Gustian, M. Reyhan (2025) Analisis Rembesan dan Stabilitas Bendungan Tipe Zonal Timbunan Batu dengan Plaxis 2D dan 3D (Studi Kasus Bendungan Lau Simeme). Undergraduate thesis, UNIMED.
5213250018_Cover.pdf
Download (212kB)
5213250018_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (524kB)
5213250018_Abstrak.pdf
Download (171kB)
5213250018_Kata_Pengantar.pdf
Download (210kB)
5213250018_Daftar_Isi.pdf
Download (364kB)
5213250018_Daftar_Tabel.pdf
Download (239kB)
5213250018_Daftar_Gambar.pdf
Download (299kB)
5213250018_Daftar_Lampiran.pdf
Download (170kB)
5213250018_BAB_I.pdf
Download (404kB)
5213250018_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5213250018_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (665kB)
5213250018_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
5213250018_BAB_V.pdf
Download (293kB)
5213250018_Daftar_Pustaka.pdf
Download (292kB)
5213250018_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Potensi kerusakan akibat rembesan dan stabilitas lereng dapat terjadi pada konstruksi bendungan khususnya pada bendungan tipe zonal timbunan batu. Oleh karena itu, diperlukan analisis rembesan dan stabilitas bendungan untuk mengetahui debit rembesan dan faktor keamanan dari lereng bendungan tersebut. Penelitian ini dilakukan pada Bendungan Lau Simeme di Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Analisis rembesan dan stabilitas dilakukan dengan metode analitikal serta menggunakan program PLAXIS 2D dan 3D 2024. Pemodelan dilakukan secara 2D dan 3D terhadap tubuh bendungan yang dilakukan pada keadaan setelah konstruksi, muka air minimum, muka air normal, dan muka air maksimum. Hasil penelitian menunjukkan parameter material filter dan random batu belum memenuhi nilai spesifikasi SNI 8064:2016. Pemodelan 2D diperoleh nilai rembesan bendungan paling kritis terjadi pada fase muka air banjir gempa dengan nilai rembesan 0,2368 m3/hari/m, dan nilai faktor keamanan terkecil sebesar 1,234 pada fase muka air banjir. Hasil pemodelan 3D menunjukkan nilai rembesan bendungan paling kritis terjadi pada fase muka air banjir gempa dengan nilai rembesan 0,4143 m3/hari/m, dan nilai faktor keamanan terkecil sebesar 1,391. Nilai rembesan serta faktor keamanan yang ada pada bendungan telah memenuhi nilai minimum yang disyaratkan oleh SNI 8065:2016 tentang rembesan dan SNI 8064:206 mengenai stabilitas
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Geoteknik; Lereng; Faktor Keamanan; Urugan Batu; Bidang Gelincir |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction > TH6014 Environmental engineering of buildings. Sanitary engineering of buildings |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 06:49 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 06:49 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67290 |
