Rahayu, Riska (2019) PENERAPAN AKUNTANSI AGRIKULTUR BERDASARKAN PSAK 69 PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA II TANJUNG MORAWA. Undergraduate thesis, Universitas Negeri Medan.
1. NIM. 7153220033 COVER.pdf
Download (39kB)
2. NIM. 7153220033 LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Download (406kB)
3. NIM. 7153220033 ABSTRAK.pdf
Download (72kB)
4. NIM. 7153220033 KATA PENGANTAR.pdf
Download (152kB)
5. NIM. 7153220033 DAFTAR ISI.pdf
Download (121kB)
6. NIM. 7153220033 DAFTAR TABEL.pdf
Download (42kB)
7. NIM. 7153220033 DAFTAR GAMBAR.pdf
Download (41kB)
8. NIM. 7153220033 DAFTAR LAMPIRAN.pdf
Download (69kB)
9. NIM. 7153220033 BAB I.pdf
Download (205kB)
10. NIM. 7153220033 BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (968kB)
11. NIM. 7153220033 BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (287kB)
12. NIM. 7153220033 BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (766kB)
13. NIM. 7153220033 BAB V.pdf
Download (69kB)
14. NIM. 7153220033 DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (112kB)
15. NIM. 7153220033 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Fokus penelitian ini adalah perhitungan aset biologis berdasarkan PSAK 69 serta menganalisis potensi penghambat bisnis di PT Perkebunan Nusantara II akibat penerapan PSAK 69. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan atas hasil perhitungan aset biologis yang dilakukan oleh KJPP di PT Perkebunan Nusantara II dengan PSAK 69 serta potensi penghambat bisnis akibat penerapan PSAK 69 di PT Perkebunan Nusantara II. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di PT Perkebunan Nusantara II yang beralamat di Jl. Medan-Tanjung Morawa KM 16, Kabupaten Deli Serdang. Informan dari penelitian ini adalah Kepala Bagian
Pembiayaan, Kepala Sub Bagian Akuntansi, Staf Sub Bagian Akuntansi dan Pelaksana Bagian Akuntansi. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan pertama, terdapat perbedaan yang signifikan atas hasil perhitungan aset biologis yang dilakukan oleh KJPP di PT Perkebunan Nusantara II dengan penulis berdasarkan PSAK 69. Selisih hasil perhitungan aset biologis tersebut adalah sebesar 2.823.854.706 atau 147,92 %
dari ketentuan batas material. Perbedaannya, terletak pada penentuan harga TBS kelapa sawit dan pengalokasian biaya produksi. Kedua, terdapat beberapa potensi yang dapat menghambat bisnis perusahaan akibat penerapan PSAK 69
diantaranya: a) Penggunaan jasa KJPP dapat berpotensi menghambat bisnis perusahaan apabila biaya yang dikeluarkan lebih besar dari manfaat yang diperoleh. b) Kesalahan dalam pengalokasian biaya akan menimbulkan salah saji pada laporan keuangan. Konsekuensinya, akan berpengaruh pada penentuan harga jual produk. Dan c) Perubahan nilai wajar serta produktivitas TBS yang tidak tetap akan menimbulkan perubahan yang terus menerus pada laporan keuangan yaitu ketika nilai aset biologis mengalami kenaikan dan penurunan serta laba dan rugi yang dicatat. Perubahan tersebut membuat semakin sulit untuk memastikan apakah laba dan rugi diakibatkan oleh keputusan bisnis yang dibuat manajemen
atau oleh perubahan yang terjadi di pasar.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Keywords: | Perhitungan Aset Biologis, Penerapan PSAK 69, dan KJPP |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD1401 Agriculture H Social Sciences > HF Commerce > HF5001 Business > HF5601 Accounting. Bookkeeping |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi > Akuntansi |
| Depositing User: | Mr Brian Nicolas Rajagukguk |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 07:43 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 07:43 |
| URI: | https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/66149 |
