BUDAYA POPULER KOREAN WAVE PADA KOMUNITAS FANDOM ELF DI KOTA MEDAN

Ginting, Septa Prasiswanti (2014) BUDAYA POPULER KOREAN WAVE PADA KOMUNITAS FANDOM ELF DI KOTA MEDAN. Undergraduate thesis, UNIMED.

[thumbnail of 1. COVER.pdf]
Preview
Text
1. COVER.pdf - Published Version

Download (63kB) | Preview
[thumbnail of 2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf]
Preview
Text
2. LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (624kB) | Preview
[thumbnail of 3.  ABSTRAK.pdf]
Preview
Text
3. ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (129kB) | Preview
[thumbnail of 4. KATA PENGANTAR.pdf]
Preview
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (265kB) | Preview
[thumbnail of 5. DAFTAR ISI.pdf]
Preview
Text
5. DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (170kB) | Preview
[thumbnail of 6. DAFTAR GAMBAR.pdf]
Preview
Text
6. DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (249kB) | Preview
[thumbnail of 7. BAB I.pdf]
Preview
Text
7. BAB I.pdf - Published Version

Download (437kB) | Preview
[thumbnail of 11. BAB V.pdf]
Preview
Text
11. BAB V.pdf - Published Version

Download (132kB) | Preview
[thumbnail of 12. DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Preview
Text
12. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (98kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan mahasiswa bergabung menjadi anggota ELF Medan, bentuk kegiatan fandom ELF di Kota Medan, dan pembentukan identitas diri dalam fandom ELF Medan.Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan metode purposive dalam pemilihan informan. Informan dalam penelitian ini adalah 5 (lima) orang yang merupakan anggota dari fandom ELF Medan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ada teori identitas diri oleh Chris Barker dan teori Interaksionisme Simbolik menurut Herbert Mead yang menyatakan bahwa simbol- simbol tercipta berasala dari pikiran atau mind manusia kemudian dibentuk melalui self (diri) yang merupakan bentuk dari tindakan.Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : 1)Faktor yang mempengaruhi informan bergabung menjadi anggota fandom ELF, dikarenakan ingin berkumpul dan berinteraksi dengan individu yang memiliki kesukaan yang sama dalam mengidolakan boyband Super Junior karena menurut mereka merasa nyaman ketika bergabung dengan orang-orang yang dianggap bisa mengerti akan kesukaannya. 2) kegiatan fandom ELF adalah membuat pertemuan sesama penggemar Superjunior setiap dua bulan sekali yang mereka sebut sebagai gathering yang biasanya dilaksanakan di Mc.Donal lapangan merdeka Medan, Zingdo restaurant korean food, dan di plaza medan fair. Dalam gathering ini kegiatan yang dilakukan adalah menjalin keakraban sesama anggota ELF, saling bertukar informasi tentang boyband Superjunior, makan bersama dan membuat games agar kekompakan dan keharmonisan hubungan sesama anggota dapat terjalin dengan baik. Selain kegiatan gathering, fandom ELF sering melaksanakan projek kegiatan khusus yang dalam kegiatan ini biasanya melaksanakan perayaan anniversarry boyband Superjunior, perayaan debut setiap personil boyband Superjunior dan juga merayakan hari jadi fandom ELF Medan sendiri. 3) Pembentukan identitas diri anggota sebagai ELF melalui penggunaan simbol atau atribut yang identik dengan warna blue shappire dan merchandaise Superjunior yang ditunjukkan melalui penapilan diri atau style yang dikenakan pada saat gathering dan kegiatan projek fandom ELF.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Additional Information: 302.482 Gin p
Keywords: Gaya Hidup; Rfek Media Massa; Korean Wave(Halyu); Komunitas Penggemar Budaya
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology > GN357 Culture and cultural processes
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Antropologi
Depositing User: Mrs Cecilia Tampubolon
Date Deposited: 02 Sep 2016 04:13
Last Modified: 26 Sep 2016 06:28
URI: https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/18249

Actions (login required)

View Item
View Item