Lumbantobing, Avni Puspantari (2025) Analisis Non-Physical Waste dengan Metode Last planner system Pada Proyek Gedung Onkologi Terpadu Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5211250008_Cover.pdf
Download (248kB)
5211250008_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (565kB)
5211250008_Abstrak.pdf
Download (318kB)
5211250008_Kata_Pengantar.pdf
Download (219kB)
5211250008_Daftar_Isi.pdf
Download (346kB)
5211250008_Daftar_Tabel.pdf
Download (246kB)
5211250008_Daftar_Gambar.pdf
Download (245kB)
5211250008_Daftar_Lampiran.pdf
Download (275kB)
5211250008_BAB_I.pdf
Download (508kB)
5211250008_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5211250008_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (843kB)
5211250008_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
5211250008_BAB_V.pdf
Download (339kB)
5211250008_Daftar_Pustaka.pdf
Download (301kB)
5211250008_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Proyek konstruksi gedung kesehatan seperti Gedung Onkologi Terpadu Medan sering menghadapi tantangan inefisiensi akibat Non-Physical Waste yang tidak terlihat secara fisik namun berdampak signifikan terhadap kinerja proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis Non-Physical Waste, menentukan waste paling dominan, dan menganalisis dampaknya terhadap efisiensi proyek. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Populasi penelitian mencakup stakeholder proyek termasuk kontraktor, subkontraktor, dan quality control. Sampel dipilih secara purposive sebanyak 5 responden yang terlibat langsung pada fase basement. Instrumen penelitian meliputi observasi terstruktur selama 2 minggu, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumen proyek. Data dianalisis melalui kategorisasi waste, perhitungan frekuensi, pengukuran Percent Plan Complete (PPC), dan Analisis Pareto. Interpretasi data dilakukan dengan triangulasi untuk memvalidasi temuan. Hasil penelitian mengungkapkan lima jenis waste: Waiting (43,75%), Defect (31,25%), Transportation (12,5%), Inventory (6,25%), dan Unused talent (6,25%). Waiting dan Defect merupakan waste dominan secara kolektif menyumbang 75% dari total waste yang teridentifikasi. Dampaknya tercermin dari fluktuasi nilai PPC sebesar 77,78% pada Pekan 36 dan 90,9% pada Pekan 37, menunjukkan ketidakstabilan dalam keandalan perencanaan mingguan. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa Non-Physical Waste berkontribusi signifikan terhadap inefisiensi aliran kerja dan penurunan produktivitas proyek.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Non-Physical Waste; Lean Contruction; Last Planner System; Percent Plan Complete; Efisiensi Proyek |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 05:58 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 05:58 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67282 |
