Fahira, Salika (2025) Faktor Risiko Kejadian Gizi Kurang Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mandala Kota Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213240006_Cover.pdf
Download (46kB)
5213240006_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (780kB)
5213240006_Abstrak.pdf
Download (69kB)
5213240006_Kata_Pengantar.pdf
Download (106kB)
5213240006_Daftar_Isi.pdf
Download (105kB)
5213240006_Daftar_Tabel.pdf
Download (60kB)
5213240006_Daftar_Gambar.pdf
Download (53kB)
5213240006_Daftar_Lampiran.pdf
Download (59kB)
5213240006_BAB_I.pdf
Download (321kB)
5213240006_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (497kB)
5213240006_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (637kB)
5213240006_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213240006_BAB_V.pdf
Download (228kB)
5213240006_Daftar_Pustaka.pdf
Download (387kB)
5213240006_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Gizi kurang pada balita masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia,
dengan prevalensi meningkat dari 12,9% pada 2023 menjadi 16,8% pada 2024.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian gizi kurang pada
balita di wilayah kerja Puskesmas Mandala. Tempat penelitian di wilayah kerja
Puskesmas Mandala, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-September 2025.
Populasi dalam penelitian ini seluruh balita berusia 12-59 bulan yang
terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Mandala. Penelitian ini menggunakan desain
case control dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Teknik pengambilan
sampel yang digunakan adalah total sampling untuk kelompok kasus dan
convenience untuk kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode
wawancara menggunakan kuesioner untuk mengetahui data karakteristik, kuesioner
food recall 2x24 jam untuk tingkat kecukupan energi dan protein, dan kuesioner
penyakit infeksi untuk riwayat penyakit infeksi yang diderita satu bulan terakhir.
Data dianalisis menggunakan uji Chi-square dan uji Regresi logistik.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara
jenis kelamin (p=0,022; OR 0,302), BBLR (p=0,005; OR 4,714), usia ibu (p=0,042;
OR 2,852), pekerjaan ibu (p=0,039; OR 4,678), tingkat kecukupan protein
(p=0,009; OR 13,000), dan penyakit infeksi (p=0,007; OR 3,857) dengan kejadian
gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mandala. Tidak terdapat
hubungan yang signifikan antara usia balita (p = 0,615), pendidikan ayah (p =
0,252), pendidikan ibu (p = 0,225), pekerjaan ayah (p = 0,474), pendapatan keluarga
(p = 0,061), besaran keluarga (p = 0,116), tingkat kecukupan energi (p=0,061)
dengan kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mandala. Hasil
analisis regresi logistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara jenis
kelamin (p = 0,018; OR = 0,194), BBLR (p = 0,003; OR = 10,306), usia ibu (p =
0,012; OR = 6,226), pekerjaan ibu (p = 0,030;OR = 10,555), tingkat kecukupan
protein (p = 0,043; OR = 14,536), penyakit infeksi (p = 0,038; OR = 3,889) dengan
kejadian gizi kurang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mandala.
Kata Kunci : Gizi kurang, karakterisik, penyakit infeksi, tingkat kecukupan energi,
tingkat kecukupan protein
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Faktor Risiko; Gizi Kurang |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine > RC581 Specialties of internal medicine > RC620 Nutritional diseases. Deficiency diseases |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Susiani Susiani |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 02:53 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 02:53 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67328 |
