Simamora, Winda Parida (2026) Pengaruh Variasi Waktu Rendaman Asam Dan Variasi Binder Terhadap Kuat Lentur Aspal Beton Geopolimer (AC-WC) Berbasis Limbah Pengerukan Pelabuhan Dan Fly Ash Dengan Aktivator NaOH. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213250030_Cover.pdf
Download (116kB)
5213250030_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (964kB)
5213250030_Abstrak.pdf
Download (226kB)
5213250030_Kata_Pengantar.pdf
Download (224kB)
5213250030_Daftar_Isi.pdf
Download (249kB)
5213250030_Daftar_Tabel.pdf
Download (133kB)
5213250030_Daftar_Gambar.pdf
Download (133kB)
5213250030_Daftar_Lampiran.pdf
Download (120kB)
5213250030_BAB_I.pdf
Download (383kB)
5213250030_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (928kB)
5213250030_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213250030_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213250030_BAB_V.pdf
Download (286kB)
5213250030_Daftar_Pustaka.pdf
Download (243kB)
5213250030_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Pembangunan infrastruktur jalan yang berkelanjutan menuntut penggunaan material perkerasan yang ramah lingkungan serta memiliki ketahanan terhadap kondisi lingkungan agresif, khususnya lingkungan asam. Aspal beton konvensional diketahui rentan mengalami degradasi akibat paparan hujan asam yang dapat menurunkan kinerja mekanik dan umur layanan jalan. Oleh karena itu, aspal beton geopolimer dikembangkan sebagai alternatif material perkerasan dengan memanfaatkan fly ash dan limbah sedimen hasil pengerukan pelabuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu perendaman dalam larutan asam sulfat (pH 5) dan variasi komposisi binder terhadap kuat lentur aspal beton geopolimer tipe AC-WC. Variasi waktu perendaman yang digunakan adalah 12 jam dan 24 jam, sedangkan variasi komposisi binder terdiri dari perbandingan aspal dan geopolimer sebesar 70:30 dan 80:20. Geopolimer dibuat dari fly ash yang diaktivasi menggunakan larutan natrium hidroksida (NaOH) dengan molaritas 12 M, serta penambahan sedimen pengerukan pelabuhan sebagai agregat halus. Pengujian kuat lentur dilakukan menggunakan metode Three-Point Bending Test. Analisis data dilakukan dengan uji statistik ANOVA dua arah untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel dan interaksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi waktu perendaman asam dan variasi komposisi binder berpengaruh signifikan terhadap kuat lentur aspal beton geopolimer. Peningkatan durasi perendaman asam menyebabkan penurunan kuat lentur pada seluruh variasi campuran. Namun, campuran dengan komposisi binder aspal:geopolimer 80:20 menunjukkan nilai kuat lentur tertinggi dan ketahanan yang lebih baik terhadap lingkungan asam. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan fly ash dan limbah sedimen pengerukan pelabuhan berpotensi menghasilkan material perkerasan jalan yang lebih tahan terhadap lingkungan asam dan mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Aspal Beton Geopolimer; Kuat Lentur; Fly Ash; Sedimen Pengerukan; Perendaman Asam |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction > TH1000 Systems of building construction Including fireproof construction, concrete construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 08:08 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 08:08 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67305 |
