Sari, Friska Adelia (2025) Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir Bandang di Kecamatan Baktiraja Kabupaten Humbang Hasundutan. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213131044_Cover.pdf
Download (222kB)
3213131044_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (674kB)
3213131044_Abstrak.pdf
Download (534kB)
3213131044_Kata_Pengantar.pdf
Download (442kB)
3213131044_Daftar_Isi.pdf
Download (215kB)
3213131044_Daftar_Gambar.pdf
Download (348kB)
3213131044_Daftar_Tabel.pdf
Download (214kB)
3213131044_Daftar_Lampiran.pdf
Download (213kB)
3213131044_BAB_I.pdf
Download (1MB)
3213131044_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213131044_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (779kB)
3213131044_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
3213131044_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
3213131044_BAB_VI.pdf
Download (239kB)
3213131044_Daftar_Pustaka.pdf
Download (517kB)
3213131044_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir bandang di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan; dan (2) mengetahui upaya pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana banjir bandang di Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berada di Kecamatan Baktiraja. Sampel penelitian berjumlah 65 KK. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, yaitu memilih masyarakat yang tinggal di wilayah dekat dengan aliran sungai dan pernah terdampak bencana banjir bandang yang berada di Desa Marbun Tonga - Marbun Dolok dan Desa Simangulampe.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, angket (kuesioner), wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Kecamatan Baktiraja dalam menghadapi bencana banjir bandang secara keseluruhan berada pada kategori siap, dengan nilai 72%. Penilaian ini berdasarkan lima parameter, yakni indikator pengetahuan sebesar 92% (kategori sangat siap), indikator sikap sebesar 80% (kategori siap), indikator rencana tanggap darurat sebesar 54% (kategori kurang siap), indikator sistem peringatan dini sebesar 77% (kategori siap), dan indikator mobilitas sumber daya sebesar 56% (kategori kurang siap). (2) Upaya pemerintah setempat dan masyarakat: (a) pembangunan bronjong di tepi sungai, (b) pemasangan papan peringatan bencana, (c) penyediaan jalur evakuasi, (d) pembangunan dermaga sebagai jalur evakuasi melalui danau, (e) pemasangan alat pengukuran cuaca, (f) penyediaan posko bencana, (g) penyediaan tas siaga bencana oleh masyarakat, (h) pembangunan rumah bertingkat oleh masyarakat di wilayah rawan banjir, (i) kegiatan gotong royong membersihkan material pascabencana, (j) sosialisasi penanggulangan dan mitigasi bencana, (k) penanaman pohon di wilayah rawan bencana, dan (l) penyaluran bantuan kepada korban banjir bandang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | banjir bandang, kesiapsiagaan masyarakat, upaya masyarakat, upaya pemerintah, Baktiraja |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GB Physical geography > GB5000 Natural disasters T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC530 River protective works. Regulation. Flood control |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Siti Nur Fatimah |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 09:24 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 02:35 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66866 |
