Manurung, Nico Octoniel (2026) Analisis Keandalan Sistem Distribusi Tenaga listrik Menggunakan Metode Reliability Network Equivalent Approach (RNEA) Pada Wilayah Kerja PT PLN (Persero) UP 3 Medan Utara. Undergraduate thesis, UNIMED.
5203230009_Cover.pdf
Download (217kB)
5203230009_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (824kB)
5203230009_Abstrak.pdf
Download (268kB)
5203230009_Kata_Pengantar.pdf
Download (244kB)
5203230009_Daftar_Isi.pdf
Download (350kB)
5203230009_Daftar_Tabel.pdf
Download (235kB)
5203230009_Daftar_Gambar.pdf
Download (207kB)
5203230009_Daftar_Lampiran.pdf
Download (208kB)
5203230009_BAB_I.pdf
Download (334kB)
5203230009_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5203230009_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (704kB)
5203230009_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
5203230009_BAB_V.pdf
Download (253kB)
5203230009_Daftar_Pustaka.pdf
Download (189kB)
5203230009_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keandalan sistem distribusi tenaga listrik pada PT PLN (Persero) UP3 Medan Utara sebagai upaya untuk menilai kualitas pelayanan dan kontinuitas penyaluran energi listrik di wilayah tersebut. Peningkatan jumlah pelanggan serta bertambahnya beban listrik menuntut evaluasi keandalan jaringan yang lebih akurat agar gangguan yang terjadi tidak berdampak signifikan terhadap indeks kinerja layanan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur keandalan jaringan secara efisien adalah Reliability Network Equivalent Approach (RNEA), yang mampu menyederhanakan sistem distribusi radial menjadi jaringan equivalent sehingga mempermudah proses perhitungan dan analisis. Penelitian ini menggunakan data gangguan tahun 2024 pada penyulang GG.2, PCG.2, dan PCG.6 yang berada di wilayah kerja ULP Medan Timur dan ULP Medan Denai. Analisis dilakukan dengan menghitung laju kegagalan (λ), waktu perbaikan (r), serta nilai unavailability pada setiap komponen jaringan. Nilai-nilai tersebut digunakan untuk memperoleh indeks keandalan yaitu SAIDI (System Average Interruption Duration Index), SAIFI (System Average Interruption Frequency Index), dan CAIDI (Customer Average Interruption Duration Index). Hasil perhitungan selanjutnya dibandingkan dengan standar SPLN 68-2:1986 untuk menentukan tingkat keandalan masing-masing penyulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyulang GG.2 memiliki nilai SAIDI sebesar 9,076 jam/tahun dan SAIFI 2,665 kali/tahun, penyulang PCG.2 memiliki SAIDI 9,520 jam/tahun dan SAIFI 2,577 kali/tahun, sedangkan penyulang PCG.6 memiliki SAIDI 6,966 jam/tahun dan SAIFI 1,972 kali/tahun. Seluruh nilai indeks tersebut berada di bawah standar SPLN sehingga ketiga penyulang dapat dikategorikan andal. berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penempatan recloser pada titik percabangan tertentu sebagai upaya meningkatkan keandalan jaringan dan menjaga kontinuitas pasokan listrik kepada pelanggan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Keandalan; RNEA; SAIDI; SAIFI; CAIDI |
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK1001 Production of electric energy or power. Powerplants. Central stations |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Pendidikan Teknik Elektro |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 03:59 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 03:59 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67266 |
