Hasibuan, Ningsih Erlinda PERAN HATOBANGON TERHADAP PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT DI DESA SIPAGABU KECAMATAN LUBUK BARUMUN. Undergraduate thesis, UNIMED.
3211122004_Cover.pdf
Download (119kB)
3211122004_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (410kB)
3211122004_Abstrak.pdf
Download (112kB)
3211122004_Kata_Pengantar.pdf
Download (332kB)
3211122004_Daftar_Isi.pdf
Download (87kB)
3211122004_BAB_I.pdf
Download (539kB)
3211122004_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (786kB)
3211122004_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (375kB)
3211122004_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3211122004_BAB_V.pdf
Download (163kB)
3211122004_Daftar_Pustaka.pdf
Download (299kB)
3211122004_Lampiran.pdf
Download (356kB)
Abstract
Penelitian bertujuan untuk memahami peran Pemangku Adat (Hatobangon) dalam
penyelesaian konflik tanah ulayat antara masyarakat Desa Sipagabu dengan pihak
perusahaan kehutanan, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam
menjalankan peran tersebut. Penelitian dijalankan secara kualitatif dengan
pendekatan deskriptif yang mengumpulkan data melalui melalui observasi,
wawancara mendalam, dan studi dokumen. Informan kunci terdiri atas kepala
desa, tokoh adat, guru mengaji, warga terdampak konflik, dan generasi muda
desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hatobangon memiliki posisi strategis
sebagai pemimpin musyawarah adat, penjaga nilai-nilai adat, serta perwakilan
masyarakat dalam hubungan dengan pihak eksternal. Namun dalam kasus
pengalihan tanah ulayat kepada pihak perusahaan, peran tersebut tidak dijalankan
secara kolektif dan transparan dimana keputusan dilakukan tanpa keterlibatan
penuh masyarakat, sehingga menimbulkan kekecewaan dan konflik sosial.
Hambatan utama Hatobangon dalam menangani konflik ini meliputi keterbatasan
pengetahuan, tekanan politik, serta lemahnya posisi tawar dalam menghadapi
pihak perusahaan dan pemerintah. Meskipun demikian, masyarakat masih
menaruh harapan agar struktur adat dapat direvitalisasi dan kembali berfungsi
sebagai penjaga hak ulayat masyarakat secara adil dan demokratis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Hatobangon, tanah, ulayat, konflik, adat, Sipagabu |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 02:34 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 02:34 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66580 |
