Siregar, Salsabilla Glendra (2026) Pengaruh Tata Letak Shear Wall terhadap Respon Struktur pada Gedung Apartemen Princeton Boutique Living Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213550019_Cover.pdf
Download (366kB)
5213550019_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (671kB)
5213550019_Abstrak.pdf
Download (462kB)
5213550019_Kata_Pengantar.pdf
Download (356kB)
5213550019_Daftar_Isi.pdf
Download (507kB)
5213550019_Daftar_Tabel.pdf
Download (399kB)
5213550019_Daftar_Gambar.pdf
Download (398kB)
5213550019_Daftar_Lampiran.pdf
Download (399kB)
5213550019_BAB_I.pdf
Download (676kB)
5213550019_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
5213550019_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5213550019_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213550019_BAB_V.pdf
Download (415kB)
5213550019_Daftar_Pustaka.pdf
Download (405kB)
5213550019_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh tata letak dinding geser terhadap respon struktur pada Gedung Apartemen Princeton Boutique Living Medan yang memiliki 20 lantai dan sistem struktur ganda beton bertulang. Latar belakang penelitian adalah kerentanan gedung bertingkat terhadap gaya lateral gempa, terutama pada bangunan dengan denah tidak simetris. Meskipun desain struktur sudah mempertimbangkan gaya lateral, kinerja nyata di lapangan sering berbeda akibat perubahan beban, material, dan fungsi ruang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak analisis struktur. Beban gempa dihitung melalui metode statik ekuivalen dan dinamik respon spektrum. Analisis dilakukan pada tiga model: model eksisting dan dua model modifikasi dengan variasi tata letak dinding geser. Beban yang diterapkan meliputi beban mati, hidup, dan gempa. Parameter utama yang dianalisis adalah gaya geser dasar, simpangan antar lantai, dan efek P-Delta. Hasil menunjukkan bahwa tata letak dinding geser sangat berpengaruh pada respon struktur. Model 1 dan Model 2, dengan dinding geser lebih dekat ke pusat massa, menurunkan eksentrisitas dan gaya geser dasar dibanding model eksisting. Model 1 paling optimal dengan penurunan gaya geser dasar yang signifikan. Efek P-Delta meningkatkan simpangan antar lantai, terutama pada konfigurasi kurang simetris, namun tetap di bawah batas aman. Penempatan dinding geser di area inti bangunan efektif mengurangi gaya geser dasar sekaligus menjaga stabilitas dan keamanan struktur terhadap beban gempa.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Dinding Geser; Simpangan Antar Lantai; Gaya Geser Dasar; Efek P Delta; Struktur Gedung |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 07:50 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 07:50 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67299 |
