025 di Laboratorium G10 Agro Tech Medan. Parameter pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah persentase planlet hidup, tinggi planlet, jumlah tunas, jumlah daun, dan jumlah akar. Analisis data menggunakan ANAVA dan uji lanjut dengan uji DMRT 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian BAP berpengaruh nyata terhadap peningkatan jumlah tunas, daun, dan akar, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi planlet. Perlakuan ekstrak tauge tidak memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi planlet, jumlah tunas, jumlah daun, dan jumlah akar. Konsentrasi BAP 0,5 ppm memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan tunas dan daun, dan perlakuan tanpa BAP justru menghasilkan jumlah akar terbanyak. Kombinasi perlakuan BAP dan ekstrak tauge berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas dan daun, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi planlet dan jumlah akar. Kombinasi BAP 0,5 ppm dengan ekstrak tauge 15% menghasilkan jumlah tunas dan daun terbaik, dengan rata-rata 2,92 tunas dan 4,28 daun.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information: | 581.16 Hut p |
| Keywords: | Nilam, Multiplikasi, BAP, Ekstrak tauge |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry Q Science > QK Botany Q Science > QR Microbiology > QR180 Immunology S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 04:23 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 04:23 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67406 |
