Arza, Annisa Miftahul (2026) Penggunaan Metode Enzyme-Induced Calcite Precipitation (EICP) Sebagai Material Bahan Perbaikan Tanah Pasir di Pantai Indah Sialang Buah. Undergraduate thesis, UNIMED.
5211250011_Cover.pdf
Download (121kB)
5211250011_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
5211250011_Abstrak.pdf
Download (195kB)
5211250011_Kata_Pengantar.pdf
Download (205kB)
5211250011_Daftar_Isi.pdf
Download (183kB)
5211250011_Daftar_Tabel.pdf
Download (141kB)
5211250011_Daftar_Gambar.pdf
Download (135kB)
5211250011_Daftar_Lampiran.pdf
Download (114kB)
5211250011_BAB_I.pdf
Download (385kB)
5211250011_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5211250011_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (622kB)
5211250011_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (760kB)
5211250011_BAB_V.pdf
Download (264kB)
5211250011_Daftar_Pustaka.pdf
Download (167kB)
5211250011_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Tanah pasir pantai sering kali menghadapi permasalahan serius akibat abrasi yang dapat mengakibatkan hilangnya lapisan tanah dan penurunan kualitas lingkungan. Metode Enzyme-Induced Calcite Precipitation (EICP) merupakan teknik bio sementasi yang memanfaatkan enzim urease untuk mengendapkan kalsium karbonat (CaCO3) dalam tanah. Teknik ini berpotensi meningkatkan kekuatan geser tanah pasir, sehingga dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak abrasi pada wilayah pesisir dengan memperkuat struktur tanah dan meningkatkan ketahanannya terhadap erosi. Dalam penelitian ini, enzim urease diekstraksi dari biji-bijian dan dicampurkan dengan larutan urea dan kalsium klorida (CaCl2). Proses ini tidak hanya meningkatkan kohesi antar butir tanah, tetapi juga mengurangi permeabilitas, sehingga memperkuat struktur tanah secara keseluruhan. Penelitian ini diawali dengan karakterisasi tanah pasir melalui pengambilan sampel di Pantai Indah Sialang Buah, yang diketahui memiliki porositas tinggi dan daya dukung rendah, sehingga memerlukan intervensi untuk meningkatkan stabilitasnya terhadap abrasi. Selanjutnya, dilakukan optimalisasi formula EICP serta implementasi metode ini melalui injeksi larutan ke dalam sampel tanah pasir di laboratorium guna mengevaluasi efektivitasnya dalam memperkuat tanah dan mengurangi risiko erosi pantai. Waktu perawatan EICP yang dilakukan pada penelitian ini yaitu 1 hari, 3 hari, 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari. Hasil dari pengujian laboratorium yang telah dilakukan menyatakan adanya peningkatann pada parameter kuat geser tanah, yang disampaikan melalui model persamaan linier. Hasil tersebut menunjukkan perubahan pada parameter kuat geser pasir, khususnya sudut geser dalam dan kohesi dengan nilai berturut-turut sebesar 45,63˚dan 0,21 kg/cm2 untuk sampel dengan waktu perawatan 28 hari. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa EICP dapat memberikan solusi efektif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk perbaikan tanah di daerah pesisir yang terdampak abrasi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | EICP; perbaikan tanah; tanah berpasir; Urea; CaCl2; CaCO3 |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 05:48 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 05:48 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67279 |
