Simanjuntak, Irma Sinthia (2025) PENGARUH EKSTRAK BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior) TERHADAP KADAR GULA DARAH DAN KOLESTROL TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) YANG DI INDUKSI ALOKSAN. Undergraduate thesis, UNIMED.
4212220002_Cover.pdf
Download (3MB)
4212220002_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (3MB)
4212220002_Abstrak.pdf
Download (3MB)
4212220002_Kata_Pengantar.pdf
Download (3MB)
4212220002_Daftar_Isi.pdf
Download (3MB)
4212220002_Daftar_Gambar.pdf
Download (3MB)
4212220002_Daftar_Tabel.pdf
Download (3MB)
4212220002_Daftar_Lampiran.pdf
Download (3MB)
4212220002_BAB_I.pdf
Download (3MB)
4212220002_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
4212220002_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
4212220002_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
4212220002_BAB_V.pdf
Download (3MB)
4212220002_Daftar_Pustaka.pdf
Download (3MB)
4212220002_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak bunga kecombrang (Etlingera elatior) terhadap kadar kolestrol dan gula darah tikus putih (Rattus novergicus) yang di induksi aloksan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang dibagi dalam 5 kelompok dengan masing-masing 5 ulangan dengan total 25 tikus putih jantan. Sebelum diberikan perlakuan, semua kelompok di induksi Aloksan 120 mg/kgBB dengan dosis tunggal. Setelah 3 hari masa induksi dan tikus putih dinyatakan diabetes, lalu masing-masing kelompok diberikan perlakuan kecuali kelompok I. Kelima kelompok terdiri dari Kelompok I Kontrol Negatif (K-) hanya diberikan pakan dan minum, Kelompok II Kontrol Positif (K+) diberikan Glibenklamid, Kelompok III, IV dan V diberikan ekstrak bunga kecombrang, berturut-turut 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB dan 400 mg/kgBB selama 14 hari. Dilakukan pengukuran berat badan, kadar glukosa darah dan kadar kolestrol pada saat sebelum induksi, setelah induksi, hari pengamatan ke 7 dan 14 menggunakan glukometer. Data dianalisis menggunakan uji one away ANOVA dan dilakukan uji lanjut DMRT untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bunga kecombrang dengan dosis 400 mg/kgBB (P3) berpengaruh sangat signifikan dalam menurunkan kadar gula darah dan kolestrol tikus putih dibandingkan P1 dan P2. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak bunga kecombrang (Etlingera elatior) selama 14 hari mampu menurunkan berat badan, kadar glukosa darah, dan kadar kolesterol secara signifikan pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang mengalami diabetes akibat induksi aloksan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information: | 615.321 |
| Keywords: | Etlingera elatior, Aloksan, Glibenklamid, Kadar Gula Darah, Kadar Kolestrol. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry > QD415 Biochemistry Q Science > QK Botany > QK710 Plant physiology Q Science > QL Zoology Q Science > QP Physiology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 03:58 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 03:58 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66837 |
