Barus, Cahaya (2025) Hubungan Kebiasaan Konsumsi Jajanan Manis dengan Status Gizi Remaja SMAS Al Washliyah 1 Medan. Undergraduate thesis, UNIMED.
5203240002_Cover.pdf
Download (191kB)
5203240002_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (534kB)
5203240002_Kata_Pengantar.pdf
Download (345kB)
5203240002_Daftar_Isi.pdf
Download (236kB)
5203240002_Daftar_Tabel.pdf
Download (192kB)
5203240002_Daftar_Gambar.pdf
Download (177kB)
5203240002_Daftar_Lampiran.pdf
Download (196kB)
5203240002_BAB_I.pdf
Download (428kB)
5203240002_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (682kB)
5203240002_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (747kB)
5203240002_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
5203240002_BAB_V.pdf
Download (277kB)
5203240002_Daftar_Pustaka.pdf
Download (460kB)
5203240002_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Status gizi merupakan suatu ukuran mengenai kondisi tubuh seseorang yang dapat dilihat dari makanan dan minuman yang dikonsumsi dan penggunaan za-zat gizi di dalam tubuh. faktor utama yang dapat mempengaruhi status gizi pada remaja yaitu kemiskinan, pendidikan rendah, ketersedian pangan dan kesempatan kerja. di samping itu, faktor sosial ekonomi juga dapat mempengaruhi perkembangan pada remaja, antara lain ialah pendidikan, pekerjaan, teknologi, budaya, dan pendapatan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Konsumsi Jajanan Manis dengan Status Gizi Remaja SMAS Al Washliyah 1 Medan.
Penelitian ini dilaksanakan pada remaja yang sekolah di SMAS Al Washliyah 1 Medan Kecamatan Medan Amplas pada 13 Desember 2024. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah cross sectional dengan metode simple random sampling. Besar sampel pada penelitian ini adalah 50 responden. Teknik pengumpulan data Status Gizi menggunakan pengukuran berdasarkan nilai z-score indeks massa tubuh menurut umur. Data kebiasaan konsumsi jajanan manis menggunakan formulir FFQ selama satu bulan. Teknik analisis data menggunakan deskriptif data dan uji rank spearman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa/I usia 17 tahun sebanyak 17 orang (34%). Uang saku pada penelitian ini yaitu kategori tinggi(>Rp10.000 – 20.000) sebanyak 28 orang (56%). Pekerjaan ayah yaitu wiraswasta sebanyak 33 orang (66%) dan pekerjaan ibu sebagai ibu rumah tangga atau tidak bekerja sebanyak 31 orang (62%). Pendidikan ayah yaitu tamatan SMA/MA/sederajat sebanyak 33 orang (66%) dan ibu sebanyak 34 orang (68%). Pendapatan orang tua pada penelitian ini yaitu kategori sedang (Rp. 1.500.000 – Rp. 3.500.000) sebanyak 19 orang (38%). Besaran keluarga termasuk pada kategori sedang (5-6 orang) sebanyak 24 orang (48%). Frekuensi kebiasaan konsumsi jajanan manis termasuk kategori sering yaitu sebanyak 25 orang (50%) dan kategori jarang 25 orang (50%). Status gizi siswa/I kategori gizi baik (normal) yaitu sebanyak 33 orang (66%), gizi buruk sebanyak 1 orang (2%), gizi kurang sebanyak 2 orang (4%), gizi lebih sebanyak 9 orang (16%) dan obesitas sebanyak 5 orang (10%). Hasil uji rank spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan konsumsi jajanan manis dengan status gizi dengan nilai koefisien korelasi r = 0,246 dan p-value = 0,085.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Jajanan Manis, Remaja, Status Gizi. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA601 Food and food supply in relation to public health |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Gizi |
| Depositing User: | Mrs Susiani Susiani |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 09:04 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 09:04 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66864 |
