Manalu, Feby Rohani (2025) Peran Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Air Terjun Mbilulu di Kabupaten Pakpak Bharat. Undergraduate thesis, UNIMED.
3203131060_Cover.pdf
Download (242kB)
3203131060_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (699kB)
3203131060_Abstrak.pdf
Download (186kB)
3203131060_Daftar_Isi.pdf
Download (215kB)
3203131060_Daftar_Gambar.pdf
Download (227kB)
3203131060_Daftar_Tabel.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
3203131060_Daftar_Lampiran1.pdf
Download (180kB)
3203131060_BAB_I.pdf
Download (508kB)
3203131060_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (673kB)
3203131060_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (930kB)
3203131060_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (449kB)
3203131060_BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
3203131060_BAB_VI.pdf
Download (304kB)
3203131060_Daftar_Pustaka.pdf
Download (308kB)
3203131060_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi: (1) faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan objek wisata air terjun Mbilulu, (2) peran Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dalam pengelolaan objek wisata Air Terjun Mbilulu.
Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Pakpak Bharat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh elemen yang terlibat dalam pengelolaan objek wisata Air Terjun Mbilulu dengan 8 orang sampel penelitian, dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam terhadap informan kunci dari Dinas Pariwisata, serta triangulasi terhadap masyarakat pengelola lokal.
Hasil penelitian menunjukkan: (1) bahwa pemerintah telah berperan aktif dan terstruktur dalam menjalankan fungsi pengelolaan destinasi wisata, khususnya dalam aspek perencanaan program, pelaksanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan pengawasan kegiatan. Namun demikian, pelaksanaan masih bersifat bertahap dan menghadapi sejumlah kendala teknis, seperti belum optimalnya digitalisasi promosi, belum adanya struktur kelembagaan khusus, keterbatasan infrastruktur akses, serta belum adanya standar pelayanan profesional bagi petugas wisata. (2) Faktor pendukung dalam pengelolaan wisata antara lain adalah keunikan objek wisata, keterlibatan masyarakat lokal, sistem retribusi digital, program konservasi lingkungan, serta partisipasi gotong royong dalam pengelolaan sampah dan keamanan. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kondisi jalan yang rusak, ketiadaan transportasi umum, minimnya variasi aktivitas wisata, keterbatasan kompetensi SDM, dan tidak adanya promosi digital yang terstruktur. Dari temuan tersebut, disimpulkan bahwa peran pemerintah dalam pengelolaan objek wisata Air Terjun Mbilulu telah berjalan dengan baik secara struktural dan sosial, namun masih memerlukan penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas teknis, dan perluasan partisipasi masyarakat agar pengelolaan dapat berkelanjutan dan kompetitif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Pengelolaan Wisata, Peran Pemerintah Daerah, Air Terjun Mbilulu, Faktor Pendukung, Faktor Penghambat, Pariwisata Berkelanjutan |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) > G154 Travel and state. Tourism |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Geografi |
| Depositing User: | Siti Nur Fatimah |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 09:16 |
| Last Modified: | 24 Jun 2026 02:03 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66865 |
