Qadri, Ahmad (2025) PREDIKSI POTENSI SEBARAN GEOGRAFIS FAMILI CERCOPITHECIDAE (ORDO PRIMATES) DI SUMATERA MENGGUNAKAN MODEL MAXENT. Undergraduate thesis, UNIMED.
4202520009_Cover.pdf
Download (121kB)
4202520009_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (873kB)
4202520009_Abstrak.pdf
Download (182kB)
4202520009_Kata_Pengantar.pdf
Download (497kB)
4202520009_Daftar_Isi.pdf
Download (184kB)
4202520009_Daftar_Gambar.pdf
Download (204kB)
4202520009_Daftar_Tabel.pdf
Download (182kB)
4202520009_Daftar_Lampiran.pdf
Download (173kB)
4202520009_BAB_I.pdf
Download (246kB)
4202520009_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (809kB)
4202520009_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
4202520009_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
4202520009_BAB_V.pdf
Download (198kB)
4202520009_Daftar_Pustaka.pdf
Download (266kB)
4202520009_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (879kB)
Abstract
Famili Cercopithecidae (Ordo Primata) berperan penting dalam ekosistem hutan tropis Sumatera sebagai penyebar biji, pengendali populasi serangga, serta indikator kesehatan ekosistem. Namun, populasinya terancam oleh deforestasi, fragmentasi habitat, dan tekanan antropogenik. Penelitian ini bertujuan memprediksi distribusi geografis potensial Cercopithecidae di Sumatera serta mengidentifikasi variabel lingkungan utama yang memengaruhi preferensi habitatnya sebagai dasar strategi konservasi berbasis spasial. Data penelitian mencakup 2.649 titik kehadiran dari GBIF, iNaturalist, Taman Nasional Batang Gadis, dan literatur, serta 11 variabel lingkungan yang meliputi faktor bioklimatik, topografi, tutupan lahan, dan antropogenik. Pemodelan dilakukan dengan algoritma Maximum Entropy (MaxEnt) menggunakan 10 kali replikasi, menghasilkan nilai Area Under Curve (AUC) rata-rata 0,875 ± 0,010 yang menunjukkan kinerja prediktif baik. Variabel paling berpengaruh adalah curah hujan (25,5%; 36,1%), suhu maksimum (10,9%; 16,7%), precipitation seasonality/BIO15 (12,2%; 12,7%), dan annual precipitation/BIO12 (10,4%; 11,7%). Hasil klasifikasi kesesuaian habitat menunjukkan kategori rendah seluas 381.767,7 km² (80,63%), sedang 69,55 km² (14,69%), dan tinggi 22,16 km² (4,68%). Habitat potensial tinggi terkonsentrasi di jalur Pegunungan Bukit Barisan, meliputi Ekosistem Leuser (Aceh), Dataran Tinggi Karo (Sumatera Utara), Gunung Singgalang–Merapi (Sumatera Barat), Taman Nasional Kerinci Seblat (Jambi–Bengkulu), dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (Lampung). Sebaliknya, wilayah dataran rendah di Riau, Jambi timur, dan Bangka Belitung didominasi habitat kesesuaian rendah. Temuan ini menegaskan efektivitas MaxEnt dalam pemetaan distribusi primata tropis serta urgensi perlindungan hutan pegunungan, pembangunan koridor ekologis, dan penetapan kawasan prioritas konservasi untuk menjamin kelestarian Cercopithecidae di Sumatera.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information: | 570 |
| Keywords: | Sebaran Spesies, Cercopithecidae, MaxEnt, Habitat Potensial, Konservasi |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology Q Science > QL Zoology |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 30 Apr 2026 07:49 |
| Last Modified: | 30 Apr 2026 07:55 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66651 |
