Chairani, Lia STRATEGI BERTAHAN HIDUP PEREMPUAN BRONDOLAN DI DESA PULO TENGAH KECAMATAN DARUL MAKMUR KABUPATEN NAGAN RAYA ACEH. Undergraduate thesis, UNIMED.
3213122035_Cover.pdf
Download (155kB)
3213122035_Lembar_Pengesahan.pdf
Download (5MB)
3213122035_Abstrak.pdf
Download (265kB)
3213122035_Kata_Pengantar.pdf
Download (4MB)
3213122035_Daftar_Isi.pdf
Download (301kB)
3213122035_Daftar_Gambar.pdf
Download (189kB)
3213122035_Daftar_Tabel.pdf
Download (136kB)
3213122035_Daftar_Lampiran.pdf
Download (135kB)
3213122035_BAB_I.pdf
Download (375kB)
3213122035_BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (782kB)
3213122035_BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (980kB)
3213122035_BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
3213122035_BAB_V.pdf
Download (321kB)
3213122035_Daftar_Pustaka.pdf
Download (274kB)
3213122035_Lampiran.pdf
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bertahan hidup janda lansia yang bekerja di perkebunan kelapa sawit di desa Pulo Tengah Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya Aceh. Teori yang digunakan menggunakan yakni livelihood strategi oleh Ian Scoones, strategi penghidupan yang digunakan oleh janda lansia yakni bekerja sebagai pengumpul brondolan di PT kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi partisipatoris, wawancara etnografi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis wawancara etnografi berupa transkrip wawancara, dan juga analisis domain serta analisis taksonomi. Hasil penelitian ini menunjukkkan bahwa perempuan brondolan yang bekerja diperkebunan kelapa sawit sebagai pengumpul brondolan tidak hanya melakukan pekerjaan tersebut, namun juga pekerjaan lainnya seperti menyemprot racun, membabat rumput, dan pekerjaan lainnya diperkebunan. Janda lansia yang bekerja juga kerap menghadapi tantangan dalam kehidupan sosial dimasyarakat maupun dalam bekerja. Tantangan sosial yang dihadapi yakni tuntutan sebagai bagian dari masyarakat seperti kegiatan rewang yang menyita waktu bekerja mereka, peran ganda sebagai kepala keluarga, pencari nafkah, ibu dan anggota masyarakat. Tantangan dalam bekerja juga dirasakan oleh mereka seperti alergi, cuaca, masalah dengan atasan, sistem gaji dan masalah lainnya. Selain itu padangan bahwa perempuan sebagai penanggung jawab utama dalam ranah domestik dan tidak seharusnya bekerja ranah formal menyebabkan ruang gerak mereka terbatas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | perempuan brondolan, perkebunan kelapa sawit, dinamika kehidupan |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi |
| Depositing User: | Mr Setiady Setiady |
| Date Deposited: | 22 Apr 2026 06:34 |
| Last Modified: | 22 Apr 2026 06:34 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66525 |
