Pasaribu, Hugo Sanses V. (2019) Sistem Pengelolaan Agregat Pada Batching Plant Untuk Menghasilkan Agregat Dengan Mutu Tinggi Menggunakan Incoming Quality Control Material. Diploma thesis, UNIMED.
1.NIM 5163210022 COVER -dikonversi.pdf
Download (45kB)
2.NIM 56320022 APPROVAL SHEETS-dikonversi-dikonversi (1).pdf
Download (509kB)
3.NIM 5163210022 ABSTRACT-dikonversi.pdf
Download (190kB)
4.NIM 5163210022 PREFACE-dikonversi.pdf
Download (141kB)
5.NIM 5163210022 TABLE OF CONTENT-dikonversi.pdf
Download (139kB)
6.NIM 5163210022 TABLES-dikonversi.pdf
Download (54kB)
7.NIM 5163210022 ILLUSTRATION-dikonversi.pdf
Download (56kB)
8.NIM 5163210022 APPENDICES-dikonversi.pdf
Download (55kB)
9.NIM 5163210022 CHAPTER 1-dikonversi.pdf
Download (307kB)
10.NIM 5163210022 CHAPTER II-dikonversi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
11.NIM 5163210022 CHAPTER III-dikonversi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (244kB)
12.NIM 5163210022 CHAPTER IV-dikonversi.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (880kB)
13.NIM 5163210022 CHAPTER V-dikonversi.pdf
Download (197kB)
14.NIM 5163210022 BIBLIOGRAPHY-dikonversi.pdf
Download (145kB)
15.NIM 5163210022 ENCLOSURE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Agregat adalah material yang dipakai bersama-sama dengan suatu media pengikat untuk pembentuk beton, yang di antaranya adalah pasir, kerikil, batu pecah, di mana agregat berfungsi sebagai bahan pengisi dan jumlahnya sekitar 75 % volume beton. Dalam teknologi beton, agregat yang butir-butirnya lebih besar dari 4,80 mm disebut agregat kasar dan agregat yang butir-butirnya lebih kecil dari 4,80 mm disebut agregat halus. Dalam campuran beton, agregat yang diperhitungkan adalah agregat dalam keadaan Jenuh Kering Muka/ Saturated Surface Dry (SSD). Kering muka adalah keadaan di mana permukaan agregat tidak ada airnya, tetapi bagian dalamnya terisi oleh air, sedangkan berat jenis agregat adalah berat jenis partikel agregat dalam keadaan jenuh kering muka seperti yang diatur dalam Spesifikasi Agregat untuk Beton”(ASTM – C 33). Batching plant adalah suatu tempat proses untuk mengukur proporsi dan material beton sebelum dimuat ke dalam pengaduk (mixer). ncoming Qualitty Control Material, seperti terlihat dari namanya, kita bisa mengetahui bahwa proses QC yang dilakukan di sini adalah proses pengecekan kualitas untuk bahan baku. Proses ini dilakukan untuk memastikan bahan baku yang dibeli oleh perusahaan sudah memenuhi standar yang ditetapkan. Penelitian ini dilakukan di PT ABADI BETON PERSADA di Jl. Pulau Sumatera No.3 KIM 1. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sistem pengelolaan agregat pada Batching Plant dan penerapan Incoming Quality Control Material pada batching plant. Hasilnya adalah bahwa penerapan incomng quality control penting diterapkan untuk mengatahui dan menjaga kualitas mutu dari material baik agregat halus maupun agregat kaar sesuai dengan standar yang ditentukan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Keywords: | Agregat; Batching Plant; Incoming Quality Control Material |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > D3 Teknik Sipil |
| Depositing User: | Mrs Siti Nurbaidah |
| Date Deposited: | 22 Jun 2026 08:09 |
| Last Modified: | 22 Jun 2026 08:09 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66817 |
