Gultom, Ade Yuni Kartika (2025) ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI KITINOLITIK ENDOFIT DARI AKAR CABAI (CAPSICUM ANNUUM L.) SERTA POTENSINYA DALAM MENGHAMBAT FUSARIUM OXYSPORUM. Undergraduate thesis, UNIMED.
4212520014_Cover.pdf
Download (377kB)
4212520014_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (1MB)
4212520014_Abstrak.pdf
Download (571kB)
4212520014_Kata_Pengantar.pdf
Download (402kB)
4212520014_Daftar_Isi.pdf
Download (522kB)
4212520014_Daftar_Gambar.pdf
Download (468kB)
4212520014_Daftar_Tabel.pdf
Download (466kB)
4212520014_Daftar_Lampiran.pdf
Download (460kB)
4212520014_BAB_I.pdf
Download (506kB)
4212520014_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (680kB)
4212520014_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (754kB)
4212520014_BAB_IV.pdf
Download (951kB)
4212520014_Daftar_Pustaka.pdf
Download (558kB)
4212520014_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (966kB)
Abstract
Cabai merah (Capsicum anuum L.) merupakan tanaman hortikultura yang termasuk dalam famili Solanaceae dan banyak dimanfaatkan sehingga bernilai jual tinggi. Namun produksi masih rendah salah satunya disebabkan keberadaan jamur patogen Fusarium oxyporum. Teknik untuk mengatasi permasalahan iniyaitu dengan penggunaan aktivitas enzim kitinase bakteri kitinolitik endofit. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengisolasi dan karakterisasi bakteri kitinolitik endofit dari akar cabai yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati.Desain penelitian merupakan deskriptif kualitatif dengan melakukan isolasi bakteri dan karakterisasi secara makrosokpik, dan secara fenotipik dengan pengujian biokimia serta genotipik dengan metode utama yaitu amplifikasi DNA menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR), sekuensing gen 16s rRNA, analisis BLAST berdasarkan NCBI, serta analisis filogenetik menggunakan MEGA XI. Selain itu, melakukan perhitungan indeks kitinolitik bakteri di media koloidal kitin serta persentase zona hambat yang terbentuk pada uji antagonissecara dualculture. Hasil penelitian ini menunjukkan isolat CAL1 yang memiliki nilai indeks kitinolitik tertinggi yaitu 0,24 diikuti dengan isolat CAL2 yang memiliki nilai indeks kitinolitik yaitu 0,20, dan CAL1 memiliki persentase daya hambat tertinggi terhadap jamur yaitu sebesar 35% (skala 2) serta diikuti oleh isolat CAL2 memiliki persentase daya hambat terhadap jamur yaitu sebesar 17% (skala 1). Isolat CAL1 dilanjutkan dengan karakterisasi hingga tahap spesies dan merupakan bakteri Bacillus cereus dengan kemiripan 99.65% dengan bootstrap sebesar 97%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Additional Information: | 570 |
| Keywords: | Bakteri kitinolitik endofit, Capsicum annuum, Bacillus cereus, Fusarium oxysporum, Gen 16S rRNA |
| Subjects: | Q Science > QH Natural history > QH301 Biology Q Science > QR Microbiology > QR75 Bacteria |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi |
| Depositing User: | Mrs Gusti Lisa Utami |
| Date Deposited: | 29 Apr 2026 08:13 |
| Last Modified: | 29 Apr 2026 08:13 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66638 |
