Pangaribuan, Rita Shepia RELASI GENDER DALAM REDISTRIBUSI PERAN PADA AKTIVITAS PERTANIAN ETNIS BATAK TOBA DI DESA TAPIAN NAULI. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213122026_Cover.pdf
Download (14kB)
3213122026_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (461kB)
3213122026_Abstrak.pdf
Download (200kB)
3213122026_Kata_Pengantar.pdf
Download (225kB)
3213122026_Daftar_Isi.pdf
Download (213kB)
3213122026_Daftar_Gambar.pdf
Download (199kB)
3213122026_Daftar_Tabel.pdf
Download (199kB)
3213122026_Daftar_Lampiran.pdf
Download (198kB)
3213122026_BAB_I.pdf
Download (342kB)
3213122026_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (681kB)
3213122026_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (354kB)
3213122026_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (633kB)
3213122026_BAB_V.pdf
Download (204kB)
3213122026_Daftar_Pustaka.pdf
Download (434kB)
3213122026_Lampiran.pdf
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana relasi
gender dalam redistribusi aktivitas pertanian Etnis Batak Toba di desa Tapian Nauli.
Fokus penelitian ini yaitu mencakup faktor penyebab adanya relasi gender dalam
redistribusi peran pada aktivitas pertanian, kemudian pembagian kerja yang
dilakukan antara laki-laki dan perempuan selama kegiatan pertanian dan bagaimana
pengambilan keputusan yang dilakukan oleh laki-laki dan juga perempuan dalam
kegiatan bertani. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian fenomenologi
dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Desa Tapian
Nauli, Kabupaten Labuhan Batu Utara. Teknik penelitian yang digunakan adalah
observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
penyebab relasi gender dalam redistribusi peran pada aktivitas pertanian terjadi
karena adanya faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu kondisi
lingkungan, kondisi ekonomi, dan kondisi keluarga. Faktor eksternal adanya relasi
gender dalam redistribusi peran pada aktivitas pertanian ialah kebiasaan.
Pembagian kerja dalam aktivitas pertanian seluruhnya dilakukan oleh perempuan,
laki-laki hanya melangsir padi yang sidah di panen. Terkait dengan pengambilan
keputusan, banyak dilakukan oleh laki-laki dikarenakan laki-laki lebih paham akan
produk yang tepat yang harus digunakan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Perempuan, Gender, Pertanian, Batak Toba |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 06 May 2026 02:20 |
| Last Modified: | 06 May 2026 02:20 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66662 |
