Siahaan, Najwa Rachma Fanny (2025) Hubungan Karakteristik Keluarga dan Pengetahuan Ibu Terhadap Stunting dengan Kejadian Stunting pada Balita di Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun. Undergraduate thesis, UNIMED.
5203540016_Cover.pdf
Download (211kB)
5203540016_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (611kB)
5203540016_Abstrak.pdf
Download (290kB)
5203540016_Kata_Pengantar.pdf
Download (437kB)
5203540016_Daftar_Isi.pdf
Download (221kB)
5203540016_Daftar_Tabel.pdf
Download (227kB)
5203540016_Daftar_Gambar.pdf
Download (163kB)
5203540016_Daftar_Lampiran.pdf
Download (166kB)
5203540016_BAB_I.pdf
Download (493kB)
5203540016_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5203540016_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (808kB)
5203540016_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5203540016_BAB_V.pdf
Download (343kB)
5203540016_Daftar_Pustaka.pdf
Download (321kB)
5203540016_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Masih terdapat anak dengan usia 0-59 bulan menunjukan hasil 19,8 % di Indonesia dan 22,0% balita mengalami masalah stunting di wilayah Sumatera Utara pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengehahui: (1) Karakteristik keluarga, (2) pengetahuan ibu terhadap stunting, (3) kejadian stunting, (4) hubungan karakteristik keluarga dengan kejadian stunting, (5) regresi logistik hubungan karakteristik keluarga dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting. Tempat penelitian ini dilakukan pada balita usia 6–59 bulan di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita usia 6–59 bulan dengan jumlah 667 anak. Sampel berjumlah 52 balita yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Data primer dikumpulkan melalui pengukuran antropometri dan kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari Puskesmas Kampung Baru. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji korelasi Spearman, serta analisis multivariat. Variabel dalam penelitian ini meliputi kejadian stunting sebagai variabel dependen, serta pengetahuan ibu dan karakteristik keluarga sebagai variabel independen.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas responden memiliki karakteristik usia orang tua di atas 30 tahun, pendidikan SMA/SMK, dengan ibu yang sebagian besar tidak bekerja dan ayah yang bekerja, serta pendapatan keluarga berkisar Rp1.500.000–Rp2.500.000 dengan jumlah anggota keluarga 4–5 orang. Tingkat pengetahuan ibu tergolong sedang, namun tidak menunjukkan hubungan signifikan secara statistik dengan kejadian stunting (p=0,598), meskipun terdapat hubungan positif yang sangat lemah (koefisien 0,075). Kejadian stunting cukup tinggi, yakni sebesar 71% (37 balita). Dari analisis Korelasi Rank Spearman, variabel yang memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap stunting adalah usia ibu (p=0,048), usia ayah (p=0,001), dan pendapatan keluarga (p=0,000), sedangkan variabel lain seperti pendidikan dan pekerjaan orang tua serta besaran keluarga tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Analisis regresi logistik memperkuat temuan bahwa usia ayah (p=0,011) dan pendapatan keluarga (p=0,004) merupakan faktor paling berpengaruh terhadap kejadian stunting di wilayah Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Stunting, karakteristik keluarga, pengetahuan ibu, balita |
| Subjects: | R Medicine > RJ Pediatrics > RJ206 Nutrition and feeding of children and adolescents |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Susiani Susiani |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 03:33 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 03:33 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/67258 |
