Siagian, Ade Rani Yohanna (2026) Perancangan Ulang Sistem Pelat Gedung Hotel Napolin Balige Dengan Menggunakan Waffle Slab. Undergraduate thesis, UNIMED.
5213250019_Cover.pdf
Download (137kB)
5213250019_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (443kB)
5213250019_Abstrak.pdf
Download (214kB)
5213250019_Kata_Pengantar.pdf
Download (178kB)
5213250019_Daftar_Isi.pdf
Download (278kB)
5213250019_Daftar_Tabel.pdf
Download (170kB)
5213250019_Daftar_Gambar.pdf
Download (156kB)
5213250019_Daftar_Lampiran.pdf
Download (111kB)
5213250019_BAB_I.pdf
Download (300kB)
5213250019_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
5213250019_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5213250019_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
5213250019_BAB_V.pdf
Download (217kB)
5213250019_Daftar_Pustaka.pdf
Download (181kB)
5213250019_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Sistem waffle slab merupakan pelat lantai yang tersusun dari kumpulan balok rusuk yang bersilangan dengan jarak relatif rapat dan menyatu pada bidang horizontal. Waffle slab memiliki keunggulan diantaranya yaitu: bentuk wafel yang unik dan memiliki nilai keindahan, serta dimensi pelat dan balok yang lebih tipis sehingga menciptakaan ruang yang lebih luas dan tinggi. Gedung hotel Napolin Balige merupakan Gedung struktur beton bertulang dengan sistem pelat konvensional. Berdasarkan hal tersebut, sistem pelat Hotel Napolin Balige dirancang ulang menggunakan sistem waffle slab. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan besar dimensi pelat, balok, kolom dan tulangannya setelah menggunakan sistem waffle slab serta mendapatkan perbandingan volume beton dan jumlah tulangan pada sistem waffle slab dan sistem pelat konvensional. Untuk mendapatkan gaya-gaya dalam pada sistem pelat dilakukan analisis struktur dengan metode desain langsung. Hasil analisis dan perhitungan yang dilakukan diperoleh volume beton sistem waffle slab lebih besar 6,11 % dari pelat konvensional. Sebaliknya, volume tulangan baja pada sistem waffle slab lebih kecil 53,4% dari sistem pelat konvensional. Berdasarkan analisis kebutuhan material, sistem waffle slab lebih ekonomis dalam penggunaan tulangan baja dibandingkan sistem pelat konvensional, tetapi membutuhkan volume beton yang lebih besar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Waffle slab; Pelat konvensional; Volume; Metode desain langsung |
| Subjects: | T Technology > TH Building construction |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Bangunan |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 05:04 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 05:04 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67274 |
