UNIMED Digital Repository feedhttp://digilib.unimed.ac.idUNIMED Digital Repository | Digital Library , Theses, Journal Article, Publication, Research, Heritage, Paper, Multimedia , Literature, DocumentidCopyright (C) 2012-2015 UNIMED Digital RepositoryStudi Komparasi Partisipasi politik warga antara masyarakat kota dengan masyarakat desa di desa Purwodadi dan kelurahan Batunadua Julu kota Padangsidimpuan dalam pilkada Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara 2013Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbandingan partisi pasi politik warga antara masyarakat kota dengan masyarakat desa di desa Purwodadi dan kelurahan Batunadua kota padangsidimpuan dalam pilkada Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Sumatera Utara Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif Tehnik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah observasi atau pengamatan secara langsung kepada objek yang diteliti Kemudian dilakukan penyebaran angket dan studi dokumentasiAdapun tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik uji t dimana dua sampel yang tergolong uji perbandingan Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat kota yang berada di kelurahan Batunadua yang ikut berpartisipasi dalam pilkada Gubernur Sumatera Utara sebanyak 1037 orang dan seluruh masyarakat yang ikut berpartisipasi yang berada di desa Purwodadi sebanyak 649 orang Dengan melihat jumlah populasi yang jumlahnya sangat besar maka penulis mengambil sampel penelitian ini dengan cara random sampling acak sederhana adalah sebanyak 80 orang yang terdiri dari 40 orang masyarakat yang berada di kelurahan Batunadua Julu dan 40 orang masyarakat Desa purwodadi Analisis data di lakukan dengan menggunakan rumus statistika uji t indefendenBerdasarkan hasil penelitian yang di dapat dari lapangan kebenarannya dapat diuji sesuai dengan hasil yang diperoleh Dimana nilai dari hasil penelitian dengan menggunakan Uji t uji dua pihak untuk melihat perbandingan antara Partisipasi politik warga antara masyarakat desa dengan masyarakat kota di desa Purwodadi dengan Kelurahan Batunadua Julu maka diperoleh t_hitung 049 sebagai partisipasi masyarakat desa Purwodadi dan dengan harga t_total 1994 sebagai partisipasi masyarakat kota yang berada di kelurahan Batunadua Julu karena t_hitung lebih kecil dari pada12310 t12311_total 094 1994 pada taraf signifikan 5 pada derajat kebebasan dk n-2 80-2 78 dengan demikian hipotesis alternatif dapat diterima Maka hipotesis alternatif Ha yang menyatakan ada perbandingan tingkat partisipasi politik warga antara masyarakat desa dengan masyarakat kota yang berada di desa Purwodadi dan Kelurahan Batunadua Julu kota Padangsidimpuan dalam pilkada Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Sumatera 2013 diterimahttp://digilib.unimed.ac.id/studi-komparasi-partisipasi-politik-warga-antara-masyarakat-kota-dengan-masyarakat-desa-di-desa-purwodadi-dan-kelurahan-batunadua-julu-kota-padangsidimpuan-dalam-pilkada-gubernur-dan-wakil-gubernur-provinsi-sumatera-utara-2013-36222.htmlFri, 24 Apr 2015 17:27:32 +0700Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn di Kelas VIII SMP YP Utama Medan No 10211042 Suluh Kec Medan Tembung Medan Tahun Pelajaran 20122013Penelitian ini dilaksanakan di SMP YP Utama Medan No 10211042 Suluh Kec Medan Tembung Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas PTK dengan menggunakan model pembelajaran Jigsaw dalam pembelajaran yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Kedaulatan Rakyat di Kelas VIII SMP YP Utama Medan No 10211042 Suluh Kec Medan TembungSubjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP YP Utama Medan No 10211042 Suluh Kec Medan Tembung dengan jumlah siswa 17 orang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuanDari penelitian yang dilaksanakan diperoleh peningkatan hasil belajar setelah dilaksanakan tindakan Hasil penelitian pada saat pre tes rata-rata kelas diproleh siswa sebanyak 5529 dari 17 siswa Dimana 7 siswa 41 memproleh ketuntasan dan 10 59 yang belum tuntas Pada siklus I rata-rata kelas siswa meningkat menjadi 60 dimana 8 siswa 4705 memproleh ketuntasan 9 siswa 5294 yang belum tuntas dan nilai observasi aktivitas siswa 7647 dan kategori penilaian cukup secara klasikal Pada siklus II rata-rata kelas meningkat 6823 dimana 12 siswa 7058 memperoleh ketuntasan 5 siswa 2941 yang belum tuntas dan nilai observasi aktivitas siswa 9411 dengan katagori penilaian adalah baik sekali secara klasikal Dari peningkatan ketuntasan secara klasikal yang diperoleh siswa dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/penerapan-model-pembelajaran-jigsaw-untuk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-mata-pelajaran-pkn-di-kelas-viii-smp-yp-utama-medan-no-10211042-suluh-kec-medan-tembung-medan-tahun-pelajaran-20122013-36221.htmlFri, 24 Apr 2015 17:10:43 +0700Bahas Juli Desember 2013Saat ini terbitan Bahas dimulai dengan bahasan Bahasa Etnisitas Dan Potensinya Terhadap Konflik Etnis oleh Berlin Sibarani Analisis Ideologi Dalam Teks Upacara Melengkan Budaya Etnik Gayo Dalam Perspektif Semiotika Sosial dibahas oleh Zainuddin M Isa Ansari diikuti oleh Sanggup Barus Upaya Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Menyimak Bahasa Indonesia Di Sekolah dilanjutkan oleh Inayah Hanum Pembelajaran Aktif Sebagai Model Dalam Menulis NarasiSelanjutnya Mesra Evariyanti Tarigan membahas tentang Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Menganyam Dasar Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Di Kelas Xi Sma Swasta Yayasan Perguruan Indonesia Membangun Namorambe Medan TA 20122013 Diikuti oleh Ahmad Sahat Pardamean membahas Peningkatkan Keterampilan Menulis Surat Resmi Dalam Bahasa Jerman Melalui Pola Latihan Analisis Kesalahan Dilanjutkan oleh Lina Rusli Tanti Kurnia Sari Analisis Teks Iklan Susu Formula Anak diikuti oleh Syamsul Bahri Winda Setia Sari Using online reference in poetry analysis a cultural studies approach to teaching poetryKemudian Bahas pada periode ini ditutup oleh tulisan M Layan Hutasuhut The Possible Role Of A Meta-Religious Symbology In The Conversion Of The Batak Of North Sumatra diikuti oleh Herna Hirza Mencintai Musik Tradisi Delapan Etnis Sumatera Utara Melalui Mata Kuliah Musik Nusantara Di Program Studi Pendidikan Seni Musik Fbs - Unimed Suatu Pendekatan Strategi Dan Metode Pendidikan Seni Melalui Kegiatan Bernyanyi Sebagai Aspek - Aspek Pengembangan Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini dibahas oleh Lamhot Basani Sihombing Dilanjutkan oleh Danny Ivanno Ritonga Suatu Upaya Dalam Pelaksanaan Pengajaran Dan Pembelajaran Pendidikan Seni Musik Berbasis Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa Di Sekolah - Sekolah Maupun Lembaga - Lembaga Pendidikan Di Indonesia Pornografi Dalam Ekspresi Dan Apresiasi Seni Rupa Tinjauan Ontologis Epistemologis Dan Aksiologis oleh Zulkifli A Closer Look At The Test Of English As A Foreign Language oleh Willem Saragihhttp://digilib.unimed.ac.id/bahas-juli-desember-2013-36220.htmlFri, 24 Apr 2015 13:32:20 +0700Meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakn model pembelajaran Mind Mapping pada pelajaran IPS di kelas III SD Negeri 101868 Desa Sena TA 20142015-Masalah dalam penelitian ini adalah siswa masih mengalami kesulitandalam mengeluarkan imajinasinya ke dalam bentuk puisi penguasaan kosa-katasiswa relatif masih kurang siswa kurang tepat menggunakan pilihan kata di dalampuisi sehingga siswa masih kesulitan dalam merangkai atau menyusun kata-katamenjadi kalimat yang indah dikarenakan pembelajaran menulis puisi hanyadidominasi oleh teori daripada praktek Kemampuan siswa menulis puisi rendahdiakibatkan karena guru belum mengoptimalkan penggunaan metode yang tepatdalam pembelajaran Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahuipeningkatan kemampuan siswa menulis puisi dengan menggunakan metodepicture and picture pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V semester II SONegeri No 060822 Medan kec Medan Area TA 20142015 Jenis penelitian yangdilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan 2 siklus 4xpertemuan Jumlah siswa yang menjadi sampel pada penelitian ini sebanyak 30siswa terdiri dari 15 orang perempuan dan 15 orang laki-lakiBerdasarkan hasil penelitian pada siklus dilaksanakan dalam duapertemuan yang terbagi dalam 4 tahap yakni 1 tahap menemukan tema puisiberdasarkan gambar atau objek yang diberikan 2 tahap menemukan kosa-katayang berhubungan dengan media gambar sebagai penulisan puisi 3 tahapmerangkai kata-kata dengan menambahkan kata-kata lain sehingga menjadikalimat yang indah 4 tahap merangkai atau menyusun kalimat menjadi bentukpuisi berdasarka media gambar Hasil observasi kegiatan guru siklus I pertemuan Ijumlah skor yang diperoleh 35 5833 kegiatan guru siklus I pertemuan IIjumlah skor yang diperoleh 43 7167 kegiatan guru siklus II pertemuan I skoryang diperoleh 49 81 67 semen tara kegiatan guru siklus II pertemuan IIjumlah skor yang diperoleh 59 9667 Sedangkan hasil observasi kegiatansiswa siklus I pertemuan I jumlah skor yang diperoleh 42 6563 kegiatansiswa siklus I rertemuan II skor yang diperoleh 46 71 87 kegiatan siswasiklus II pertemuan I jumlah skor yang diperoleh 52 81 25 kegiatan siswasiklus II pertemuan II jumlah skor yang diperoleh 61 9532 pada kondisi awalterdapat 27 siswa 90 yang belum mampu 3 siswa 10 yang mampu Padasiklus I terdapat 13 siswa 4333 yang belum mampu 17 siswa 5667 yangmampu dan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 4 siswa 1333 yangbelum mampu 26 siswa 8667 yang mampuMaka kesimpulannya adalah dengan menggunakan metode Picture andPicture yakni 1 siswa lebih mudah mengeluarkan ide ke dalam bentuk puisidengan media gambar sangat terlihat jelas 2 siswa lebih cepat tanggap dalammenyusun puisi dengan media gambar yang disediakan 3 dengan menggunakanmedia gambar sehingga siswa dengan mudah mengeluarkan idea pikiran danperasaanya dalam pembelajaran menulis puisi ternyata dapat memberikankemudahan bagi siswa serta mengalami peningkatan kemampuan siswa secarasignifikanhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-menggunakn-model-pembelajaran-mind-mapping-pada-pelajaran-ips-di-kelas-iii-sd-negeri-101868-desa-sena-ta-20142015-36219.htmlThu, 23 Apr 2015 09:17:24 +0700Peningkatan kemampuan siswa menulis puisi dengan menggunakan metode Picture and Picture pad mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V Semester II SD Negeri No 060822 Medan Kec Medan Area TA 20142015-Masalah dalam penelitian ini adalah siswa masih mengalami kesulitandalam mengeluarkan imajinasinya ke dalam bentuk puisi penguasaan kosa-katasiswa relatif masih kurang siswa kurang tepat menggunakan pilihan kata di dalampuisi sehingga siswa masih kesulitan dalam merangkai atau menyusun kata-katamenjadi kalimat yang indah dikarenakan pembelajaran menulis puisi hanyadidominasi oleh teori daripada praktek Kemampuan siswa menulis puisi rendahdiakibatkan karena guru belum mengoptimalkan penggunaan metode yang tepatdalam pembelajaran Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahuipeningkatan kemampuan siswa menulis puisi dengan menggunakan metodepicture and picture pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V semester II SONegeri No 060822 Medan kec Medan Area TA 20142015 Jenis penelitian yangdilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan 2 siklus 4xpertemuan Jumlah siswa yang menjadi sampel pada penelitian ini sebanyak 30siswa terdiri dari 15 orang perempuan dan 15 orang laki-lakiBerdasarkan hasil penelitian pada siklus dilaksanakan dalam duapertemuan yang terbagi dalam 4 tahap yakni 1 tahap menemukan tema puisiberdasarkan gambar atau objek yang diberikan 2 tahap menemukan kosa-katayang berhubungan dengan media gambar sebagai penulisan puisi 3 tahapmerangkai kata-kata dengan menambahkan kata-kata lain sehingga menjadikalimat yang indah 4 tahap merangkai atau menyusun kalimat menjadi bentukpuisi berdasarka media gambar Hasil observasi kegiatan guru siklus I pertemuan Ijumlah skor yang diperoleh 35 5833 kegiatan guru siklus I pertemuan IIjumlah skor yang diperoleh 43 7167 kegiatan guru siklus II pertemuan I skoryang diperoleh 49 81 67 semen tara kegiatan guru siklus II pertemuan IIjumlah skor yang diperoleh 59 9667 Sedangkan hasil observasi kegiatansiswa siklus I pertemuan I jumlah skor yang diperoleh 42 6563 kegiatansiswa siklus I rertemuan II skor yang diperoleh 46 71 87 kegiatan siswasiklus II pertemuan I jumlah skor yang diperoleh 52 81 25 kegiatan siswasiklus II pertemuan II jumlah skor yang diperoleh 61 9532 pada kondisi awalterdapat 27 siswa 90 yang belum mampu 3 siswa 10 yang mampu Padasiklus I terdapat 13 siswa 4333 yang belum mampu 17 siswa 5667 yangmampu dan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 4 siswa 1333 yangbelum mampu 26 siswa 8667 yang mampuMaka kesimpulannya adalah dengan menggunakan metode Picture andPicture yakni 1 siswa lebih mudah mengeluarkan ide ke dalam bentuk puisidengan media gambar sangat terlihat jelas 2 siswa lebih cepat tanggap dalammenyusun puisi dengan media gambar yang disediakan 3 dengan menggunakanmedia gambar sehingga siswa dengan mudah mengeluarkan idea pikiran danperasaanya dalam pembelajaran menulis puisi ternyata dapat memberikankemudahan bagi siswa serta mengalami peningkatan kemampuan siswa secarasignifikanhttp://digilib.unimed.ac.id/peningkatan-kemampuan-siswa-menulis-puisi-dengan-menggunakan-metode-picture-and-picture-pad-mata-pelajaran-bahasa-indonesia-kelas-v-semester-ii-sd-negeri-no-060822-medan-kec-medan-area-ta-20142015-36218.htmlThu, 23 Apr 2015 09:10:24 +0700Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran IPS Di Kelas IV SDN 107103 Lantasan Baru TA 20142015Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Student Teams Achievement Division STAD pada pelajaran IPS dengan materi perkembangan teknologi transportasi TA 20142015Penelitian ini termasuk jenis penelitian tidakan kelas PTK Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas IV SDN 107103 Lantasan Baru TA 20142015 yang berjumlah 26 siswa yang terdiri dari 17 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki Penelitan ini dilakukan selama 2 siklus yang terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan tindakan pengamatan dan refleksi Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal pada materi perkembangan teknologi transportasi yang diberikan sebanyak 3 kali yaitu pretest Post test siklus I dan Post test Siklus II dan lembar observasi digunakan untuk menilai aktivitas guru dan siswa Dari hasil penelitian pada saat pretest diperoleh nilai rata-rata klasikal siswa sebesar 45 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 115 atau sebanyak 3 orang siswa tuntas Pada siklus I dengan menerapkan model pembelajaran STAD terlihat adanya peningkatan nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 6904 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 615 atau sebanyak 16 orang tuntas Sedangkan aktifitas mengajar guru peneliti berdasarkan observasi yang dilakukan guru kelas IV-B tergolong cukup yaitu 70 dan aktifitas belajar siswa berdasarkan observasi yang dilakukan teman sejawat tergolong cukup yaitu 675 Pada siklus II terlihat peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa yang ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 8135 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 885 atau sebanyak 23 orang tuntas Aktifitas mengajar yang dilakukan guru peneliti juga mengalami peningkatan menjadi 928 yang tergolong sangat baik Bagitu pula dengan aktifitas siswa yang mengalami peningkatan menjadi 90 Dengan demikian berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS dengan materi perkembangan teknologi transportasi di kelas IV SDN 107103 Lantasan Baru TA 2014201http://digilib.unimed.ac.id/penerapan-model-pembelajaran-student-teams-achievement-division-stad-untuk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-pelajaran-ips-di-kelas-iv-sdn-107103-lantasan-baru-ta-20142015-36217.htmlThu, 23 Apr 2015 09:02:45 +0700Hubungan Ekstrakurikuler Pramuka terhadap Perilaku Disiplin Siswa Kelas VI SD Taman Pendidikan Islam Medan Amplas TA 20142015Ekstrakurikuler adalah suatu program pendidikan yang disediakan untuk membelajarkan siswa dimana siswa melakukan berbagai kegiatan belajar sehingga terjadi perubahan pada tingkah laku siswa Ekstrakurikuler pramuka mempunyai tujuan mendidik anak-anak pemuda Indonesia agar berwatak luhur disiplin dan menjunjung tinggi nilai bangsa Perilaku disiplin merupakan kondisi yang tercipta dan terbentuk melalui proses dari serangkaian perilaku yang menggambarkan ketaatan kepatuhan kesetiaan keteraturan ketertiban yang berdasarkan pengendalian perilakunya Siswa yang memiliki disiplin akan lebih menunjukkan kepatuhan dan ketaatan terhadap perannya sebagai seorang pelajar Namun kenyataannya perilaku disiplin masih sering diabaikan Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan ekstrakurikuler pramuka terhadap perilaku disiplin siswa kelas VI SD Taman Pendidikan Islam Medan Amplas Tahun Ajaran 20142015Penelitian ini termasuk penelitian korelasional Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Taman Pendidikan Islam Medan Amplas yang berjumlah 50 orang Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket Ekstrakurikuler Pramuka X sebanyak 18 soal dan Perilaku Disiplin Siswa Y sebanyak 17 soal Teknik analisis data menggunakan statistik korelasi product moment dan uji-tBerdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa implementasi ekstrakurikuler pramuka tergolong baik dengan skor rata-rata 7230 Perilaku disiplin siswa juga tergolong baik dengan skor rata-rata 7374 Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai rhitung rtabel atau 0610 0279 dan thitung ttabel atau 534 1675 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ekstrakurikuler Pramuka berhubungan terhadap Perilaku Disiplin Siswa Kelas VI SD Taman Pendidikan Islam Medan Amplas Tahun Ajaran 20142015http://digilib.unimed.ac.id/hubungan-ekstrakurikuler-pramuka-terhadap-perilaku-disiplin-siswa-kelas-vi-sd-taman-pendidikan-islam-medan-amplas-ta-20142015-36216.htmlThu, 23 Apr 2015 08:49:13 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Think Talk Write TTW Pada Mata Pelajaran IPS Kelas V SD Negeri 101772 Tanjung Selamat TA 20142015Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPS Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Think Talk Write TTW pada pelajaran IPS materi pokok Usaha Mempersiapkan Kemerdekaan TA 20142015Hasil belajar adalah perubahan tingkah laku pada diri siswa yang dapat diamati dan diukur dalam perubahan aspek kognitif afektif dan psikomotorik akibat interaksinya dengan lingkungan Sedangkan Model Pembelajaran Think Talk Write TTW adalah sebuah pembelajaran yang dimulai dengan berpikir melalui bahan bacaan menyimak mengkritisi dan alternatif solusi hasil bacaannya dikomunikasikan dengan presentasi diskusi dan kemudian membuat hasil laporan presentasiPenelitian ini termasuk jenis penelitian tidakan kelas PTK Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa VB SD Negeri 101772 Tanjung Selamat tahun ajaran 20142015 berjumlah 25 siswa yang terdiri dari 11 siswa Laki-laki dan 14 siswa Perempuan Tekhnik pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi Tes yang diberikan bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa sedangkan lembar observasi untuk menilai aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaranHasil Penelitian menunjukkan bahwa pada pre tes dari 25 jumlah siswa tedapat 4 orang 16 siswa yang mencapai tingkat ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata kelas sebesar 3630 dan sebanyak 21 orang 84 siswa yang tidak tuntas dalam belajar selanjutnya pada siklus I 15 orang 60 siswa yang mencapai tingkat ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 6668 sedangkan siswa yang tidak tuntas sebanyak 10 orang 40 Pada siklus II sebanyak 22 orang 92 siswa yang mencapai tingkat ketuntasan belajar dengan nilai rata 8933 dan 2 orang 4 siswa yang tidak tuntas Siklus I hasil observasi terhadap guru mencapai 7888 hasil ini masih tergolong dalam kategori cukup sedangkan hasil observasi pada siswa dalam aspek afektif dan psikomotorik mencapai 711 hasil ini juga tergolong dalam kategori cukup Pada siklus II hasil observasi terhadap guru mengalami peningkatan yaitu nilai yang diperoleh sebesar 8846 begitu juga pada hasil observasi siswa sudah mengalami peningkatan yaitu 826 hasil ini termasuk dalam kategori baik sehingga secara klasikal kelas tersebut dinyatakan telah tuntas belajar karena telah memenuhi standar minimal 80 dari jumlah keseluruhan siswa yang mencapai ketuntasan belajar secara individualDengan demikian berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunan model Think Talk Write TTW dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi pokok usaha mempersiapkan kemerdekaan di kelas VB SD Negeri 101772 Tanjung Selamat TA 20142015 Sebagai tindak lanjut disarankan Kepada guru untuk dapat merancang dan menggunakan model Think Talk Write TTW dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-think-talk-write-ttw-pada-mata-pelajaran-ips-kelas-v-sd-negeri-101772-tanjung-selamat-ta-20142015-36215.htmlWed, 22 Apr 2015 16:24:29 +0700Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Teams Games Tournament TGT Pada Tema Pendidikan Kelas III SDN 104225 Perpanden Kab Deli Serdang 20142015Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keaktifan siswa dalam pembelajaran tematik Selanjutnya yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan menggunakan model Teams Games Tournament TGT Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas PTK Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas III SD dengan jumlah sampel 30 orang siswa 18 orang siswa laki-lakidan 12 orang siswa perempuan SD Negeri 104225 Perpanden Kab Deli Serdang Tahun Ajaran 20142015 Pelaksanaan penelitian dilaksanakan selama dua siklus Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan tindakan pengamatan refleksi Alat pengumpul data yang digunakan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar siswa adalah observasi dan angket Hasil observasi pada siklus I pertemuan I menunjukkan bahwa nilai keberhasilan guru dalam pembelajaran hanya mencapai 6428 Hasil observasi siswa pada siklus I pertemuan I menunjukkan bahwa tingkat keaktifan siswa hanya mencapai 10 3 orang sedangkan yang tidak aktif 90 27 orang Pada siklus I pertemuan II nilai keberhasilan guru 7142 dalam hal ini guru sudah berhasil tetapi masih perlu melakukan peningkatan Berdasarkan hasil observasi pada siklus II pertemuan I dapat diketahui persentase siswa yang aktif yaitu 1666 4 orang sedangkan siswa yang tidak aktif 8334 26 orang Hasil observasi pada siklus II pertemuan I menunjukkan bahwa keberhasilan guru mencapai nilai 8214 dalam hal ini guru dikategorikan berhasil dalam pembelajaran Keaktifan siswa pada siklus II pertemuan I juga telah mencapai kriteria siswa yang aktif dan mengalami peningkatan dari siklus sebelumnya dengan persentse siswa yang aktif 8666 26 orang sedangkan siswa yang tidak aktif hanya 1333 4 orang Pada siklus II pertemuan II guru juga berhasil dalam pembelajaran dengan pencapaian nilai berdasarkan hasil observasi mencapai nilai 9286 Keaktifan siswa juga semakin meningkat dan semua siswa sudah aktif yaitu terdapat 30 dari 30 orang siswa yang aktif dengan persentase keaktifan belajar siswa 100 sedangkan siswa yang tidak aktif 0 Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di kelas III SD Negeri 104225 Perpanden Kab Deli Serdang dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tornament TGT dapat meningkatkan keaktifan belajar anak pada pelajaran Tematik Tema Pendidikanhttp://digilib.unimed.ac.id/peningkatan-keaktifan-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-teams-games-tournament-tgt-pada-tema-pendidikan-kelas-iii-sdn-104225-perpanden-kab-deli-serdang-20142015-36214.htmlWed, 22 Apr 2015 16:11:06 +0700Meningkatkan AktivitasBelajar Siswa Pada Tema Sehat Itu Penting Dengan Metode GuidedTeaching Di Kelas V SD Negeri 106161 Laut Dendang TA 20142015Masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu guru masih kesulitanmenerapkan kurikulum 2013 aktivitas belajar siswa masih rendah siswa kurangterampil bertanya dan menyampaikan pendapat Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada tema Sehat Itu Penting subtemaPentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan dengan metode pembelajaran guidedteaching di kelas V SD Negeri 106161 Laut Dendang TA 20142015Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 106161 Laut Dendang pada siswakelas V dengan jumlah siswa 27 orang dengan jumlah murid perempuansebanyak 14 dan siswa laki-laki 13 orang Penelitian tindakan ini dilakukan dalam4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaaan pengamatan dan refleksi Untukmemperoleh data pada penelitian ini peneliti melakukan observasi aktivitas belajarkepada siswa dengan menggunakan lembar observasi untuk siswa dan gurusertadokumentasi foto Adapun teknik analisa data dalam penelitian ini adalah analisiskualitatif model Miles dan Huberman yaitu reduksi data paparan data danpenarikan kesimpulanHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode guidedteaching dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada Tema Sehat Itu Pentingsubtema Pentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan di Kelas V SD Negeri106161 Laut Dendang TA 20142015 Berdasarkan hasil penelitian denganmenggunakan opserpasi atau pengamatan yang diperoleh pada kondisi awal atausebelum diberi tindakan terdapat aktivitas belajar persentase 434 darikeseluruhan jumlah siswa Pada siklus I siswa mencapai persentase aktivitasbelajar mengalami peningkatan persentase menjadi 507 Meskipun telah terjadipeningkatan aktivitas belajar siswa namun hasil yang didapatkan masih belumsesuai dengan nilai keaktifan belajar yaitu 70 pada tiap siswa Untuk itu penelitimelanjutkan penelitian pada siklus II Pada siklus II didapati bahwa aktivitasbelajar siswa meningkat dengan persentase keaktifan mencapai 958 Hal inimembuktikan bahwa aktivitas belajar siswa sampai pada siklus II telah mencapaiindikator keberhasilan yaitu lebih dari 70Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa metode guided teachingmerupakan salah satu metode pembelajaran yang membuat siswa menjadi aktifdan memberi peluang siswa untuk berfikir kreatif dan sistematis sertameningkatkan aktivitas belajar siswa pada Tema Sehat Itu Penting subtemaPentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan di Kelas V SD Negeri 106161 LautDendang TA 20142015 Disarankan kepada guru-guru agar menerapkan metodepembelajaran guided teaching kepada siswa untuk menyajikan Tema Sehat ItuPenting subtema Pentingnya Kesehatan Diri dan Lingkungan di Kelas Vhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-aktivitasbelajar-siswa-pada-tema-sehat-itu-penting-dengan-metode-guidedteaching-di-kelas-v-sd-negeri-106161-laut-dendang-ta-20142015-36213.htmlWed, 22 Apr 2015 15:59:43 +0700Peningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Sederhana Siswa Menggunakan Model Contextual Teaching and Learning CTL Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang TA 20142015Rumusan dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning CTL dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana siswa kelas IV SD pada mata pelajaran bahasa Indonesia Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan sederhana pada pelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning CTL pada siswa kelas IV SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas model yang digunakan adalah model deskriptif-kualitatif Subjek penelitian tindakan kelas dilakukan di kelas IV SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Tahun Ajaran 20142015 yang berjumlah 30 orang Data yang digali meliputi pengamatan guru dan siswa dan tes kemampuan menulis karangan Data dari narasumber yang meliputi guru kelas IV dan kepala sekolah SD Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman pengamatan dan tes kemampuan Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan pengamatan dan refleksiBerdasarkan hasil peneltian yang diperoleh 1 nilai ketuntasan awal sebelum digunakan model Contextual Teaching and Learning CTL hanya 4 orang 2333 dan yang tidak tuntas 4 orang 7666 2 nilai ketuntasan pada siklus I sebanyak 19 orang 5666 dan yang tidak tuntas 11 orang 4333 3 nilai rata-rata pada siklus II meningkat dengan nilai ketuntasan sebanyak 27 orang 9000 dan yang tidak tuntas sebanyak 3 orang1000 Hasil tes siswa di setiap siklus memberikan hasil memuaskan Kemampuan guru dalam melaksanakan tindakan pada siklus I memperoleh nilai 271 termasuk pada kategori kurang Sedangkan pada siklus II kemampuan guru meningkat dengan memperoleh nilai 357 termasuk kategori sangat baik Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning CTL pada sub pokok bahasan menulis karangan sederhana di kelas IV SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang Dan disarankan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada sub pokok bahasan menulis karangan sederhana melalui model Contextual Teaching and Learning CTL hendaknya guru memotivasi siswa yang berada dikelas agar tidak merasa bosan terhadap pelajaran Bahasa Indonesia terutama pada sub pokok bahasan menulis karangan sederhanahttp://digilib.unimed.ac.id/peningkatkan-kemampuan-menulis-karangan-sederhana-siswa-menggunakan-model-contextual-teaching-and-learning-ctl-pada-mata-pelajaran-bahasa-indonesia-kelas-iv-sd-negeri-107402-saentis-kec-percut-sei-tuan-kab-deli-serdang-ta-20142015-36212.htmlWed, 22 Apr 2015 15:27:28 +0700Meningkatkan Hasil BelajarMatematika dengan Menggunakan Media Presentasi Power Point padaSiswa Kelas V SDN 106825 Batang Kuis TP 20142015Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas PTKpenelitian inibertujuan untuk untuk meningkatkan hasil belajar matematika denganmenggunakan media presentasi power point khususnya pada materi sifat-sifatbangun datar di kelas VB SDN 106825 Batang Kuis semester 2 TP 20142015Penelitian ini dilakukan di SDN 106825 Batang Kuis yang beralamat diJL Pancasila No 24 Batang Kuis Kab Deli Serdang Penelitian ini dilakukan dikelas VB pada tahun pelajaran 20142015 pada semester genap Subjek penelitianini adalah siswa kelas VB yang bejumlah 38 orang yang terdiri dari 17 siswa lakilakidan 21 siswa perempuan Penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus Idan siklus II Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan Sebelum dilakukantindakan peneliti memberi pre-tes tes awal untuk mengetahui kemampuan awalsiswa dan untuk mengetahui gambaran-gambaran kesulitan yang dialami siswaKemudian dilakukan siklus I dan siklus II dengan pemberian post tes pada akhirsiklus soal yang diberikan terdiri dari 20 soal dengan menggunakan bentuk soalpilihan berganda yang terdiri dari empat optionHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan mediapresentasi power point khususnya pada materi sifat-sifat bangun datar dapatmeningkatkan hasil belajar siswa kelas VB SDN 106825 Batang Kuis TP20142015 Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pada kondisi awal atausebelum diberi tindakan hanya terdapat 7 siswa 1842 yang tuntas dan 31siswa 8158 tidak tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 5145 Pada siklus Iterdapat 16 siswa 4211 yang tuntas dan sebanyak 22 siswa 5789 yangtidak tuntas dan nilai rata-rata kelas adalah 6105 Selain itu diperoleh nilaiaktivitas guru pada siklus I sebesar 825 dengan predikat baik dan nilai aktivitassiswa pada siklus I sebesar 825 dengan predikat baik Pada siklus II terjadipeningkatan terdapat 35 siswa 9211 yang tuntas dan 3 siswa 789 yangtidak tuntas dengan nilai rata-rata 7553 Selanjutnya diperoleh nilai aktivitas gurupada siklus II sebesar 925 dengan predikat baik sekali dan nilai aktivitas siswapada siklus II sebesar 95 dengan predikat baik sekaliDengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan mediapresentasi power point dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada matapelajaran matematika khususnya pada materi sifat-sifat bangun datar di kelas VBhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajarmatematika-dengan-menggunakan-media-presentasi-power-point-padasiswa-kelas-v-sdn-106825-batang-kuis-tp-20142015-36211.htmlWed, 22 Apr 2015 15:13:55 +0700Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika SiswaMelalui Metode Demonstrasi Pada Materi Pelajaran Simetri Lipat di KelasV SD Negeri No 106849 Liberia Kec Teluk Mengkudu Kab SerdangBedagai Tahun Ajaran 20132014Penelitian ini dilakukan di SD Negeri No106849 Liberia KecTelukMengkudu KabSerdang Bedagai Jenis penelitian yang akan dilaksanakantermasuk penelitian tindakan kelas PTK dengan metode pembelajaranDemonstrasi yang bertujuan untuk memperbaiki proses belajar mengajar danmeningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi pelajaran simeri lipat dikelas V SD Negeri No 106849 Liberia Kec Teluk Mengkudu Kab SerdangBedagaiSubjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas V SD Negeri No106849 Liberia Kec Teluk Mengkudu Kab Serdang Bedagai Tahun Ajaran20122013 yang berjumlah 25 siswa yang terdiri dari 10 orang perempuan dan 15orang laki-laki Dilakuakan dalam dua kali siklus dimana dalam setiap siklusdilakukan dalam 4 tahap yaituperencanaan pelaksanaan observasi dan refleksiInstrumen yang digunakan tes dan observasiBerdasarkan penelitian yang dilaksanakan diperoleh tes awal nilai rata-ratahasil belajar siswa 5148 Dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 10 orang40 dan yang belum tuntas 15 orang 60 Dari 25 orang siswa yang menjadisubjek dalam penelitian ini ternyata pada siklus I menunjukan bahwa hanya 16siswa 64 yang sudah tuntas selebihnya ada 9 siswa 36 yang belum tuntasDan secara ketuntasan klasikal yang diharapkan yaitu 85 masih sangat jauhsehingga diperlukan perbaikan di Siklus II Pada siklus II dari 25 orang siswa 23orang siswa 92 yang sudah memiliki ketuntasan belajar sedangkan selebihnyayaitu 2 orang siswa 8 belum memiliki ketuntasan belajar Dalam hal ini sudahdapat disimpulkan ketuntasan klasikal sudah berhasilBerdasarkan hasil yang diperoleh dari 25 orang peserta didik dapat dilihatpeningkatan ketuntasan klasikal yang diperoleh siswadapat disimpulkan bahwapenggunaan metode Demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar matematikasiswa pada materi pelajaran simetri lipat di kelas V SD Negeri No106849 LiberiaKecTeluk Mengkudu KabSerdang Bedagai TA 2013http://digilib.unimed.ac.id/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-matematika-siswamelalui-metode-demonstrasi-pada-materi-pelajaran-simetri-lipat-di-kelasv-sd-negeri-no-106849-liberia-kec-teluk-mengkudu-kab-serdangbedagai-tahun-ajaran-20132014-36210.htmlWed, 22 Apr 2015 15:03:48 +0700Meningkatkan Motivasi Belajar SiswaDengan Menggunakan Metode Karyawisata Pada Pembelajaran Pkn diKelas IV SDN 101865 Bintang MeriahMasalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswapada pembelajaran Pkn di kelas IV SDN 101865 Bintang meriah Penelitian inibertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakanmetode karyawisataSubjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 30 orang yangterdiri dari 17 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan Sedangkan objekpenelitian ini adalah penggunaan metode karyawisata dalam meningkatkanmotivasi belajar siswa pada pembelajaran PKn Jenis penelitian yang digunakanadalah Penelitian Tindakan Kelas PTK dengan teknik analisis datanya adalahterdiri dari 2 siklus Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah denganditerapkannya metode karyawisata dapat meningkatkan motivasi belajar siswapada pembelajaran Pkn di SDN 101865 Bintang MeriahBerdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa motivasi belajar siswaselama proses belajar mengajar berlangsung menunjukkan adanya peningkatanpada kondisi awal nilai rata-rata motivasi belajar siswa untuk tiap siklus padasiklus I pertemuan I ada 13 orang siswa yang memiliki motivasi belajar siswadengan kriteria rendah 4667 Pada siklus I Pertemuan II ada 16 orang siswamemiliki kriteria sedang 5667 Dan pada siklus II pertemuan I persentasebelajar siswa mengalami peningkatan yaitu 24 orang siswa memiliki motivasibelajar dengan kriteria tinggi 80 Dan pada siklus II Pertemuan II Semakinmeningkat lagi sesuai dengan persentase yang ingin dicapai pada tingkat motivasibelajar siswa yaitu27 orang siswa memiliki motivasi belajar sangat tinggi 90Kemudian dapat dilihat bahwa motivasi belajar siswa dengan menggunakanlembar observasi mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu pada kondisiawal ada 12 orang siswa yang memiliki motivasi belajar sedang 40dan padaakhir siklus ada 18 orang siswa yang memiliki motivasi belajar siswa tinggi dansangat tinggi 8667Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tugas dengan menggunakanmetode karyawisata dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada matapelajaran PKN materi pemerintahan desa dan kelurahan pada kelas IV SDN101865 Bintang Meriahhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-motivasi-belajar-siswadengan-menggunakan-metode-karyawisata-pada-pembelajaran-pkn-dikelas-iv-sdn-101865-bintang-meriah-36209.htmlWed, 22 Apr 2015 14:54:39 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswapada Mata Pelajaran PKn dengan Menggunakan Model Cooperative LearningTipe Numbered Heads Together NHT di Kelas IV SDN 060954 Kec MedanMarelan T A 2014-2015Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa padamata pelajaran Pkn materi Globalisasi Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn Materi Globalisasidengan menggunakan model Cooperative Learning tipe Numbered HeadsTogether NHT di kelas IV SDN 060954 Kec Medan Marelan TA 2014-2015Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Subjek penelitian iniadalah seluruh siswa di kelas IV SDN 060954 Kec Medan Marelan yangberjumlah 40 siswa dengan jumlah 26 siswa perempuan dan 14 siswa laki-lakiPenelitian ini terdiri dari 2 siklus dan 4 tahapan yaitu perencanaan pelaksanaantindakan observasi dan refleksi Teknik pengumpulan data yang digunakanadalah tes dan observasiBerdasarkan analisis data ternyata pada saat pre test dari 40 orang siswadiperoleh tingkat ketuntasan sebanyak 6 orang siswa 1500 mendapat nilaituntas dan sebanyak 34 orang siswa 8500 mendapat nilai belum tuntasdengan nilai rata-rata 4538 Pada siklus I terdapat sebanyak 22 orang siswa5500 mendapat nilai tuntas dan sebanyak 18 orang siswa 4500 mendapatnilai belum tuntas dengan rata-rata nilai 6600 Pada siklus II diperoleh tingkatketuntasan sebanyak 36 orang siswa 9000 yang mendapat nilai tuntas dansebanyak 4 orang siswa 1000 yang mendapat nilai belum tuntas dengan nilairata-rata 8100Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan modelcooperative learning tipe Numbered Heads Together NHT dapat meningkatkanhasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn materi Globalisasi di kelas IV SDN060954 Kec Medan Marelan T A 2014-2015http://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswapada-mata-pelajaran-pkn-dengan-menggunakan-model-cooperative-learningtipe-numbered-heads-together-nht-di-kelas-iv-sdn-060954-kec-medanmarelan-t-a-20142015-36208.htmlWed, 22 Apr 2015 14:40:20 +0700Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Menggunakan Model Complete Sentence pada Tema Permainan di kelas III SD Negeri No 064964 Sidodame Kec Medan Timur Tahun Ajaran 20142015Salah satu cara meningkatkan mutu penidikan adalah dengan meningkatkan mutu pelajaran terutama pembelajaran di sekolah dasar SD karena pada jenjang pendidikan tersebut siswa diajarkan tiga kemampuan dasar yaitu kemampuan membaca menulis dan berhitung Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar Bahasa Indonesia Tema Permainan pada materi Menulis Karangan berdasarkan gambar berseri Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa pada materi menulis karangan berdasarkan gambar berseri dengan menggunakan model pembelajaran Complete Sentence kelas III SD Negeri 064964 Sidodame KecMedan TimurPenggunaan Model Pembelajaran Complete Sentence sebagai salah satu model pembelajaran yang berbeda dengan metode ceramah Melatih kebersamaan serta mampu bertukar pendapat dengan teman sebangkunya Penelitian ini menggunakan desain PTK Penelitian Tindakan Kelas denagn tindakan model pembelajaran Complete Sentence subjek dalam peneliti ini adalah seluruh siswa kelas III SD Negeri 064964 Sidodame kec Medan Timur Tahun Ajaran 20142015 yang berjumlah 34 orang peneliti ini dilaksakan dua siklus yakni siklus I dan siklus II Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaituperencanaan pelaksanaantindakanobservasi dan refleksi Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi angketBerdasarkan analisisi data bahwa hasil observasi motivasi belajar siswa pada kondisi awal terdapat 5 orang siswa yang termotivasi dan 29 orang siswa tidak termotivasi dan nilai rata-rata motivasi belajar siswa adalah 1470 dan pada siklus I pertemuan I terdapat 11 orang siswa yang etrmotivasi dan 23 orang siswa yang tidak termotivasi dan nilai rata-rata motivasi belajar siswa adalah 3225 dan pada siklus I pertemuan II terdapat 21 orang siswa yang termotivasi dan 13 orang siswa yang tidak termotivasi dan nilai rata-rata motivasi belajar siswa adalah 6176 sedangkan pada siklus II pertemuan I terdapat 26 siswa termotivasi dan 8 orang siswa tidak termotivasi dengan diperoleh rata-rata motivasi belajar siswa adalah 7647 dan pada siklus II pertemuan II terdapat 33 orang siswa termotivasi dan 1 orang siswa tidak termotivasi dengan dikatakan bahwa setelah menerapkan model pembelajaran Complete sentence pada Tema permainan Materi pokok Menulis karangan berdasarkan gambar berseri di SD Negeri 064964 Sidodame Kec Medan Timur tahun ajaran 20142015Penerapan model Complette Sentence dapat meningkatkan motivasi belajar siswa karena dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar aktif bersama teman kelompoknya sehingga siswa untuk berusaha mengerjakan tugas-tugas dengan mendapatkan nilai yang maksimal dalam belajarhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-menggunakan-model-complete-sentence-pada-tema-permainan-di-kelas-iii-sd-negeri-no-064964-sidodame-kec-medan-timur-tahun-ajaran-20142015-36207.htmlWed, 22 Apr 2015 14:25:45 +0700MeningkatkanKeterampilan Menulis Siswa Dengan Menggunakan Model ExplicitInstruction Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Kelas IV SD SDN060908 Kec Medan Denai TA 20142015Masalah dalam penelitian ini adalah kurang terampilnya siswa dalammenulis karangan deskripsi Hal ini menyebabkan nilai keterampilan menuliskarangan deskripsi siswa menjadi rendah dan belum mencapai nilai KKM yangtelah ditentukan sekolah yaitu 7000 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkanketerampilan menulis karangan deskripsi dengan model Explicit Instruction dalampembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IVJenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas PTK Penelitian initerdiri dari dua siklus Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahapanyaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi Subjek dalampenelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 060908 Kec Medan Denai sebanyak 30orang siswa Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalahobservasi dan portofolio Analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatifdan kualitatifPada siklus I pertemuan I rata-rata hasil observasi kegiatan guru pada siklusI sebesar 9200 dengan kriteria sangat baik dan meningkat pada siklus IImenjadi 9300 dengan kriteria sangat baik Sementara rata-rata hasil observasikeaktifan siswa pada siklus I dan siklus II sebesar 9125 walaupun dari siklus Ike siklus II tidak mengalami peningkatan tetapi kriterianya sudah tergolong dalamkriteria sangat baik Sedangkan keterampilan menulis karangan deskripsidiperoleh jumlah nilai rata-rata siswa kelas IV SDN 060908 yang berjumlah 300rang pada siklus I pertemuan I sebesar 6590 dengan tingkat ketuntasan belajarsiswa 5667 kemudian mengalami peningkatan pada siklus I pertemuan IIsebesar 7097 dengan tingkat ketuntasan belajar siswa 6333 Sehingga untuksiklus I diperoleh nilai rata-rata klasikal sebesar 6844 dengan rata-rata persentaseketuntasan klasikal sebesar 6000 Sedangkan pada siklus II pertemuan I nilairata-rata yang diperoleh sebesar 7313 dengan tingkat ketuntasan belajar 8667Kemudian mengalami peningkatan pada siklus II pertemuan II sebesar 7627dengan tingkat ketuntasan belajar 9000 Sehingga untuk siklus II diperoleh nilairata-rata klasikal sebesar 7472 dengan rata-rata persentase ketuntasan klasikalsebesar 8834Dengan demikian peneliti dapat menyimpulkan dengan menggunakanmodel Explicit Instruction pada pembelajaran bahasa indonesia khususnyamenulis karangan deskripsi tidak hanya meningkatkan keterampilan menuliskarangan deskripsi siswa tetapi juga dapat meningkatkan kualitas prosespembelajaran menulis deskripsi di kelas IV SDN 060908 Kec Medan Denaihttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkanketerampilan-menulis-siswa-dengan-menggunakan-model-explicitinstruction-pada-pembelajaran-bahasa-indonesia-di-kelas-iv-sd-sdn060908-kec-medan-denai-ta-20142015-36206.htmlWed, 22 Apr 2015 13:52:17 +0700Meningkatkan Hasil Belajar MatematikaSiswa Kelas V SD Negeri 048001 Kuta Tonggal Tahun Ajaran 20142015Dengan Menggunakan Metode Contextual Teaching and Learning CTLMasalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajarsiswa pada materi pokok sifat-sifat prisma limas dan tabung di kelas V SDNegeri 048001 Kuta Tonggal Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasilbelajar siswa pada pelajaran Matematika dengan materi pokok sifat-sifat prismalimas dan tabung dengan menggunakan metode Contextual Teaching andLearning CTL di kelas V SD Negeri 048001 Kuta Tonggal Tahun Ajaran20142015 Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 048001Kuta Tonggal tahun ajaran 20142015 sebanyak 1 kelas yang terdiri dari 11 siswaperempuan dan 11 orang siswa laki-laki Instrumen yang digunakan adalah teshasil belajar dan format lembar observasi kegiatan pelaksanaan pembelajaran danafektif psikomotor siswa selama pembelajaran Teknik analisis data yangdigunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan teknik analisis datakualitatifHasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pada tes awal atau sebelum diberikantindakan sebesar 4394 dengan 4 orang siswa yang tuntas dengan persentase1818 dan 18 orang siswa yang belum tuntas dengan persentase 9091Pada siklus I diperoleh peningkatan yang cukup signifikan dimana nilai rata-ratayang diperoleh sebesar 6879 dengan 16 orang siswa telah tuntas denganpersentase 7273 dan 6 orang siswa yang belum tuntas dengan persentase2727 Pada siklus II juga terjadi peningkatan yang sangat baik dengan nilairata-rata sebesar 7577 dimana sebanyak 19 orang siswa telah tuntas denganpersentase 8636 dan 3 orang siswa yang belum tuntas dengan persentase1364 Sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian ini diharapkan kepada guruuntuk menggunakan metode Contextual Teaching and Learning CTL padaproses pembelajaran matematika agar siswa mudah memahami materi yangdisampaikan dan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-matematikasiswa-kelas-v-sd-negeri-048001-kuta-tonggal-tahun-ajaran-20142015dengan-menggunakan-metode-contextual-teaching-and-learning-ctl-36205.htmlWed, 22 Apr 2015 13:03:27 +0700Peningkatan Keterampilan Menulis Melalui Pendekatan Konstruktivisme Pada Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI SD Negeri 060874 KecMedan Perjuangan TA 20142015Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya keterampilan menulis surat resmi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan hasil belajar dalam keterampilan menulis khususnya pada materi surat resmi di kelas VI SD Negeri 060874 Medan Perjuangan yang berjumlah 30 orang siswaPenelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK yang terdiri dari dua siklus siklus I dan siklus II Sebelum dilakukan tindakan pada siklus I peneliti memberikan pretes untuk mengetahui letak kesulitan pada mata pelajaran bahasa indonesia kemudian di akhir siklus I dan siklus II diberikan postes I dan II Adapun tahapan penelitian adalah perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan tes uraian mengetahui peningkatan pembelajaran guru maupun siswa dalam setiap siklusHasil penelitian diperoleh rata-rata pretes sebelum digunakan pendekatan pembelajaran adalah sebesar 4633 secara klasikal hanya 3 orang siswa yang tuntas atau sebesar 10 selebihnya belum tuntas Rata-rata hasil belajar siswa pada postes siklus I setelah diberikan pendekatan pembelajaran konstruktivisme adalah 17 orang siswa yang tuntas atau sebesar 5667 Rata-rata hasil belajar siswa pada postes siklus II sebesar 7716 secara klasikal dinyatakan bahwa 25 orang siswa atau sebesar 8333 telah tuntasDengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan pembelajaran konstruktivisme dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam keterampilan menulis khususnya pada materi surat resmi di kelas VI SD Negeri 060874 Medan Perjuangan Oleh karena itu dilakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme Agar guru diharapkan melakukan pengajaran dengan pendekatan pembelajaran konstruktivisme sebagai alternatif dalam kegiatan pembelajaran Bagi pihak sekolah agar kiranya dapat menambah pengadaan sarana dan prasarana pelajaran Bagi peneliti berikutnya jika ingin melakukan jenis penelitian yang sama sebaiknya dilaksanakan lebih dari satu siklus agar tercapai hasil belajar yang lebih efektif dan efisienhttp://digilib.unimed.ac.id/peningkatan-keterampilan-menulis-melalui-pendekatan-konstruktivisme-pada-pelajaran-bahasa-indonesia-kelas-vi-sd-negeri-060874-kecmedan-perjuangan-ta-20142015-36204.htmlWed, 22 Apr 2015 12:55:15 +0700Peningkatan Keterampilan Menulis CeritaPendek Melalui Model Think Pair And Share Pada Mata Pelajaran BahasaIndonesia Di Kelas V SDN 064016 Bilal Ujung Kec Medan Timur TA20142015Adapun masalah yang diteliti di sekolah ini adalah kurangnya minat siswadalam menulis cerita pendek dikarenakan gurunya masih menggunakan metodeceramah yang membuat siswa merasa bosan sewaktu belajar Sehingga penelitimemberikan solusi untuk menerapkan model think pair share untuk meningkatkanketerampilan menulis cerita pendek siswa di kelas V SDN 064016 bilal ujungsemester 2 TA 20142015Penelitian ini dilakukan di SDN 064016 bilal ujung yang beralamat di JLBilal Ujung kec Medan Timur Penelitian ini dilakukan di kelas v pada tahunpelajaran 20142015 pada semester genap Subjek penelitian ini adalah siswakelas V yang bejumlah 32 orang yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 20 siswaperempuan Penelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II Setiapsiklus terdiri dari dua pertemuan Sebelum dilakukan tindakan peneliti memberipre-tes tes awal untuk mengetahui kemampuan awal siswa dan untukmengetahui gambaran-gambaran kesulitan yang dialami siswa Kemudiandilakukan siklus I dan siklus II dengan pemberian post tes pada akhir siklus yaitudiminta agar siswa menuliskan cerita pendek dengan baikHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model ThinkPair and Share khususnya pada materi cerita pendek datar dapat meningkatkanketerampilan menulis siswa kelas V SDN 064016 bilal ujung TA 20142015Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pada kondisi awal atau sebelumdiberi tindakan hanya terdapat 4 siswa 1250 yang tuntas dan 28 8750siswa tidak tuntas dengan nilai rata-rata sebesar 4781 Pada siklus I terdapat 14siswa 4375 yang tuntas dan sebanyak 18 siswa 5625 yang tidak tuntasdan nilai rata-rata kelas adalah 6313 Selain itu diperoleh nilai aktivitas guru padasiklus I sebesar 825 dengan predikat baik dan nilai aktivitas siswa pada siklus Isebesar 825 dengan predikat baik Pada siklus II terjadi peningkatan terdapat 27siswa 8438 yang tuntas dan 5 siswa 15 63 yang tidak tuntas Selanjutnyadiperoleh nilai aktivitas guru pada siklus II sebesar 97 22 dengan predikat baiksekali dan nilai aktivitas siswa pada siklus IIsebesar 95 dengan predikat baiksekaliDengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan modelthink pair and share dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita pendeksiswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia khususnya pada materi menulis ceritapendek siswa di kelas V SDN 064016 bilal ujung semester 2 TP 20142015http://digilib.unimed.ac.id/peningkatan-keterampilan-menulis-ceritapendek-melalui-model-think-pair-and-share-pada-mata-pelajaran-bahasaindonesia-di-kelas-v-sdn-064016-bilal-ujung-kec-medan-timur-ta20142015-36203.htmlWed, 22 Apr 2015 12:37:02 +0700Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Metode Number Heads Together Pada Mata Pelajaran Matematika Di Kelas VI SDN 107398 Sei Rotan TA 20142015Masalah utama dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa yang masih tergolong rendah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Number Heads Together Dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Matematika Materi Luas Bangun Datar Dan Segi Banyak Di Kelas VI SDN 107398 Sei Rotan TA 20142015 Dan tujuan pada penelitianini adalah untuk mengetahui dan menggumpulkan data hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi luas bangun datar dan segi banyak di kelas VI SD Negeri 107398 Sei Rotan TA 20142015 dengan menggunakan metode pembelajaran Number Heads Together Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas PTK Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VI SD Negeri 107398 Sei Rotan TA 20142015 sebanyak 1 kelas dengan 32 siswa yang terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 17 orang siswa perempuan Pelaksanaan tindakan dilakukan selama 2 siklus dan tiap siklus dilakukan 2 kali pertemuan Setiap pertemuan harus melakukan 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi data analisis menggunakan persentase dan analisis kualitatifBerdasarkan analisis data pada tes awal diperoleh secara klasikal 6 orang siswa 1875 dengan nilai rata-rata 4484 Setelah pelaksanaan siklus I diperoleh tingkat peningkatan hasil belajar siswa secara klasikal yaitu 18 orang siswa 5625 dengan nilai rata-rata 6251 Selanjutnya pada siklus II diperoleh tingkat peningkatan hasil belajar siswa yaitu 29 orang siswa 9062 dengan rata-rata 8312Berdasarkan dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran Number Heads Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi Luas Bangun Datar Dan Segi Banyak di kelas VI D SD Negeri 107398 Sei Rotan TA 20142015http://digilib.unimed.ac.id/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-metode-number-heads-together-pada-mata-pelajaran-matematika-di-kelas-vi-sdn-107398-sei-rotan-ta-20142015-36202.htmlWed, 22 Apr 2015 12:29:23 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Index Card Match pada Mata Pelajaran IPS di Kelas IV SD Negeri 101869 Desa Sena TA 20122013Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Sedangkan tujuan penelitian ini ialah untuk membuktikan adanya peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi pokok perkembangan teknologi komunikasi tradisional dan modern di kelas IV SD Negeri 101869 Desa Sena TA 20122013Rumusan masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi pokok perkembangan teknologi komunikasi tradisional dan modern di kelas IV SD Negeri 101869 Desa SenaJenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas PTK yang terdiri atas dua siklus dan empat tahap Setiap siklus terdiri atas perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi Subjek Penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 101869 Desa Sena yang berjumlah 27 orang siswa Objek dalam penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Index Card Match dalam meningkatkan hasil belajar pada materi pokok perkembangan teknologi komunikasi Instrument yang digunakan untuk memperoleh data adalah tes dan lembar pengamatan Tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa sedangkan lembar pengamatan digunakan untuk melihat aktivitas guru dan siswa selama pembelajaran berlangsungHasi penelitian pada tes awal diperoleh data sebanyak 8 orang siswa 296 telah mencapai ketuntasan belajar dan 19 orang siswa 704 belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata kelas sebesar 497 Setelah dilakukan tindakan pada siklus I diperoleh data sebanyak 17 orang siswa 629 telah mencapai ketuntasan belajar dan 10 orang siswa 371 belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata kelas sebesar 672 Sedangkan pada siklus II diperoleh data sebanyak 23 orang siswa 851 telah mencapai ketuntasan belajar dan 4 orang siswa 149 belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata kelas sebesar 8824Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Index Card Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS materi pokok perkembangan teknologi komunikasi tradisional dan modern di kelas IV SD Negeri 101869 Desa Senahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-index-card-match-pada-mata-pelajaran-ips-di-kelas-iv-sd-negeri-101869-desa-sena-ta-20122013-36201.htmlWed, 22 Apr 2015 12:17:28 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning PBL di Kelas IV SD Negeri 106162 Medan Estate TA 20142015Masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika di kelas IV SD Negeri 106162 Medan Estate TA 20142015 Penelitian ini bertujuan Untuk meningkatkan hasil belajar Matematika siswa dengan menggunakan model Pembelajaran Problem Based Learning PBL pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas IV SD Negeri 106162 Medan Estate TA 20142015 Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 106162 Medan Estate yang berjumlah 33 orang siswa Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari II siklussiklus I dan siklus II Sebelum dilakukan tindakan pada siklus I peneliti melakukan pre test untuk mengetahui hasil belajar siswa Penelitian menggunakan desain PTK dengan tindakan pembelajaran model Pembelajaran Problem Based Learning PBLData dikumpulkan dengan menggunakan tes dan observasi Untuk mengetahui perubahan hasil belajar siswa Data dianalisis dengan menggunakan persentase analisis kualitatif Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa pada saat pre test dari 33 orang siswa diperoleh tingkat ketuntasan klasikal sebanyak 9 orang siswa273 mendapat nilai tuntas dengan nilai 65-75dan sebanyak 24 orang siswa 727 mendapat nilai belum tuntas dengan nilai 5-60dengan nilai rata-rata 5155 Pada siklus I terdapat sebanyak 22 orang siswa667 mendapat nilai tuntas dengan nilai 65-90 dan sebanyak 11 orang siswa333 mendapatkan nilai belum tuntas 10-65dengan nilai rata-rata 6445 Pada siklus II di peroleh sebanyak 30 orang siswa 90 mendapatkan nilai tuntas dengan nilai 65-100dan sebanyak 3 orang siswa909 yang tidak tuntas dengan nilai 60 dengan nilai rata-rata 8424 Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Pembelajaran Problem Based Learning PBL dapat Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Bulat di Kelas IV SD Negeri 106162 Medan Estate TA 20142015Oleh karena ituguru sebaiknya menggunakan model pembelajaran Pembelajaran Problem Based Learning PBL dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika khususnya materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat di kelas IVhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-matematika-siswa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-problem-based-learning-pbl-di-kelas-iv-sd-negeri-106162-medan-estate-ta-20142015-36200.htmlWed, 22 Apr 2015 12:11:58 +0700Pengaruh Kreativitas Mengajar Guru Terhadap Produktivitas Mengajar Guru Di Kelas Di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang TA 2014-2015Tujuan dilakukannya penulisan ini adalah untuk Mengetahui pengaruh kreativitas mengajar guru terhadap produktivitas mengajar guru di kelas di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang TA 20142015 Produktivitas mengajar berkenaan dengan kemampuan guru dalam memberdayakan secara bijak sumber-sumber yang digunakan dalam mengajar dan mengatur lingkungan belajar sehingga kegiatan pembelajaran dapat terlaksana efisien dan efektif Melibatkan kreativitas mengajar dalam meningkatkan produktivitas mengajar guru akan berpengaruh positif Penulisan ini adalah penulisan kausal ekspositori dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif Penulisan ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Se Kecamatan Pancu Batu dengan populasi sebanyak 174 orang dan sampel dengan sampel 42 orang 15 Populasi diambil dari 29 sekolahmenjadi 7 Sekolah Dasar Negeri Instrumen yang digunakan dalah kuesioner tertutup dari masing masing variabel dengan skala likert Analisis data yang digunakan adalah normalitas linieritas uji analisis regresi sederhana dan uji keberartian hipotesisBerdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh gambaran produktivitas mengajar guru juga pada kriteria sangat tinggi mean 6523 dan kreativitas mengajar gurupada kriteria sangat tinggi mean 7661 Hasil analisis regresi diperoleh nilai fhitung 50215 Dengan membandingkan nilai ftabel 945 005 408 maka terdapat pengaruh positif Uji hipotesis dengan uji t diperoleh nilai t hitung 7086 dan dibandingkan dengan nilat ttabel 945 005 2021 hipotesis dapat diterima Ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikankreativitas mengajar guruterhadap produktivitas mengajar guru Dengan demikian disimpulkan bahwa kreativitas mengajar guru mempengaruhi produktivitas mengajar guruhttp://digilib.unimed.ac.id/pengaruh-kreativitas-mengajar-guru-terhadap-produktivitas-mengajar-guru-di-kelas-di-kecamatan-pancur-batu-kabupaten--deli-serdang-ta-20142015-36199.htmlWed, 22 Apr 2015 12:02:46 +0700Penerapan Model Pembelajaran Teams Games Tournament Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPS Kelas IV SD Negeri 163085 Tebing TinggiPenelitian ini berangkat dari rumusan masalah yaitu apakah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kompetensi dasar mengenal perkembangan teknologi produksi komunikasi dan transportasi serta pengalaman menggunakannya di kelas IV SD Negeri 163085 Tebing Tinggi Sehingga perlu dilakukan pembaharuan dalam peningkatan kreativitas mengajar guru dalam pengelolaan proses pembelajaran IPS di sekolah dasar sebagai respon rendahnya hasil belajar dalam mata pelajaran IPS pada materi pokok perkembangan teknologi komunikasiPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran teams games tournament TGT pada materi pokok perkembangan teknologi komunikasi Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 163085 Tebing Tinggi Tahun ajaran 20142015 yang berjumlah 38 orangPenelitian ini dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang terdiri dari dua kali pertemuan dan satu kali post-test Alat pengumpulan data pada penelitian ini adalah post-test pada akhir siklus lembar observasi siswa dan lembar observasi guru Hasil belajar siswa sebelum tindakan dikategorikan sangat rendah dengan persentase hasil belajar klasikal adalah 187 pada pre test Post-test siklus I dikategorikan sedang dengan persentase sebesar 421 sedangkan pada post-test siklus II sebesar 895 dengan kategori sangat tinggi Rata-rata hasil observasi siswa aspek afektif dan psikomotor pada siklus I sebesar 3685 dengan kategori tidak partisipatif dan pada siklus II sebesar 865 dengan kategori sangat partisipatif Rata rata hasil observasi guru siklus I sebesar 8035 dengan kategori partisipatif dan pada siklus II rata-rata hasil observasi guru sebesar 92 dengan kategori sangat partisipatifDari penjelasan tersebutmenunjukkan bahwa melalui penggunaan model pembelajaran teams games tournament TGTdapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Negeri 163085 Tebing Tinggihttp://digilib.unimed.ac.id/penerapan-model-pembelajaran-teams-games-tournament-untuk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-mata-pelajaran-ips-kelas-iv-sd-negeri-163085-tebing-tinggi-36198.htmlWed, 22 Apr 2015 11:55:24 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Pendekatan Saintifik pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas VI SD Negeri 064976 Medan Tembung TA 20142015Adapun masalah-masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika masih rendah metode pembelajaran yang diterapkan guru masih dominan menggunakan metode ceramah siswa kurang berpartisipasi dalam mengamati suatu masalah sedikit siswa yang berani mengajukan pertanyaan menjawab pertanyaan memberi pendapat dan guru kurang menggunakan media pembelajaran Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekataan saintifik dalam materi pokok operasi hitung pecahan pada mata pelajaran Matematika di kelas VI SD Negeri 064976 Medan Tembung TA 20142015Maka untuk mencapai tujuan dari penelitian tersebut peneliti menggunakan pendekatan saintifik Pembelajaran dengan pendekatan saintifik terdiri dari beberapa langkah a mengamati b menanya c mengumpulkan informasi d menalar e mencoba dan f mengkomunikasikanSubjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 064976 Medan Tembung TA 20142015 dengan jumlah 30 siswa yang terdiri dari 18 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki Sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi pokok operasi hitung pecahan dengan menggunakan pendekataan saintifik Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK dengan alat pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi untuk guru dan untuk siswa Penelitian ini dilakukan melalui 2 siklus yang terdiri dari 4 kali pertemuanHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan pembelajaran dengan pendekataan saintifik dapat meningkatkan hasil belajar siswa Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata siswa pada saat tes awal pre test sebelum diberikan tindakan sebesar 5473 dan siswa yang tuntas hanya 10 orang dengan ketuntasan belajar secara klasikal 3333 dan dinyatakan belum tuntas Pada siklus I nilai rata-rata meningkat menjadi 6273 dan siswa yang tuntas 16 siswa dengan tingkat ketuntasan belajar klasikal 5333 Pada siklus II nilai rata-rata kelas lebih meningkat menjadi 7663 dan siswa yang tuntas belajar sebanyak 28 siswa dengan tingkat ketuntasan belajar klasikal sebesar 9333 Sedangkan penilaian sikap afektif pada siklus I adalah 245 Cukup tetapi setelah dilakukannya perbaikan pada siklus II menjadi 319 Sangat Baik Penilaian keterampilan psikomotor pada siklus I adalah 248 Cukup tetapi setelah dilakukannya perbaikan pada siklus II menjadi 326 Sangat Baik Selain itu siklus I kemampuan guru menggunakan pendekatan saintifik tergolong baik pertemuan I 283 dan pertemuan II 300 tetapi terjadi peningkatan pada siklus II kemampuan guru menjadi sangat baik pertemuan I 367 dan pertemuan II 383Maka kesimpulannya adalah pembelajaran dengan pendekataan saintifik merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang mampu melatih siswa untuk berfikir tingkat tinggi aktif kreatif dan mampu dengan mudah menyerap mata pelajaran yang disajikan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-menggunakan-pendekatan-saintifik-pada-mata-pelajaran-matematika-di-kelas-vi-sd-negeri-064976-medan-tembung-ta-20142015-36197.htmlWed, 22 Apr 2015 11:43:30 +0700Penerapan Metode Penemuan Discovery Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPS Di Kelas IV SDN 101837 Sukamakmur TA 20142015Masalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa dalam pelajaran IPS sangat rendah Hal ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konvensional berpusat pada guru sehingga keaktifan siswa dalam belajar masih kurang siswa kurang mengetahui kegunaan dari materi pembelajaran dan mengangkap IPS sebagai pelajaran yang membosankan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan metode penemuan discovery pada pembelajaran IPS dengan materi pokok pengaruh kondisi alam terhadap kegiatan ekonomi Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus yang pada setiap siklusnya terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas IV di SDN 101837 Sukamakmur Tahun Ajaran 20142015 yang berjumlah 31 siswa terdiri dari 18 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan Objek penelitian ini adalah metode penemuan discovery untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi pokok pengaruh kondisi alam terhadap kegiatan ekonomiHasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dari ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada tes awal sebesar 3548 atau sebesar 11 orang siswa mendapatkan nilai dalam kategori tuntas dengan nilai rata-rata kelas sebesar 6435 Setelah dilaksanakan siklus I diperoleh peningkatan ketuntasan klasikal menjadi 5806 atau sama dengan 18 orang siswa mendapatkan nilai dalam kategori tuntas dengan nilai rata-rata kelas sebesar 7371 Selanjutnya pada siklus II diperoleh peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 871 atau 27 orang siswa termasuk ke dalam kategori tuntas dan nilai rata-rata kelas sebesar 8306Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode penemuan discovery dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS materi pengaruh kondisi alam terhadap kegiatan ekonomi di SDN 101837 Sukamakmurhttp://digilib.unimed.ac.id/penerapan-metode-penemuan-discovery-untuk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dalam-pembelajaran-ips-di-kelas-iv-sdn-101837-sukamakmur-ta-20142015-36196.htmlWed, 22 Apr 2015 11:32:16 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPS Dengan Menggunakan Metode Proyek Di Kelas IV SD 033927 Lae Meang Dairi TA 20142015Masalah yang dihadapi dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar IPS siswa pada materi Koperasi Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Masalah Sosial dengan menggunakan metode proyek kelas IV SD 033927 Lae Meang Dairi T A 20142015Penelitian ini menggunakan desain PTK dengan tindakan pembelajaran metode proyek subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD 033927 Lae Meang Dairi TA 20142015 yang berjumlah 40 orang Data dikumpulkan dengan menggunakan tes dan observasi Penelitian ini dilaksanakan dua siklus yakni siklus I dan siklus IISetiaap Siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan observasi Soal yang diberikan 3 kali yaitu tes awal siklus I siklus II sedangkan observasi meliputi aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran Dimana nilai standar ketuntasan belajarnya adalah 65 Apabila nilai siswa kurang dari 65 maka siswa dikatakan belum tuntas Pada saat dilaksanakan Pre Test dapat diketahui bahwa dari 40 orang siswa sebanyak 8 siswa 20 tuntas dan sebanyak 32 orang siswa 80 tidak tuntas Siklus I dapat diketahui bahwa dari 40 orang siswa sebanyak 26 orang siswa 65 yang mendapat hasil belajar tuntas dan sebanyak 14 orang siswa 35 yang masuk dalam kategori tidak tuntas dengan rata-rata kelas sebesar 65 Jika dibandingkan dengan nilai tes awal maka telah terjadi peningkatan hasil belajar siswa Berdasarkan tes Siklus II dapat diketahui sebanyak 33 orang siswa 825 yang tuntas dalam belajar dan sebanyak 7 orang siswa 175 yang tidak tuntas dalam belajar dengan nilai rata-rata kelas sebesar 77 Setelah dilakukan pembelajaran dan tes pada Siklus II diperoleh peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dan sekaligus menandakan bahwa tidak perlu lagi diadakan Siklus berikutnyaDapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan dengan menggunakan metode proyek dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi pokok koperasi dalam perekonomian Indonesia di kelas IV SD 033927 Lae Meang Dairi TA 20142015 Dapat diterimahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-pelajaran-ips-dengan-menggunakan-metode-proyek-di-kelas-iv-sd-033927-lae-meang-dairi-ta-20142015-36195.htmlWed, 22 Apr 2015 11:21:29 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Think Pair Share dalam Mata Pelajaran IPS Kelas V SDN 060954 Marelan TA 2014-2015Masalah dalam penelitian ini adalah 1 rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dalam mata pelajaran IPS materi persiapan kemerdekaan IndonesiaJenis penelitian ini adalah PTK Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 060954 Marelan TA 2014-2015 yang berjumlah 30 orang Penelitian ini menggunakan desain PTK yang terdiri dari II siklus Setiap tahap terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan refleksi Alat yang digunakan untuk pengumpulan data adalah tes dan observasi Kriteria presentase ketuntasan hasil belajar siswa adalah 80Hasil nilai belajar siswa pada pre test sebelum dilakukannya tindakan kelas adalah 133 4 orang yang mengalami ketuntasan Setelah dilakukannya tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Shrare pada siklus I naik menjadi 5333 16 orang yang mengalami ketuntasan Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan yang sangat tinggi yaitu 90 27 orang yang mengalami ketuntasan Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran IPS dengan materi persiapan kemerdekaan Indonesia kelas V SDN 060954 Marelan TA 2014-2015http://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-think-pair-share-dalam-mata-pelajaran-ips-kelas-v-sdn-060954-marelan-ta-20142015-36194.htmlWed, 22 Apr 2015 11:02:19 +0700Peningkatan Keterampilan Bertanya Siswa Dengan Menggunakan Metode Plantet Question Pada Tema Keperluan Sehari-Hari Di Kelas III SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015Adapun masalah-masalah yang ditemukan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan bertanya siswa disebabkan siswa pasif di dalam kelas merasa bosan saat belajar terlihat dari kurangnya minat dan perhatian siswa terhadap guru pada saat pembelajaran berlangsung Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas III SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015 pada pelajaran tematik tema keperluan sehari-hari Maka untuk mencapai tujuan dari penelitian ini peneliti menggunakan metode pembelajaran Plantet Question Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 101766 Bandar Setia pada siswa kelas III dengan jumlah siswa 30 orang dengan jumlah murid perempuan sebanyak 17 dan siswa laki-laki 13 orang Penelitian ini dilakukan melalui 2 siklus yang terdiri dari 4 kali pertemuan Dimana setiap pertemuan terdiri dari kegiatan perencanaan tindakan observasi dan refleksiHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode plantet question dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas III SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015 Dengan diperoleh data observasi awal siklus I dengan nilai rata-rata 46 dan 57 pada siklus I pertemuan I tidak ada siswa tergolong sangat terampil 0 5 siswa 17 terampil 15 siswa 50 cukup terampil dan 10 siswa 33 kurang terampil Pada siklus I pertemuan II belum ada siswa dalam kategori kategori sangat terampil 0 12 siswa 40 terampil 14 siswa 47 cukup terampil dan 4 siswa 13 kurang terampil Pada siklus II nilai rata-rata siswa 67 dan 80 Pada data siklus II pertemuan I sebanyak 4 siswa 13 dalam kategori sangat terampil 17 siswa 57 terampil 8 siswa 27 cukup terampil dan 1 siswa 3 kurang terampil Pada siklus II pertemua II sebanyak 21 siswa 70 sangat terampil 8 siswa 27 terampil 1 siswa 3 cukup terampil dan tidak terdapat lagi siswa yang kurang terampil dalam bertanya 0 Hasil pengamatan yang dilakukan terhadap guru dalam proses pembelajaran pada siklus I diperoleh nilai 24 dan 27 dengan kategori cukup baik Sedangkan pada siklus II diperoleh nilai 34 dan 38 dengan kategori sangat baik Maka kesimpulannya adalah dengan menggunakan metode Plantet Question dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas III SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015 Metode pembelajaran Plantet Question dapat melatih siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran Meskipun pertanyaan sengaja dibuat guru rekayasa dapat menambah pengetahuan siswahttp://digilib.unimed.ac.id/peningkatan-keterampilan-bertanya-siswa-dengan-menggunakan-metode-plantet-question-pada-tema-keperluan-seharihari--di-kelas-iii-sd-negeri-101766-bandar-setia-tahun-ajaran-20142015-36193.htmlWed, 22 Apr 2015 10:47:43 +0700Peningkatan Keterampilan Bertanya Siswa Dengan Menggunakan Metode Plantet Question Pada Tema Keperluan Sehari-Hari Di Kelas III SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015Adapun masalah-masalah yang ditemukan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan bertanya siswa disebabkan siswa pasif di dalam kelas merasa bosan saat belajar terlihat dari kurangnya minat dan perhatian siswa terhadap guru pada saat pembelajaran berlangsung Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas III SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015 pada pelajaran tematik tema keperluan sehari-hari Maka untuk mencapai tujuan dari penelitian ini peneliti menggunakan metode pembelajaran Plantet Question Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 101766 Bandar Setia pada siswa kelas III dengan jumlah siswa 30 orang dengan jumlah murid perempuan sebanyak 17 dan siswa laki-laki 13 orang Penelitian ini dilakukan melalui 2 siklus yang terdiri dari 4 kali pertemuan Dimana setiap pertemuan terdiri dari kegiatan perencanaan tindakan observasi dan refleksiHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan metode plantet question dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas III SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015 Dengan diperoleh data observasi awal siklus I dengan nilai rata-rata 46 dan 57 pada siklus I pertemuan I tidak ada siswa tergolong sangat terampil 0 5 siswa 17 terampil 15 siswa 50 cukup terampil dan 10 siswa 33 kurang terampil Pada siklus I pertemuan II belum ada siswa dalam kategori kategori sangat terampil 0 12 siswa 40 terampil 14 siswa 47 cukup terampil dan 4 siswa 13 kurang terampil Pada siklus II nilai rata-rata siswa 67 dan 80 Pada data siklus II pertemuan I sebanyak 4 siswa 13 dalam kategori sangat terampil 17 siswa 57 terampil 8 siswa 27 cukup terampil dan 1 siswa 3 kurang terampil Pada siklus II pertemua II sebanyak 21 siswa 70 sangat terampil 8 siswa 27 terampil 1 siswa 3 cukup terampil dan tidak terdapat lagi siswa yang kurang terampil dalam bertanya 0 Hasil pengamatan yang dilakukan terhadap guru dalam proses pembelajaran pada siklus I diperoleh nilai 24 dan 27 dengan kategori cukup baik Sedangkan pada siklus II diperoleh nilai 34 dan 38 dengan kategori sangat baik Maka kesimpulannya adalah dengan menggunakan metode Plantet Question dapat meningkatkan keterampilan bertanya siswa kelas III SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015 Metode pembelajaran Plantet Question dapat melatih siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran Meskipun pertanyaan sengaja dibuat guru rekayasa dapat menambah pengetahuan siswahttp://digilib.unimed.ac.id/peningkatan-keterampilan-bertanya-siswa-dengan-menggunakan-metode-plantet-question-pada-tema-keperluan-seharihari--di-kelas-iii-sd-negeri-101766-bandar-setia-tahun-ajaran-20142015-36192.htmlWed, 22 Apr 2015 10:44:35 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Examples Non Examples di Kelas IV SDN 101883 Tanjung Morawa TA 20142015Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Tujuan penelitian ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran Examples Non Examples dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi masalah sosial Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 101883 Tanjung Morawa yang beralamat di Pasar XIII Desa Limau Manis Tanjung MorawaJenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK yang terdiri dari dua siklus yaitu Siklus I dan Siklus II Dalam penelitian ini terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan observasi refleksi Subjek penelitian adalah seluruh siswa di kelas IVB yang berjumlah 30 orang Sedangkan objek penelitian adalah hasil belajar siswa pada materi masalah sosial Alat pengumpuan data yang digunakan adalah observasi dan tesBerdasarkan penelitian yang dilaksanakan diperoleh peningkatan hasil belajar di mana sebelum dilaksanakan siklus I dilakukan pre test untuk mengetahui letak kesulitan pada materi masalah sosial Hasil penelitian pada pre test rata-rata kelas yang diperoleh siswa sebanyak 5366 dari 30 siswa bahwa 4 siswa 1333 tuntas dan 26 siswa 8667 siswa tidak tuntas Pada siklus I rata-rata kelas meningkat yaitu menjadi 6833 di mana 18 siswa lulus 60 dan 12 siswa 40 tidak lulus Maka dilaksanakan siklus II dan hasilnya mengalami peningkatan yaitu nilai rata-rata menjadi 7816 di mana 28 siswa 9333 tuntas dan 2 siswa 667 tidak tuntas Dari peningkatan ketuntasan klasikal yang diperoleh siswa dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Examples Non Examples dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS materi maslaah sosial di kelas IV SD Negeri 101883 Tanjung Morawahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-mata-pelajaran-ips-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-examples-non-examples--di-kelas-iv-sdn-101883-tanjung-morawa-ta-20142015-36191.htmlWed, 22 Apr 2015 10:23:15 +0700Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Siswa Kelas IV Pada Tema Pahlawanku Di SDN 050664 Lubuk Dalam TA 20142015Masalah penelitian ini adalah rendahnya keterampilan sosial siswa dikelas IV Dari hasil observasi ditemukan bahwa masih banyak siswa yang kurang mampu melakukan kegiatan komunikasi bekerjasama dengan teman sebaya kurang memberikan umpan balik baik dalam kritik jawaban ataupun saran dalam menyelesaikan tugas ataupun masalah yang terdapat didalam kelas dan dalam pelaksanaan pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk menngkatkan keterampilan sosial siswa dengan menerapkan model Problem Based Learning dan mengetahui keterlibatan siswa dalam belajar secara berkelompok atau berdiskusi dengan menggunakan model Problem Based Learning yang diterapkanPenelitian ini dilakukan di SD Negeri 050664 Lubuk Dalam Kecamatan Stabat Jenis penelitian yang dilakukan yaitiu Penelitian Tindakan Kelas Action Research Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 29 siswa pada semester II yang terdiri dari 17 orang laki-laki dan 12 orang perempuan Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklusdimana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi Tehnik pengumpuilan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar obsevasi Penelitian Tindakan Kelas ini menerapkan model Problem Based Learning untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas IV SD Negeri No 050664 Lubuk Dalam Kecamatan Stabat Kabupaten langkatHasil penelitian diperoleh bahwa 1 Pada lembar observasi tahap awal diperoleh presentase rata-rata sebesar 5984 dimana secara klasikal dari 29 orang siswa hanya 3 orang siswa dengan kriteria terampil 1034 dan 26 orang siswa kurang terampil 8966 Pada siklus I terjadi peningkatan dimana presentase rata-rata sebesar 7371 dan secara klasikal terdapat 13 orang siswa 5517 dengan kriteria terampil dan 16 orang siswa 4483 kurang terampil Sedangkan pada siklus II presentase rata-rata sebesar 8010 dimana terdapat 24 orang siswa 8275 dengan kriteria terampil dan 5 orang siswa 1725 pada kriteria kurang terampilDengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima yaitu dengan menggunakan model Problem Based Learning dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa kelas IV pada Tema Pahlawanku Subtema Perjuangan Para Pahlawan dengan Kompetensi Dasar yaitu memahami arti bersatu dalam keberagaman dirumah sekolah dan masyarakat di SD Negeri No050664 Lubuk Dalam dapat meningkathttp://digilib.unimed.ac.id/penerapan-model-problem-based-learning-untuk-meningkatkan-keterampilan-sosial-siswa-kelas-iv-pada-tema-pahlawanku-di-sdn-050664-lubuk-dalam-ta-20142015-36190.htmlWed, 22 Apr 2015 10:13:37 +0700Peningkatan Kemampuan Membaca Intensif Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Somatis Auditory Visual and Intellectual SAVI Pada Tema Pertanian Di Kelas III SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan TA 2014-2015Adapun masalah-masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu Rendahnya kemampuan membaca siswa kegiatan membaca siswa hanya dilakukan ketika mereka ingin mambaca saja atau karena terpaksa kurangnya pemahaman siswa terhadap apa yang ia baca dan rendahnya kemampuan guru dalam menemukan bahan bacaan yang menarik Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa pada tema pertanian di kelas III Maka untuk mencapai tujuan dari penelitian tersebut peneliti menggunakan model pembelajaran Somatis Auditory Visual and Intelectual SAVIJenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan dengan jumlah siswa 28 orang Penelitian ini dilakukan selama 2 siklus Dimana setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan tindakan pengamatan dan refleksi Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi Analisis data menggunakan data kualitatifHasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Somatis Auditory Visual and Intelectual SAVI dapat meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa pada tema pertanian di kelas III SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan TA 20142015 Dengan diperoleh data pada tahap pre tes kemampuan membaca intensif siswa masih rendah siswa yang berhasil mencapai ketuntasan hanya 6 orang atau sebesar 2142 dari 28 siswa Setelah itu dilakukan tindakan pada siklus I dan tindakan yang dilakukan mengalami peningkatan siswa yang tuntas dalam belajar bertambah menjadi 19 siswa atau sebesar 6786 Peningkatan yang terjadi dari pre tes ke siklus I sebesar 4642 Karena hasil dari siklus I belum optimal maka penelitian dilanjutkan ke siklus II Pada siklus II juga terjadi peningkatan Siswa yang tuntas dalam belajar bertambah menjadi 25 siswa atau sebesar 8929 Peningkatan yang tejadi pada siklus I ke siklus II sebesar 2142 Kemampuan guru dalam melaksanakan tindakan pada siklus I pertemuan I memperoleh nilai 38 termasuk pada kategori kurang pertemuan II memperoleh nilai 59 termasuk kategori cukup Sedangkan pada siklus II pertemuan I kemampuan guru meningkat dengan perolehan nilai 78 termasuk kategori baik kemampuan semakin meningkat menjadi kategori sangat baik dengan perolehan nilai mencapai 91Maka kesimpulannya adalah dengan menggunakan model pembelajaran Somatis Auditory Visual and Intelectual SAVI dapat meningkatkan kemampuan membaca intensif siswa pada tema pertanian di kelas III SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan TA 20142015 Model pembelajaran Somatis Auditory Visual and Intelectual SAVI dapat membuat siswa menjadi aktif dan mampu meningkatkan kemampuan membacanya dalam berbagai bahan bacaan yang bervariasihttp://digilib.unimed.ac.id/peningkatan-kemampuan-membaca-intensif-siswa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-somatis-auditory-visual-and-intellectual-savi-pada-tema-pertanian--di-kelas-iii-sd-negeri-107402-saentis--kec-percut-sei-tuan-ta-20142015-36189.htmlTue, 21 Apr 2015 17:29:55 +0700Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Team Games Tournament TGT Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Negeri 050701 Secanggang TA 20142015Penelitian ini dilakukan berdasarkan dari rendahnya motivasi belajar siswa di kelas V SD Negeri 050701 Secanggang pada mata pelajaran IPA Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan penggunaan model Team Games Tournament TGT dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran IPA pokok bahasan pembentukan tanah di kelas V SD Negeri 050701 Secanggang Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model Team Games Tournament TGT pada mata pelajaran IPA pokok bahasan pembentukan tanahJenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK yang dilakukan dengan menggunakan 2 siklus Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Secanggang sebanyak 34 orang siswa yang terdiri dari 22 orang siswa perempuan dan 12 orang siswa lak- laki Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan observasi Teknik analisa data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dengan menguraikan persentase- persentase pada setiap siklusBerdasarkan analisis data pada kondisi awal diperoleh hasil angket siswa sebanyak 6 siswa 17 yang sangat termotivasi dan 28 siswa 83 yang belum termotivasi Pada Setelah Siklus II sebanyak 31 siswa 91 sangat termotivasi dan 3 siswa 9 telah termotivasi pada pelajaran IPA Pada Siklus I sebanyak 19 siswa 56 telah termotivasi 13 siswa 38 yang cukup termotivasi 2 siswa 6 belum termotivasi serta secara klasikal motivasi siswa mencapai 56 dan tergolong cukup termotivasi Pada Siklus II terdapat 29 siswa 85 tergolong sangat termotivasi sebanyak 3 siswa 9 telah termotivasi dan 2 siswa 6 cukup termotivasi pada pelajaran IPA serta secara klasikal motivasi siswa mencapai 94 dan tergolong sangat termotivasi mengikut pelajaran IPA Pada Siklus I diperoleh nilai observasi guru ketika mengajar yaitu 7166 dengan criteria baik dan pada Siklus II diperoleh nilai observasi guru ketika mengajar yaitu 8833 dengan criteria sangat baikDengan demikian berdasarkan hasil penelitian tersebut maka penggunaan model Team Games Tournament TGT dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran IPA pokok bahasan pembentukan tanah di kelas V SD Negeri 050701 Secanggang TA 20132014http://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-team-games-tournament-tgt-pada-mata-pelajaran-ipa-kelas-v-sd-negeri-050701-secanggang-ta-20142015-36188.htmlTue, 21 Apr 2015 17:26:02 +0700Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sains dengan Menggunakan Metode Problem Solving di Kelas V SD Negeri 060895 Padang Bulan Medan TA 20132014Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya aktivitas atau keterlibatan siswa secara aktif dalam belajar sains Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode problem solving dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar sains pada materi pokok alat pernapasan manusia di kelas V SD Negeri 060895 Padang Bulan Medan Tahun Ajaran 20132014Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas PTK Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 060895 Padang Bulan Medan tahun ajaran 20132014 sebanyak 32 siswa Penelitian dilakukan selama 2 siklus Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi kegiatan guru dan aktivitas siswa Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif Hasil penelitian menujukkan bahwa pada pertemuan pertama siklus I diperoleh rata-rata persentase aktivitas belajar siswa sebesar 551 cukup aktif dan jumlah siswa yang dinyatakan aktif belajar sebanyak 19 siswa 594 Pada pertemuan kedua siklus I diperoleh rata-rata persentase aktivitas belajar siswa sebesar 605 cukup aktif dan jumlah siswa yang dinyatakan aktif belajar sebanyak 20 siswa 625 Setelah dilakukan perbaikan pada siklus II aktivitas belajar sains siswa pada pertemuan pertama siklus II mengalami peningkatan dengan rata-rata persentase aktivitas sebesar 719 aktif dan jumlah siswa yang dinyatakan aktif belajar sebanyak 28 siswa 875 Pada pertemuan kedua siklus II aktivitas belajar siswa kembali meningkat dengan rata-rata persentase sebesar 786 aktif dan jumlah siswa yang dinyatakan aktif belajar sebanyak 29 siswa 906 Berdasarkan rata-rata persentase menunjukkan terjadi peningkatan sebesar 181 dari siklus I ke siklus II dan jumlah siswa yang dinyatakan aktif belajar terjadi peningkatan sebesar 281 dari siklus I ke siklus IIDengan demikian dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode problem solving terbukti dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar sains pada materi pokok alat pernapasan manusia di kelas V SD Negeri 060895 Padang Bulan Medan Tahun Ajaran 20132014 Sebagai tindak lanjut disarankan kepada guru untuk dapat menggunakan metode problem solving dalam upaya meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar sainshttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-aktivitas-belajar-siswa-pada-mata-pelajaran-sains-dengan-menggunakan-metode-problem-solving-di-kelas-v-sd-negeri-060895-padang-bulan-medan-ta-20132014-36187.htmlTue, 21 Apr 2015 17:20:33 +0700Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Course Review Horay CRH Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Taman Pendidikan Islam TPI Amplas TA 20142015Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan metode course review horay dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi cahaya dan sifat-sifatnya kelas V SD TPI Amplas dengan menggunakan metode Course Review Horay CRH TA 20142015 Adapun defenisi operasional variabel dalam penelitian ini yaitu aktivitas belajar merupakan segala kegiatan yang dilakukan oleh siswa khususnya pada pembelajaran IPA materi cahaya dan sifat-sifatnya yang termasuk di dalamnya adalah aktivitas membangun pengetahuan konseptual aktivitas membangun pengetahuan procedural dan aktivitas membangun pengetahuan ekspresi Metode course review horay merupakan suatu metode pembelajaran dengan pengujian pemahaman siswa dimana guru memberikan informasi kompetensi menyajikan materi melakukan tanya jawab untuk pemantapan siswa atau kelompok menuliskan nomor sembarang dan dimasukkan ke dalam kotak guru membacakan soal yang nomornya dipilih acak siswa yang punya nomor sama dengan nomor soal yang sibacakan guru berhak menjawab jika jawaban benar diberi skor dan siswa menyambutnya dengan yel hore atau yang lainnya pemberian reward penyimpulan dan evaluasi refleksiPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD TPI Amplas yang berjumlah 25 orang 13 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan Alat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi Adapun yang dianalisis dalam lembar observasi adalah aktivitas siswa dan guru selama proses pembelajaran berlangsungSebelum melaksanakan penelitian peneliti melakukan observasi di kelas V-C Rata-rata kelas pada hasil observasi prasiklus adalah 12 dari 25 siswa Setelah dilaksanakan siklus I dengan menerapkan metode course review horay CRH nilai rata-rata kelas menjadi 20 dari 25 siswa dan aktivitas guru melaksanakan pembelajaran memperoleh hasil 3 dan tergolong cukup baikDari siklus I terdapat 4 siswa 16 yang tergolong rendah 16 siswa 64 yang tergolong sedang 5 siswa 20 yang tergolong tinggi Namun karena siklus I belum menunjukkan peningkatan manka dilakukan siklus II Pada siklus II rata-rata kelasnya menjadi 84 dari 25 siswa dan aktivitas guru melaksanakan pembelajaran memperoleh hasil 4 dan sudah tergolong baik Dari jumlah 5 siswa 4 siswa 16 tergolong sedang 15 siswa 60 tergolong tinggi dan 6 siswa 24 tergolong sangat tinggi Dengan demikian terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan metode course review horay pada mata pelajaran IPA kelas V SD TPI Medan TA 20142015http://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-aktivitas-belajar-siswa-dengan-menggunakan-metode-course-review-horay-crh-pada-mata-pelajaran-ipa-kelas-v-sd-taman-pendidikan-islam-tpi-amplas-ta-20142015-36186.htmlTue, 21 Apr 2015 17:15:52 +0700Meningkatkan Minat Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Inside-Outside Circle pada mata pelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri No 064972 Medan TA 20142015Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan observasi minat belajar Angket digunakan untuk mengetahui sejauh mana minat belajar siswa terhadap belajar IPA Observasi digunakan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Inside-Outside Circle dalam upaya meningkatkan minat belajar Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri No 064972 MedanPenelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II masing masing terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan observasi evaluasi dan refleksi Satu siklus terdiri dari 2 kali pertemuan Sebelum dilakukan siklus I hasil pemberian angket minat belajar awal siswa kepada 36 siswa adalah 5878 Pada kegiatan belajar pertemuan I di Siklus I minat siswa tergolong rendah dengan hasil lembar observasi siswa 5556 Berdasarkan observasi ditemukan 26 siswa 7222 yang minat belajarnya rendah 10 siswa 5833 yang minat belajarnya sedang Pada kegiatan belajar pertemuan II di Siklus I minat siswa tergolong sedang dengan hasil lembar observasi siswa 6276 Berdasarkan observasi ditemukan 11 siswa 3056 yang minat belajarnya rendah 21 siswa 5833 yang minat belajarnya sedang dan 4 siswa 1111 yang minat belajarnya cukup artinya di siklus II perlu diberikan perbaikanPada kegiatan belajar pertemuan I di Siklus II minat siswa tergolong Cukup dengan hasil lembar observasi siswa 7604 Berdasarkan observasi ditemukan 33 siswa 9167 yang minat belajarnya cukup 3 siswa 833 yang minat belajarnya tinggi Pada kegiatan belajar pertemuan II di Siklus II minat siswa sudah tergolong tinggi dengan hasil lembar observasi siswa 8550 Berdasarkan observasi ditemukan 2 siswa 555 yang minat belajarnya cukup 32 siswa 5833 yang minat belajarnya tinggi dan 2 siswa 555 yang minat belajarnya sangat tinggi artinya sudah sesuai dengan yang diharapkan maka pemberian tindakan dapat dihentikanDari analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunaan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Inside-Outside Circle pada pelajaran IPA materi Makhluk Hidup dan Lingkungannya di Kelas IV SD Negeri No 064972 Medan dapat meningkatkan minat belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-minat-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-kooperatif-tipe-insideoutside-circle-pada-mata-pelajaran-ipa-di-kelas-iv-sd-negeri-no-064972-medan-ta-20142015-36185.htmlTue, 21 Apr 2015 17:11:37 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Scramble Di Kelas V SD Negeri 101766 Bandar Setia TA 20142015IPA sering dianggap pelajaran yang membosankan dan menjenuhkan dalam proses pembelajaran sehingga banyak siswa yang belum memahami materi pelajaran dengan baik serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA sangat rendah Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi pokok cahaya dan sifat-sifatnya dengan menggunakan model pembelajaran scramble di kelas V Bandar SetiaPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas PTK Subjek dalam penelitian ini siswa kelas V SD Negeri 101766 Bandar Setia tahun ajaran 20142015 sebanyak 1 kelas yaitu 30 orang siswa yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan Pelaksanaan tindakan dilakukan selama 2 siklus dimana setiap siklus dilakukan ada 4 kali pertemuan Dalam setiap siklus dilakukan 4 tahap yaitu Perencanaan Pelaksanaan Pengamatan dan refleksi Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu hasil tes dan lembar observasiHasil penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Scramble pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 101766 Bandar Setia menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang berjumlah 30 orang siswa Dari hasil pre test diperoleh siswa yang tuntas belajar sebanyak 7 orang 233 yang tidak tuntas sebanyak 23 orang 76 dengan nilai rata-rata kelas 5133 Setelah dilaksanakan siklus I diperoleh siswa yang tuntas belajar 24 orang siswa 81 yang tidak tuntas 6 orang siswa 20 dengan nilai rata-rata kelas 7466 Melihat dari hasil perolehan nilai pada siklus I maka perlu dilakukan tindak lanjut pada pada siklus II diperoleh siswa yang tuntas belajar 28 orang siswa 933 yang tidak tuntas sebanyak 2 orang siswa 66 dengan nilai rata-rata kelas 8766 Peningkatan hasil belajar dari keadaan awal pre tes ke seiklus I sebesar 5667 dan dari siklus I ke siklus II sebesar 133 Hasil observasi guru diperoleh pada siklus I pertemuan pertama dengan menggunakan model pembelajaran scramble rata-rata 7187 tergolong tinggi tindakan siklus II pertemuan kedua diperoleh rata-rata nilai 9063 tergolong sangat tinggi Dari tindakan dan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran scramble pada pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015http://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-mata-pelajaran-ipa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-scramble-di-kelas-v-sd-negeri-101766-bandar-setia-ta-20142015-36184.htmlTue, 21 Apr 2015 17:07:11 +0700Meningkatkan Hasil Belajar IPA dengan Menggunakan Metode NHT Pada Siswa Kelas IV SDN 050633 Mojosari Kec Kuala Kab Langkat TA 2013 2014Masalah yang dihadapi dalam penelitian ini adalah masalah rendahnya hasil belajar IPA siswa pada materi Perubahan Bentuk Benda di kelas IV SD Negeri 050633 MojosariPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan metode NHT Number Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soalHipotesis yangn diajukan pada penelitian ini adalah Hasil belajar siswa pada materi pokok perubahan bentuk benda akan meningkat Jika metode NHT diimplementasikan dengan benar pada siswa kelas IV SD Negeri 050633 Mojosari TA 20132014Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 050633 Mojosaridengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan KelasSubjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjunlah 28 siswa 12 laki-laki dan 16 perempuan sedangkan objek dalam penelian ini adalah model metode NHT Number Head Together Dan alat yang digunakan untuk mengumpul data adalah tes tertulis dalam bentuk isian dan lembar observasiBerdasarkan tes awal pre test yang dilakukan terhadap 28 siswa terhadap 21 siswa 75 yang mendapat hasil belajar rendah belum tuntas dan sebanyak 7 25 yang termasuk dalam katagori tuntasKemudian pada siklus I terdapat 15 orang siswa 5357 yang termasuk dalam katagori tuntas dan sebanyak 13 orang siswa 4643 termasuk dalam katagori rendah belum tuntasBerdasarkan hasil penelitian mulai dari pre testpost test siklus I dan post test siklus II sudah terjadi peningkatan yang signifikan Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode NHT Number Head Together dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi pokok Perubahan Bentuk Benda di SD Negeri 050633 Mojosari TA 2013 2014http://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-ipa-dengan-menggunakan-metode-nht-pada-siswa-kelas-iv-sdn-050633-mojosari-kec-kuala-kab-langkat-ta-2013--2014-36183.htmlTue, 21 Apr 2015 17:03:31 +0700Meningkatkan Kreativitas Siswa Melalui Model Pembelajaran Index card Match Pada pelajaran IPA di Kelas IV SDN 106836 Limau Manis TA 20142015Dengan menggunakan model Index card Match di harapkan dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan materi pokok Gaya karena rendahnya kreativitas belajar sis wa yang di sebabkan siswa merasa bosan dalam mengikuti pembelajaran karena metode yang di gunakan guru masih ceramah dengan sumber belajar buku teks dan kurang memberi motivasi kepada siswa untuk berpikir kreatif dalam memecahkan masalah sehingga saat di adakan evaluasi banyak siswa yang pemahamannya rendah dalam pembelajaran IPAJenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model index card match dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan materi pokok Gaya di kelas IV SDN 106836 Limau Manis TA 20142015 Terdapat 30 siswa yang terdiri dari 17 orang siswa laki- laki dan 13 orang siswa perempuan Untuk memperoleh data yang di gunakan dalam penelitian ini peneliti menggunakan lembar observasi bagi siswa dan guru dan angket untuk mengetahui perkembangan tingkat kreativitas belajar siswa pada setiap siklusnya Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan model index card match bahwa pada kondisi awal atau sebelum melakukan tindakan terdapat 9 orang siswa yang kreatif 30 pada siklus I terdapat 23 orang siswa yang kreatif 7666 dan pada siklus II terdapat 25 orang siswa yang kreatif 8333 Dapat juga di lihat dari hasil angket pada siklus I terdapat 23 orang siswa yang kreatif 7666 sedangkan siklus II terdapat 24 orang siswa yang kreatif 80Maka dapat di katakan dengan menggunakan model Index Card Match dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan materi pokok Gaya di Kelas IV SDN 106836 Limau Manis TA 20142015http://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-kreativitas-siswa-melalui-model-pembelajaran-index-card-match-pada-pelajaran-ipa-di-kelas-iv-sdn-106836-limau-manis-ta-20142015-36182.htmlTue, 21 Apr 2015 16:59:26 +0700Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas VB SDN 060954 Kec Medan Marelan Tahun Ajaran 20142015Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA dikelas VB SDN 0609545 Kec Medan Marelan Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA pada pokok bahasan hubungan gaya gerak dan energi dengan menggunakan metode EksperimenSubjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VB SDN 0609545 Kec Medan Marelan dengan jumlah siswa 40 orang Penelitian ini dilakukan untuk bidang studi IPA tentang hubungan gaya gerak dan energi Alat yang dilakukan untuk mengumpulkan data adalah lembar observasi untuk siswa dan guru Kriteria untuk menentukan peringkat dari hasil motivasi belajar siswa secara individu dengan kategori skor 80-100 tingkat motivasi belajar siswa tinggi skor 60-79 tingkat motivasi belajar siswa sedang dan skor 0-59 tingkat motivasi belajar rendah Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi awal dilakukan hasil observasi siswa secara individu rata-rata 496 saat siklus I pertemuan I hasil observasi siswa secara individu rata-rata 529 sedang pada siklus I pertemuan II rata-ratanya 607 dan pada siklus II pertemuan I rata-rata yang dicapai adalah 729 sedangkan pada siklus II pertemuan II rata-ratanya adalah 821 Hasil observasi secara klasikal keseluruhan pada siklus I pertemuan I rata-ratanya 529 sedang pada siklus I pertemuan II rata-ratanya adalah 607 dan siklus II pertemuan I rata-rata 729 sedangkan pada siklus II pertemuan II rata-ratanya 821 Berdasarkan hasil penelitian mulai dari siklus I pertemuan I siklus I pertemuan II siklus II pertemuan I dan siklus II pertemuan II sudah mengalami perubahan yang signifikan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode Eksperimen dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPA pokok bahasan hubungan gaya gerak dan energi di SDN 0609545 Kec Medan Marelanhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-dengan-menggunakan-metode-eksperimen-pada-mata-pelajaran-ipa-di-kelas-vb-sdn-060954-kec-medan-marelan-tahun-ajaran-20142015-36181.htmlTue, 21 Apr 2015 16:55:44 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Mengunakan Model Discovery Learning pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri 050775 Pangkalan Susu Tahun Ajaran 20142015Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah penyampaian materi pelajaran IPA oleh guru kelas dalam pembelajaran cenderung bersifat konvensional dan berpusat pada guru yang membuat siswa kurang aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran IPA yang seharusnya membuat siswa aktif menjadi membosankan Akibatnya hasil belajar IPA yang dicapai tidak optimalMasalah yang dirumuskan adalah sebagai berikut Apakah dengan menggunakan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dengan materi pokok gaya dan gerak benda di kelas IV SD Negeri 050775 Pangkalan Susu TA 20142015Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas PTK Penelitian ini menggunakan model spiral dari C Kemmis dan Mc Taggart dengan menggunakan siklus yang langkahnya adalah perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi Penelitian ini menggunakan 2 siklus Teknik pengumpulan data adalah tes Teknik analisis yang terdiri dari persentase rata-rata dan skor minimal-maksimal Penelitian ini menggunakan model discovery learning yang terdiri dari dua siklus Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 050775 Pangkalan Susu yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 19 orang perempuanHasil yang diperoleh melalui penggunaan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 050775 Pangkalan Susu Semester 2 Tahun 20142015 Hal ini dibuktikan dari hasil perolehan skor rata-rata IPA Pra siklus siklus 1 dan siklus 2 yakni dengan KKM 880570 dari kondisi awal 33 meningkat menjadi 61 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 89 pada siklus 2 Terjadi peningkatan rata-rata kelas dari 5679 sebelum tindakan menjadi 6911 pada siklus 1 dan 8018 pada siklus 2 Peningkatan skor minimal dari 40 pada sebelum siklus menjadi 50 pada siklus 1 menjadi 60 pada siklus 2 Peningkatan skor maksimal 80 pada sebelum siklus menjadi 100 pada siklus 1 dan 95 pada siklus 2Saran bagi guru pada waktu pembelajaran IPA hendaknya guru dapat menyajikan model discovery learning dengan baik sehingga dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa penguasaan konsep siswa dan meningkatkan hasil belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-mengunakan-model-discovery-learning-pada-mata-pelajaran-ipa-di-kelas-iv-sd-negeri-050775-pangkalan-susu-tahun-ajaran-20142015-36180.htmlTue, 21 Apr 2015 16:20:32 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Mengunakan Model Discovery Learning pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri 050775 Pangkalan Susu Tahun Ajaran 20142015Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah penyampaian materi pelajaran IPA oleh guru kelas dalam pembelajaran cenderung bersifat konvensional dan berpusat pada guru yang membuat siswa kurang aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran IPA yang seharusnya membuat siswa aktif menjadi membosankan Akibatnya hasil belajar IPA yang dicapai tidak optimalMasalah yang dirumuskan adalah sebagai berikut Apakah dengan menggunakan model Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dengan materi pokok gaya dan gerak benda di kelas IV SD Negeri 050775 Pangkalan Susu TA 20142015Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas PTK Penelitian ini menggunakan model spiral dari C Kemmis dan Mc Taggart dengan menggunakan siklus yang langkahnya adalah perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi Penelitian ini menggunakan 2 siklus Teknik pengumpulan data adalah tes Teknik analisis yang terdiri dari persentase rata-rata dan skor minimal-maksimal Penelitian ini menggunakan model discovery learning yang terdiri dari dua siklus Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 050775 Pangkalan Susu yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 19 orang perempuanHasil yang diperoleh melalui penggunaan model discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 050775 Pangkalan Susu Semester 2 Tahun 20142015 Hal ini dibuktikan dari hasil perolehan skor rata-rata IPA Pra siklus siklus 1 dan siklus 2 yakni dengan KKM 880570 dari kondisi awal 33 meningkat menjadi 61 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 89 pada siklus 2 Terjadi peningkatan rata-rata kelas dari 5679 sebelum tindakan menjadi 6911 pada siklus 1 dan 8018 pada siklus 2 Peningkatan skor minimal dari 40 pada sebelum siklus menjadi 50 pada siklus 1 menjadi 60 pada siklus 2 Peningkatan skor maksimal 80 pada sebelum siklus menjadi 100 pada siklus 1 dan 95 pada siklus 2Saran bagi guru pada waktu pembelajaran IPA hendaknya guru dapat menyajikan model discovery learning dengan baik sehingga dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa penguasaan konsep siswa dan meningkatkan hasil belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-mengunakan-model-discovery-learning-pada-mata-pelajaran-ipa-di-kelas-iv-sd-negeri-050775-pangkalan-susu-tahun-ajaran-20142015-36179.htmlTue, 21 Apr 2015 16:20:17 +0700Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Learning Start With A Question Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas IV Mis Bidayatul Hidayah KecPercut Sei Tuan Tahun Ajaran 20142015Permasalahan dalam penelitian ini adalah Apakah dengan menggunakan model learning start with a question dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran IPA pada materi dampak perubahan lingkungan dan pencegahannya di kelas IV Mis Bidayatul Hidayah Kec PeRCUT Sei Tuan TA 20142015 Tujuan di laksanakan penelitian ini adalah upaya meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menggunakan model learning start with a question pada mata pelajaran IPA pada materi dampak perubahan lingkungan dan pencegahannya di kelas IV Mis Bidayatul Hidayah Kec Percut Sei Tuan TA 20142015 Motivasi dapat di artikan sebagai daya penggerak yang mulai aktif Motivasi dapat juga dikatakan serangkaian usaha untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu sehingga seseorang mau sehingga melakukan sesuatu bila ia tidak suka maka ia berusaha untuk meniadakan atau mengelakkan perasaan tidak suka itu Jadi motivasi itu dapat dirangsang oleh faktor dari luar tetapi motivasi itu adalah tumbuh di dalam diri seseorang Motivasi memang merupakan faktor yang mempunyai arti penting bagi seorang anak didikHasil penelitian dengan menggunakan lembar angket diperoleh data jumlah skor pada kondisi awal 24 orang siswa 6487 dengan motivasi rendah 9 orang siswa 2432 dengan motivasi sedang dan 4 orang siswa 1081 dengan motivasi tinggi Pada siklus I terdapat 4 orang siswa 1081 dengan motivasi rendah 16 orang siswa 4325 dengan motivasi sedang dan 17 orang siswa 4595 dengan motivasi tinggi Dan pada siklus II terdapat 4 orang siswa 1081 dengan motivasi sedang dan 33 orang siswa 8919 dengan motivasi tinggi Hasil penelitian dengan menggunakan lembar observasi yang diamati oleh observer yang dilakukan di siklus I dan siklus II diperoleh data Pada siklus I terdapat 25 orang siswa 6756 dengan motivasi rendah dan 12 orang siswa 3244 dengan motivasi sedang Dan pada siklus II terdapat 14 orang siswa 3784 yang motivasi sedang dan 23 orang siswa 6216 dengan motivasi tinggi Berdasarkan data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran learning start with a question dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi pokok dampak perubahan lingkungan di kelas IV Mis Bidayatul Hidayah Kec Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 20142015http://digilib.unimed.ac.id/upaya-meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model--learning-start-with-a-question-pada-mata-pelajaran-ipa-di-kelas-iv-mis-bidayatul-hidayah-kecpercut-sei-tuan-tahun-ajaran-20142015-36178.htmlTue, 21 Apr 2015 16:16:37 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Dengan Menggunakan Model Pembelajaran jigsaw Di Kelas IV SD Negeri 101778 Medan Estate Kec Percut Sei Tuan TA 20142015Masalah yang dihadapi dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPA pada materi gaya di kelas IV SD Negeri 101778 Medan Estate Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA materi gaya dengan menggunakan model pembelajaran jigsaw di kelas IV SD Negeri 101778 Medan Estate TA 20142015Hipotesis dalam penelitian ini adalah Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi pokok gaya di kelas IV SD Negeri 101778 Medan Estate TA 20142015Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 101778 Medan Estate dengan jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 32 siswa objek dalam penelitian ini adalah model pembelajaran jigsaw dan data yang dikumpulkan dengan menggunakan lembar tes dan observasiBerdasarkan tes awal pre tes yang dilakukan terhadap 32 siswa terdapat 9 orang siswa yang tuntas hasil belajarnya dengan persentase 2812 dan 23 orang yang tidak tuntas hasil belajarnya dengan persentase 7187 dan nilai rata-rata yang diperoleh 5437 Kemudian pada siklus I terdapat 18 siswa yang tuntas hasil belajarnya dengan persentase 5625 dan 14 siswa yang tidak tuntas hasil belajarnya dengan persentase 4375 serta rata-rata nilai yang diperoleh 6609 Pada siklus II terdapat 30 siswa yang tuntas hasil belajarnya dengan persentase 9375 dan hanya 2 siswa yang tidak tuntas hasil belajar dengan persentase 1875 serta nilai rata-rata yang diperoleh 7640 Dari hasil observasi yang dilakukan pada guru dan siswa diketahui bahwa pada siklus I pembelajaran yang berlangsung cukup baik dari 10 aspek yang diamati siswa memiliki kriteria nilai cukup baik yaitu 6375 sedangkan pada guru dari 16 aspek yang diamati guru memiliki kriteria nilai yang baik yaitu 9218 Pada tindakan siklus II semua aspek yang diamati telah dilaksanakan dengan baik Diketahui kriteria nilai yang dimilki yaitu 6875 sedangkan kriteria nilai yang dimiliki guru yaitu 9218Berdasarkan hasil penelitian mulai dari pre tes pos tes siklus I pos tes siklus II secara empiris telah terbukti adanya peningkatan yang signifikan Dengan demikian penggunaan model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi gaya di SD Negeri 101778 Medan Estate TA 20142015http://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-mata-pelajaran-ipa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-jigsaw-di-kelas-iv-sd-negeri-101778-medan-estate-kec-percut-sei-tuan-ta-20142015-36177.htmlTue, 21 Apr 2015 16:12:50 +0700Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Guided Teaching Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 20142015Dengan Menggunakan model pembelajaran Guided teaching diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran ipa pokok bahasan perubahan lingkungan fisik Kurangnya motivasi belajar siswa dikarenakan siswa terlihat bosan dalam proses pembelajaran penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat pada proses pembelajaran Adapun dilakukannya penelitian adalah untuk mengetahui dengan menggunakan model pembelajaran guided teaching pada mata pelajaran ipa pokok bahasan perubahan lingkungan fisik di kelas IV SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 20142015Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas PTK dengan mengunakan model pembelajaran guided teaching Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan pada mata pelajaran IPA Penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan desain Arikunto dan dalam penerapannya menggunkan dua siklus Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan yang memiliki empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan pengamatan dan refleksi Alat yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu berupa lembar angket dan lembar observasiSubyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 107402 Saentis Kec Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 20142015 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang siswaHasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diterapkannya model pembelajaran guided teaching motivasi belajar siswa mengalami peningkatanDari hasil perhitungan observasi guru pada siklus I pertemuan 1 peneliti memperoleh nilai sebesar 67 dan cukup meningkat dipertemuan 2 menjadi 75 Untuk observasi siswa pada siklus I pertemuan 1 memperoleh nilai sebesar 58 dan cukup meningkat pada siklus I pertemuan 2 sebesar 71 dan pada angket hasilnya 61 Dari hasil tersebut nilai rata-rata siswa masih kurang karena belum mencapai hasil seperti yang diharapkan oleh peneliti Dan pada tindakan selanjutnya di siklus II pertemuan terjadi peningkatan Untuk observasi guru siklus I pertemuan 1 dari 67 di siklus II pertemuan I menjadi 87 dan pada siklus I pertemuan II 75 disiklus II pertemuan II menjadi 93 Tindakan selanjutnya di siklus II terjadi peningkatan untuk observasi siswa siklus I pertemuan 1 dari 58 di siklus II pertemuan 1 menjadi 83 dan pada siklus I pertemuan 2 dari 71 di siklus II pertemuan II mejadi 93 Dan untuk angket pada siklus I dari 61 menjadi 84 pada siklus II Berdasarkan presentase diatas terjadi peningkatan yang cukup signifikan dan dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran guided teaching dapat meningkatkan motivasi belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/upaya-meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-guided-teaching-pada-mata-pelajaran-ipa-di-kelas-iv-sd-negeri-107402-saentis-kec-percut-sei-tuan-tahun-ajaran-20142015-36176.htmlTue, 21 Apr 2015 16:07:07 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Inkuiri Di Kelas IV SD Negeri 064979 Kec Medan Sunggal TA 20142015Adapun masalah-masalah yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu Penggunaan metode pembelajaran yang konvensional hasil belajar siswa masih rendah disebabkan kurangnya kemampuan siswa dalam menguasai dan memahami teori serta mengkaitkannya dengan kehidupan sehari-hari Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri pada materi pokok Energi dan Penggunaanya di kelas IV SD Negeri 064979 Kec Medan SunggalMaka untuk mencapai tujuan dari penelitian tersebut peneliti menggunakan strategi pembelajaran inkuiri strategi pembelajaran inkuiri sendiri terdiri dari beberapa tahap a Mengajukan pertanyaan atau permasalahan b Merumuskan Hipotesis c Mengumpulkan Data d Analisis Data e Membuat Kesimpulan dan f evaluasiPenelitian ini dilakukan di SD Negeri 064979 Kec Medan Sunggal pada kelas IVB dengan jumlah siswa 35 orang dengan jumlah murid perempuan sebanyak 13 dan siswa laki-laki 22 orang Penelitian ini dilakukan melalui 2 siklus yang terdiri dari 4 kali pertemuanBerdasarkan tes awal pre tes yang dilakukan dari 35 siswa terdapat 8 orang siswa yang tuntas hasil belajarnya dengan persentase 2286 dan 27 orang yang tidak tuntas hasil belajarnya dengan persentase 7714 dan nilai rata-rata yang diperoleh 5243 Kemudian pada siklus I terdapat 19 siswa yang tuntas hasil belajarnya dengan persentase 5429 dan 16 siswa yang tidak tuntas hasil belajarnya dengan persentase 4771 serta rata-rata nilai yang diperoleh 6571 Pada siklus II meningkat menjadi 31 siswa yang tuntas hasil belajarnya dengan persentase 8857 dan hanya 4 siswa yang tidak tuntas hasil belajar dengan persentase 1143 serta nilai rata-rata yang diperoleh 7914 Dari hasil observasi yang dilakukan pada guru dan siswa diketahui bahwa pada siklus I pembelajaran yang berlangsung cukup baik dari 10 aspek yang diamati siswa memiliki kriteria nilai cukup baik yaitu 6875 sedangkan pada guru dari 16 aspek yang diamati guru memiliki kriteria nilai yang cukup baik yaitu 6875 Pada tindakan siklus II pembelajaran yang berlangsung menjadi lebih baik dari 10 aspek yang diamati siswa memiliki kriteria nilai sangat baik yaitu 925 sedangkan pada guru dari 16 aspek yang diamati guru memiliki kriteria nilai yang cukup baik yaitu 9375Maka kesimpulannya adalah strategi pembelajaran inkuiri merupakan salah satu strategi pembelajaran yang mampu melatih siswa aktif dan siswa befikir secara kritis dan analitis sehingga siswa mampu dengan mudah menyerap mata pelajaran yang disajikanhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-mata-pelajaran-ipa-dengan-menggunakan-strategi-pembelajaran-inkuiri-di-kelas-iv-sd-negeri-064979-kec-medan-sunggal-ta-20142015-36175.htmlTue, 21 Apr 2015 16:02:45 +0700Penerapan Model Pembelajaran Inquiry untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran IPA di SDN 050775 Pangkalan Susu TA 20142015Permasalahan dalam penelitian ini adalah Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA siswa kelas V SDN Pangkalan Susu Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Inquiry pada materi gaya gesek di kelas V Sekolah Dasar 050775 Pangkalan Susu TA 2014-2015Penelitian ini dilaksanakan di SDN 050775 Pangkalan Susu desa Alur Cempedak Kabupaten Langkat Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 39 orang dan objek penelitian ini adalah upaya meningkatkan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran Inquiry pada mata pelajaran IPA Teknik pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi siswa dan guru dan tes pilihan berganda dengan 20 soal pilihan berganda untuk melihat hasil belajar siswaPenelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II Sebelum dilakukan siklus I peneliti melakukan tes awal pretest Dari hasil analisis diperoleh data pretes sebagai hasil belajar awal siswa dengan nilai rata-rata 6128 dan persentasenya 769 Pada data postes siklus I materi gaya gesek dengan rata-rata nilai 7012 dan persentasenya 2820 berarti ada peningkatan hasil belajar siswa 2051 Kemudian pada postes siklus II pada materi gaya gesek dengan rata-rata nilai 8910 dengan persentase 9230 berarti ada peningkatan hasil belajar siswa 641Observasi digunakan untuk mengetahui peningkatan keberhasilan aktivitas belajar siswa dan aktivitas guru dalam mengajar Hasil observasi aktivitas belajar siswa tergolong kategori baik dengan persentase 65 dan hasil observasi mengajar guru pada siklus I tergolong kategori baik dengan persentase 69 Pada siklus II hasil observasi aktivitas belajar siswa tergolong sangat baik dengan persentase 875 dan pada observasi mengajar guru juga tergolong kategori sangat baik dengan persentase 97Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Inquiry di kelas V SDN 050775 Pangkalan Susu dapat meningkatkan hasil belajar siswa Hal ini berarti bahwa penggunaan model pembelajaran inquiry dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran alternatif dalam mata pelajaran IPA khususnya pada materi gaya gesekhttp://digilib.unimed.ac.id/penerapan-model-pembelajaran-inquiry-untuk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-pelajaran-ipa-di-sdn-050775-pangkalan-susu-ta-20142015-36174.htmlTue, 21 Apr 2015 15:57:41 +0700Meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture di kelas IV SD Negeri 060874 Medan Perjuangan TA 20142015Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture dapat meningkatkan hasil belajar IPA dikelas IV SD Negeri 060874 Medan Perjuangan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dengan menggunakan penggunaan model pembelajaran Picture and PicturePenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas pelaksanaan penelitian ini yang terdiridari dua siklus dimna setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksipenelitian ini dilakukan emapat kali pertemuanpada siklus I pertemuan pertama dan kedua pada siklus II pertemuan ketiga dan keempatdalam penelitian ini menggunakan lembar observasi untuk guru dan untuk siswa selama proses belajar mengajar berlangsung Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah peserta didik kelas IV yang berjumlah 42 orang siswa laki laki maupun perempuan di SD Negeri 060874 Medan Perjuangan Objek dalam penelitian ini adalah pengaruh penggunaan model pembelajaran Picture and Picture pada mata pelajaran IPA Adapun alat yang digunakan untuk pengumpulan data siswa adalah melakukan observasi dan test hasil belajar siswa untuk mengetahui kondisi dan kelemahan belajar siswa serta kendala kendala yang dihadapi siswa selama proses belajar mengajar berlangsungHasil penelitian pada pertemuan awal adalah nilai rata rata 4023 dan siswa yang tuntas belajar hanya 12 orang 2857 pada post test siklus I nilai rata rata siswa adalah 5464 dan siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 23 orang siswa 5476 Pada post test siklus II nilai rata rata siswa adalah 9309 dan siswa yang tuntas belajar meningkat menjadi 42 orang siswa 100 Maka dapat diketahui bahwa dari pertemuan awal siklus I hingga siklus II telah mengalami peningkatanberdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran Picture and picture pada pokok bahasan sumber daya alam dapat meningkat di kelas IV SD Negeri 060874 Medan Perjuanganhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-ipa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-picture-and-picture-di-kelas-iv-sd-negeri-060874-medan-perjuangan-ta-20142015-36173.htmlTue, 21 Apr 2015 15:53:15 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Mind Mapping Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas IV SD Negeri 106825 Batang Kuis TA 20142015Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Materi energi Alternatif Penelitian ini bertujuan apakah melalui model mind mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi energi alternatifPenelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus yang terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 30 siswa Sedangkan objek penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi energi alternatif melalui model mind mapping Alat pengumpul data yang digunakan adalah observasi dan tes dan Kriteria ketuntasan hasil belajar siswa didasarkan ketuntasan secara perorangan dengan nilai 8805 70 Dan secara klasikal ketuntasan seluruh siswa dikatakan telah berhasil dalam belajar apabila memperoleh persentase 8805 85 Pada saat melakukan pengamatan PPLT yang mencapai nilai tuntas lebih dari nilai 8805 70 adalah 10 orang 3333 dan yang tidak mencapai nilai tuntas 20 orang siswa 6666 Kemudian Hasil penelitian yang diperoleh selama pengamatan menunjukkan adanya peningkatan pada setiap siklus Yaitu Pada siklus I diperoleh data bahwa sekitar 14 orang siswa 4667 siswa yang hasil belajarnya tergolong tuntas dan 16 orang 5333 siswa yang hasil belajarnya tergolong tidak tuntas Pada siklus II diperoleh data bahwa 1 orang 333 siswa yang hasil belajarnya belum tuntas dan 29 orang 9667 siswa yang hasil belajarnya tergolong tuntasDari penelitian tindakan ini dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran mind mapping kelas IV pada mata pelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa Berdasarkan hal tersebut sebaiknya model pmbelajaran mind mapping digunakan guru sebagai salah satu alternatif guru dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA maupun pada mata pelajaran lainnyahttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-melalui-model-mind-mapping-pada-mata-pelajaran-ipa-di-kelas-iv-sd-negeri-106825-batang-kuis-ta-20142015-36172.htmlTue, 21 Apr 2015 15:47:39 +0700Penerapan Model Pembelajaran Index Card Match ICM untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas V SDN 101875 Bintang MeriahMasalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dikarenakan guru terlihat lebih aktif dalam proses pembelajaran sehingga siswa merasa bosan dan kurang termotivasi Dari sinilah penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian mengenai pembelajaran IPS dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match ICM Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS di kelas V SDN 101875 Bintang Meriah dan untuk mengetahui perbedaan belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Index Card Match ICM dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran Index Card Match ICM pada pembelajaran IPS materi perjuangan melawan penjajah di kelas V SD Negeri 101875 Bintang Meriah Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penerapan model pembelajaran Index Card Match ICM dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam materi pokok perjuangan melawan penjajah pada pelajaran IPS di kelas V SD Negeri 101875 Bintang Meriah Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 30 orang siswa yang berasal dari siswa kelas V pada tahun ajaran 20142015 dimana kegiatan dilakukan saat pembelajaran IPS berlangsung Untuk memperoleh data yang digunakan dalam penelitian ini penulis melakukan tes dan observasi Adapun teknik analisa data dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dengan menguraikan persentase yang digunakanSetelah pelaksanaan pre test diperoleh tingkat ketuntasan hasil belajar secara klasikal yaitu ada 2 siswa 7 yang mencapai tingkat ketuntasan belajar dan 28 siswa 93 yang belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 44 Setelah pelaksanaan siklus I dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match ICM diperoleh tingkat ketuntasan hasil belajar secara klasikal yaitu 18 orang siswa 60 yang mencapai tingkat ketuntasan belajar dan 12 orang siswa 40 yang belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 67 Setelah pelaksanaan siklus II dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match ICM diperoleh tingkat ketuntasan hasil belajar secara klasikal sebanyak 28 orang siswa 93 yang mencapai tingkat ketuntasan belajar dan 2 siswa 7 yang belum mencapai ketuntasan belajar dengan nilai rata-rata 88 Dengan demikian maka dapat dikatakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match ICM dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 101875 Bintang Meriah pada pelajaran IPS dalam materi perjuangan melawan penjajah Dan disarankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran Index Card Match ICM dalam menyampaikan materi pada pelajaran IPShttp://digilib.unimed.ac.id/penerapan-model-pembelajaran-index-card-match-icm-untuk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-mata-pelajaran-ips-kelas-v-sdn-101875-bintang-meriah-36171.htmlTue, 21 Apr 2015 15:45:24 +0700Peningkatan Kemampuan Membaca dan Menulis Siswa Melalui Metode Cooperative Interagted Reading And Composition CIRC Pada Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi Kec Bilah Hulu TA 20142015Masalah dalam penelitian ini adalah kurangnya kemampuan membaca dan menulis siswa model yang digunakan guru kurang menarik perhatian siswa guru kurang bijak memilih model yang tepat guru masih menggunakan metode ceramah hasil belajar siswa kurang memuaskan pada pelajaran bahasa Indonesia Tujuan penelitian ini adalah untuk peningkatan kemampuan membaca dan menulis ssiwa dengan menggunakan model cooperative interagted reading and composition CIRC di kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi Semester II Tahun Pelajaran 20142015 Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi Penentuan subjek ini berdasarkan hasil observasi terhadap kelas yang akan di teliti dan saran dari kepala sekolah Pelaksanaan PTK di lakukan selama 2 siklus setiap siklus dan 4 tahapan yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan reflekasi dan 1 siklus 2 kali pertemuan Banyak siswa yang diteliti yaitu 30 orang siswa Pada pelaksanaan siklus I terdapat 6 orang siswa yang kemamouan membaca baik dan sebanyak 24 orang siswa yang kemampuan membaca nya kurang baik sebanyak 5 orang siswa yang kemampuan menulisnya baik sebanyak 25 orang siswa yang kemampuan menulisnya kurang baik Pada pertemuan siklus II jumlah siswa yang mempunyai kemampuan membaca meningkat menjadi 26 orang siswa sedangkan kemampuan membacanya menurun menjadi 4 orang siswa di siklus II kemampuan menulis juga meningkat menjadi 28 orang siswa sedangkan jumlah siswa yang kemampuan menulisnya menurun menjadi 2 orang siswaSetelah dilakukan tindakan pada siklus I diperoleh persen ketuntasan klasikal sebesar 59 yang berarti secara klasikal belum mencapai tingkat ketuntasan belajar Selanjutnya dari hasil pembelajaran siklus II sebagai bentuk perbaikan pada siklus II di peroleh persen ketuntasan klasikal sebesar 7133 yang telah berarti telah mencapai keberhasilan atau dengan kata lain sudah mencapai ketuntasan kemampuan membaca dan menulis siswaDengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pembelajaran dengan menggunakan model cooperative interagted reading and composition CIRC dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa kelas IV SD Negeri 112151 Janji Lobi Kec Bilah Hulu TA 20142015 Dengan demikian disarnkan kepada guru agar meningkatkan keterampilan mengajarnya dengan menerapkan model pembelajaran kooperatife CIRC sebagai alternative untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IVhttp://digilib.unimed.ac.id/peningkatan-kemampuan-membaca-dan-menulis-siswa-melalui-metode-cooperative-interagted-reading-and-composition-circ-pada-pelajaran-bahasa-indonesia-di-kelas-iv-sd-negeri-112151-janji-lobi-kec-bilah-hulu-ta-20142015-36170.htmlTue, 21 Apr 2015 15:43:00 +0700Hubungan Perhatian Orang Tua Dengan Perilaku Belajar Siswa di SD Al-Washliyah 27 Kecamatan Medan DeliRumusan masalah dalam penelitian ini adalah Adakah hubungan antara Perhatian orang tua dengan perilaku belajar siswa penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara perhatian orang tua dengan perilaku belajar siswa di SD Al-Washliyah 27 Kecamatan Medan DeliPenelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif korelasional Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua dan siswa SD Al-Washliyah 27 Medan Deli dengan jumlah 92 orang Sampel penelitian ini berjumlah 46 orang yaitu 50 dari jumlah populasi dengan teknik stratified proportional random sampling Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data penelitian ini adalah melalui angket tertutup Data yang terkumpul dianalisis dengan cara menguji linearitas Teknik analisis data yang digunakan korelasi dan regresi sederhana pada taraf signifikan 005 dnegan rumus Product Moment dan uji tDari hasil pengolahan dan analisis data diperoleh nilai rata-rata ideal pada variabel perhatian orang tua mencapai 438 dengan perhitungan skor terendah ditambah skor tertinggi dibagi dua Sedangkan standar deviasi SD 56 dibuktikan juga dengan 28 responden masuk dalam kategori sedang Pada variabel perilaku belajar anak diperoleh nilai rata-rata ideal 4735 dan standar deviasi SD 63 yang dibuktikan dari 30 responden termsauk dalam kategori sedang Hasil perhitungan diperoleh koefisien korelasi antara perhatian orang tua dengan perilaku belajar siswa rxy sebesar 0841 sedangkan rtabel 0290 berarti berkorelasi Teknik uji hipotesis yang digunakan rumus uji t hasil uji hipotesis menyatakan adanya hubungan yang signifikan antara perhatian orang tua dengan perilaku belajar anak pada taraf 5 thitungttabel 190 167 Maka dapat dinyatakan bahwa semakin besar perhatian orang tua maka semakin baik pula perilaku belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/hubungan-perhatian-orang-tua-dengan-perilaku-belajar-siswa-di-sd-alwashliyah-27-kecamatan-medan-deli-36169.htmlTue, 21 Apr 2015 15:38:45 +0700Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining SFAE Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas V SD Negeri 040444 Kabanjahe TA 20142015Masalah penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA dengan materi peristiwa alam beserta dampaknya di kelas V SD Negeri 040444 Kabanjahe Dari hasil observasi siswa tidak berani menyampaikan ide pendapatnya siswa tidak menggunakan bahasa yang benar siswa tidak memiliki kemampuan memberikan penjelasan yang berhubungan dengan fakta dan logika Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa aktivitas belajar siswa dan respon siswa terhadap model pembelajaran SFAE Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 040444 kabanjahe TA 20142015 Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 30 orang siswa pada semester II Jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswaPeningkatan kemampuan berpikir kritis dapat dilihat dari hasil observasi yang dilakukakn yaitu peningkatan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 2165 menjadi 766 pada siklus II Hasil obsevasi terhadapt guru dengan menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining juga meningkat yaitu nilai rata-rata pada siklus I 725 tinggi menjadi 933 sangat tingg pada siklus II Selain itu penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining juga dapat meningkatkan aktivitas belajar dan respon siswahttp://digilib.unimed.ac.id/penerapan-model-pembelajaran-student-facilitator-and-explaining-sfae-untuk-meningkatkan-kemampuan-berpikir-kritis-siswa-pada-mata-pelajaran-ipa-di-kelas-v-sd-negeri-040444-kabanjahe-ta-20142015-36168.htmlTue, 21 Apr 2015 15:38:42 +0700Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Collaborative Learning Type STAD Pada Tema Pendidikan Kelas III Sd Negeri 053985 Desa Suka Damai Kecamatan Hinai Tahun Ajaran 20142015Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas PTK Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri No 053985 Suka Damai yang berjumlah 30 orang Aktivitas atau tindakan sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Tematik dengan menggunakan model pembelajaran Collaborative Learning Type STAD adalah objek dari penelitian iniMasalah penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa di kelas III SD Negeri No 053985 Suka Damai Dari hasil observasi ditemukan masih banyak siswa yang kurang aktif dan kurang termotivasi dalam melakukan komunikasi dan kerja sama dalam kelompoknya atau sesama teman sebaya kurang partisipatif dan inisiatif dalam menyelesaikan masalah yang terdapat di dalam kelas dan dalam pelaksanan pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Collaborative Learning Type STAD dan mengetahui keterlibitasan siswa dalam belajar terhadap model pembelajaran Collaborative Learning Type STAD yang diterapkanPenelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II masing-masing terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi Satu siklus terdiri dari dua pertemuan Sebelum dilakukan siklus I peneliti melakukan observasi hasil minat belajar sebelum penelitian dilakukan dengan pemberian angket dan lembar observasi kepada siswa kemudian dilakukan siklus I dengan pemberian lembar observasi siswa kepada 30 siswa Dan hasil yang diperoleh bahwa motivasi belajar siswa masih sangat rendah sehingga harus dilakukan siklus IIHasil motivasi belajar dilakukan tindakan siklus II serta lembar observasi siswa Dari 30 siswa di temukan 4 siswa yang motivasi belajaranya 960170 Kurangnya motivasi belajar masih ada namun hanya 10 dari kesulitan awal Sedangkan tingkat motivasi belajar siswa meningkat sebanyak 90 yang artinya sudah sesuai dengan yang diharapkan maka pemberian tindakan dapat dihentikanHasil observasi terhadap guru dengan menggunakan model Collaborative Learning Type STAD dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Tematik dikelas III SD Negeri No 053985 Suka Damai Hasil nya sangat baik yaitu ADari analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan model Collaborative Learning Type STAD pada pembelajaran Tematik di kelas III SD Negeri 053985 Suka Damai dapat meningkatkan motivasi belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/upaya-meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-collaborative-learning-type-stad-pada-tema-pendidikan-kelas-iii-sd-negeri-053985-desa-suka-damai-kecamatan-hinai-tahun-ajaran-20142015-36167.htmlTue, 21 Apr 2015 15:33:26 +0700Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Collaborative Learning Type STAD Pada Tema Pendidikan Kelas III Sd Negeri 053985 Desa Suka Damai Kecamatan Hinai Tahun Ajaran 20142015Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas PTK Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Negeri No 053985 Suka Damai yang berjumlah 30 orang Aktivitas atau tindakan sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Tematik dengan menggunakan model pembelajaran Collaborative Learning Type STAD adalah objek dari penelitian iniMasalah penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa di kelas III SD Negeri No 053985 Suka Damai Dari hasil observasi ditemukan masih banyak siswa yang kurang aktif dan kurang termotivasi dalam melakukan komunikasi dan kerja sama dalam kelompoknya atau sesama teman sebaya kurang partisipatif dan inisiatif dalam menyelesaikan masalah yang terdapat di dalam kelas dan dalam pelaksanan pembelajaran Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Collaborative Learning Type STAD dan mengetahui keterlibitasan siswa dalam belajar terhadap model pembelajaran Collaborative Learning Type STAD yang diterapkanPenelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II masing-masing terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi Satu siklus terdiri dari dua pertemuan Sebelum dilakukan siklus I peneliti melakukan observasi hasil minat belajar sebelum penelitian dilakukan dengan pemberian angket dan lembar observasi kepada siswa kemudian dilakukan siklus I dengan pemberian lembar observasi siswa kepada 30 siswa Dan hasil yang diperoleh bahwa motivasi belajar siswa masih sangat rendah sehingga harus dilakukan siklus IIHasil motivasi belajar dilakukan tindakan siklus II serta lembar observasi siswa Dari 30 siswa di temukan 4 siswa yang motivasi belajaranya 960170 Kurangnya motivasi belajar masih ada namun hanya 10 dari kesulitan awal Sedangkan tingkat motivasi belajar siswa meningkat sebanyak 90 yang artinya sudah sesuai dengan yang diharapkan maka pemberian tindakan dapat dihentikanHasil observasi terhadap guru dengan menggunakan model Collaborative Learning Type STAD dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran Tematik dikelas III SD Negeri No 053985 Suka Damai Hasil nya sangat baik yaitu ADari analisis yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan model Collaborative Learning Type STAD pada pembelajaran Tematik di kelas III SD Negeri 053985 Suka Damai dapat meningkatkan motivasi belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/upaya-meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-pembelajaran-collaborative-learning-type-stad-pada-tema-pendidikan-kelas-iii-sd-negeri-053985-desa-suka-damai-kecamatan-hinai-tahun-ajaran-20142015-36166.htmlTue, 21 Apr 2015 15:33:11 +0700Penerapan Metode Quantum Teaching Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran IPS Materi Pokok Perkembangan Teknologi di Kelas IV SD Negeri101766 Bandar Setia TA 20142015Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah penyampaian materi pelajaran IPS oleh guru kelas dalam pembelajaran cenderung bersifat konvensional dan berpusat pada guru yang membuat siswa kurang aktif dalam pembelajaran sehingga pembelajaran IPS yang seharusnya membuat siswa aktif menjadi membosankan Akibatnya hasil belajar IPS yang dicapai tidak optimalMasalah yang dirumuskan adalah sebagai berikut Apakah dengan penerapan metode Quantum Teaching dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS dalam materi pokok Perkembangan Teknologidi kelas IV SD Negeri101766 Bandar SetiaPenelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Kelas PTKdengan menggunakan siklus yang langkahnya adalah perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi Penelitian ini menggunakan 2 siklus Teknik pengumpulan data adalah tes dan observasi Teknik analisis yang terdiri dari persentase rata-rata dan skor minimal-maksimal Penelitian ini menggunakan metode Quantum Teachingyang terdiri dari dua siklus Subyek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 101766 Bandar Setia yang terdiri dari 26 siswa yang terdiridari 16 siswalaki-lakidan 10siswaperempuanHasil yang diperoleh melalui penggunaan metode Quantum Teachingdapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 101766 Bandar Setia Semester 2 Tahun 20142015 Hal ini dibuktikan dari hasil perolehan skor rata-rata IPS Pra siklus siklus 1 dan siklus 2 yakni dengan KKM 880565 dari kondisi awal Pre tes siswa yang tuntas 13 orang yaitu 50 yang tidak tuntas sebanyak 13 orang 50 dengan nilai rata-rata kelas 5730 Setelah di lakukan siklus I diperoleh siswa yang tuntas belajar 19 orang siswa 7307yang tidak tuntas 7 orang siswa 2692 dengan nilai rata-rata 7634 Melihat dari perolehan nilai pada siklus I maka perlu dilakukan tindak lanjut pada siklus II diperoleh siswa yang tuntas belajar 24 orang siswa 9230 yang tidak tuntas sebanyak 2 orang siswa 769 dengan nilai rata-rata 9692 Saran bagi guru pada waktu pembelajaran IPS hendaknya guru dapat menyajikan metode Quantum Teachingdengan baik sehingga dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa dan meningkatkan hasil belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/penerapan-metode-quantum-teaching-untuk-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-pada-pelajaran-ips-materi-pokok-perkembangan-teknologi-di-kelas-iv-sd-negeri101766-bandar-setia-ta-20142015-36165.htmlTue, 21 Apr 2015 15:30:30 +0700Penerapan Metode Problem Solving Model Polya Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V B SDN 106836 Tanjung Morawa TA 20142015Penelitian ini berangkat dari latar belakang perlunya dilakukan pembaharuan dalam peningkatan kreativitas mengajar guru dalam pengelolaan proses pembelajaran matematika di sekolah dasar sebagai respon rendahnya hasil belajar dalam mata pelajaran matematika pada materi pokok perbandingan dan skalaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkat atau tidaknya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran matematika dengan menggunakan metode problem solving model Polya pada materi pokok perbandingan dan skala Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V B SD Negeri 106836 Tanjung Morawa Tahun ajaran 20142015 yang berjumlah 31 orangAlat yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes dan observasi Tes digunakan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif rata-rata dan persentase Sedangkan kriteria ketuntasan belajar didasarkan pada ketuntasan secara perorangan dan klasikal Seorang siswa dikatakan telah tuntas apabila telah mendapat nilai minimal 65 dan satu kelas dikatakan tuntas belajar jika di kelas tesebut telah terdapat minimal 85 siswa yang telah tuntasPenelitian ini terdiri dari dua siklus yaitu siklus I dan siklus II Sebelum dilakukan siklus I peneliti melakukan tes awal pretest Hasil penelitian yang diperoleh rata-rata pretes sebelum menggunakan metode problem solving adalah sebesar 3984 secara klasikal hanya 6 orang siswa 1935 yang memiliki hasil belajar yang tinggi selebihnya memiliki hasil belajar yang kurang optimal Rata-rata hasil belajar siswa pada postest siklus I setelah diberikan pembelajaran dengan menggunakan metode problem solving adalah 6645 secara klasikal dinyatakan 17 orang siswa 5484 yang memiliki hasil belajar yang tinggi berarti terjadi peningkatan sebesar 3539 Pada pemberian postest II diperoleh rata-rata hasil belajar siswa adalah 7823 secara klasikal dinyatakan bahwa 28 orang 9032 yang memiliki hasil belajar yang tinggi berarti terjadi peningkatan sebesar 3548 dari hasil postest IObservasi digunakan untuk mengetahu peningkatan keberhasilan guru dalam mengajar dan aktivitas belajar siswa Hasil observasi mengajar guru pada siklus I tergolong kategori cukup dengan persentase 5417 dan aktivitas siswa tergolong kategori cukup dengan persentase 5464 Pada siklus II hasil observasi mengajar guru tergolong sangat baik dengan persentase 9167 dan aktivitas belajar siswa tergolong kategori baik dengan persentase 6949Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran matematika dengan menggunakan metode problem solving model Polya dapat meningkatkan hasil belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/penerapan-metode-problem-solving-model-polya-dalam-meningkatkan-hasil-belajar-matematika-siswa-kelas-v-b-sdn-106836-tanjung-morawa-ta-20142015-36164.htmlTue, 21 Apr 2015 15:08:17 +0700Hubungan Sosial Ekonomi Keluarga dengan Minat Belajar Siswa di Kelas IV SDN 101869 Desa Sena Tahun Ajaaran 20142015Minat belajar merupakan salah satu faktor internal yang berasal dari dalam diri siswa yang dapat mempengaruhi proses kegiatan pembelajaran Minat belajar adalah keterlibatan seseorang siswa dengan penuh perhatian dan keingintahuan untuk memperoleh ilmu dalam mencapai kepuasan yang tinggi terhadap suatu objek yang sedang dipelajari melalui perhatian kemauan rasa suka dan menarik perhatian serta dianggap dapat meningkatkan prestasi belajar yang diinginkanKeluarga adalah lingkungan yang pertama di kenal anak dengan kata lain keluarga merupakan lingkungan yang pertama mempengaruhi kehidupan seseorang Keluarga adalah wadah yang bertanggungjawab bagi pendidikan anak-anaknya Keluarga memiliki banyak fungsi salah satunya adalah fungsi ekonomi Keluarga dengan pendapatan yang tinggi umumnya lebih mudah memenuhi kebutuhan anaknya dalam belajar Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menetahui hubungan sosial ekonomi keluarga dengan minat belajar siswa di kelas IV SDN 101869 Desa Sena Tahun Ajaran 20142015 Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian korelasional menggunakan metode deskriptif kuantitatif Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN 101869 Desa Sena yang berjumlah 47 Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan angket sosial ekonomi keluarga X dan minat belajar siswa Y Teknik analisis data menggunakan statistik korelasi product moment dan uji-tHasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa sosial ekonomi keluarga tergolong baik dengan skor rata-rata 54 dengan standar deviasi sebesar 444 Namun ada juga sosial ekonomi keluarga yang skornya di bawah rata-rata Minat belajar siswa tergolong baik dengan skor rata-rata 58 dengan standar deviasi sebesar 384 Namun ada juga minat belajar siswa yang skornya di bawah rata-rata Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai yaitu rhitung rtabel atau 0601 288 dan thitung ttabel atau 509 1688 Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sosial ekonomi keluarga berhubungan dengan minat belajar siswa kelas IV SDN 101869 Desa Sena Tahun Ajaran 20142015http://digilib.unimed.ac.id/hubungan-sosial-ekonomi-keluarga-dengan-minat-belajar-siswa-di-kelas-iv-sdn-101869-desa-sena-tahun-ajaaran-20142015-36163.htmlTue, 21 Apr 2015 15:00:05 +0700Studi Deskriptif Kesiapan Sekolah Menghadapi Pengimplementasian Kurikulum 2013 di SD Negeri Se-Kecamatan Percut Sei TuanKehadiran Kurikulum 2013 dianggap sebagai barang baru dalam dunia pendidikan di Indonesia adanya pihak yang pro-kontra terhadap kebijakan Kurikulum 2013 menuntut adanya kesiapan sekolah melalui penguatan tata kelola pada tata kerja guru penguatan kemampuan manajemen kepala sekolah serta penguatan sarana dan prasarana untuk kepentingan manajemen dan proses pembelajaran Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengatahui sejauh mana kesiapan Sekolah menghadapi pengimplementasian kurikulum 2013Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Percut Sei Tuan dengan yaitu pada Sekolah Dasar Negeri yang telah mengimplementasikan kurikulum 2013 selama lebih dari tiga semester Adapun sampel penelitian ini terdiri dari 6 SD Negeri dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 63 rincian subjek penelitian yaitu 6 kepala sekolah 6 sarana dan prasarana sekolah dan 51 guru Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket tertutup dengan skala pengukuran jenis likert Tekhnik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif melalui proses editing koding tabulasi data analisis dan interpretasi dataHasil penelitian menunjukkan sebahagian besar sampel sekolah telah memiliki kondisi yang siap menghadapi pengimplementasian Kurikulum 2013 Pada SD Negeri 104205 Tembung persentase kesiapan sekolah jika dilihat dari kategorinya mencapai 60 pada kondisi siap dan 40 masih berada pada kondisi yang kurang siap Di SD Negeri 106806 Cinta Rakyat persentase kesiapan sekolah jika dilihat dari kategorinya mencapai 30 pada kondisi siap dan 40 masih berada pada kondisi yang kurang siap Pada SD Negeri 101779 Percut persentase kesiapan sekolah jika dilihat dari kategorinya mencapai 50 pada kondisi siap dan 50 masih berada pada kondisi yang kurang siap Di SD Negeri 106161 L Dendang persentase kesiapan sekolah jika dilihat dari kategorinya mencapai 67 berada pada kondisi yang siap dan 33 masih berada pada kondisi yang kurang siap Pada SD Negeri 104205 Saentis persentase kesiapan sekolah jika dilihat dari kategorinya mencapai 58 pada kondisi siap dan 42 masih berada pada kondisi yang kurang siap Dan di SD Negeri 101783 Saentis persentase kesiapan sekolah jika dilihat dari kategorinya mencapai 56 pada kondisi siap dan 44 masih berada pada kondisi yang kurang siap Untuk rata-rata kesiapan kepala sekolah berada pada kondisi siap dengan persentase responden mencapai 67 berada pada kondisi siap dan 33 masih berada pada kondisi yang kurang siap Rata-rata kesiapan sarana dan prasarana sekolah pada kondisi siap dengan persentase responden sebesar 33 dan kondisi kurang siap mencapai persentase responden sebesar 67 Selanjutnya rata-rata kesiapan guru pada kondisi siap dengan persentase responden sebesar 55 dan kondisi kurang siap mencapai persentase responden sebesar 45 Maka dapat disimpulkan Kesiapan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Percut Sei Tuan untuk kepala sekolah dan guru sebahagian besar telah memiliki kesiapan yang baik berada pada kondisi siap menghadapi pengimplementasian Kurikulum 2013 sedangkan sarana dan prasarana sekolah berada pada kondisi kurang siap meghadapi pengimplementasian Kurikulum 2013http://digilib.unimed.ac.id/studi-deskriptif-kesiapan-sekolah-menghadapi-pengimplementasian-kurikulum-2013-di-sd-negeri-sekecamatan-percut-sei-tuan-36162.htmlTue, 21 Apr 2015 14:55:31 +0700Hubungan Keterampilan Mengajar Guru Dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas VI SD Negeri 101766 Bandar Setia TA 20142015Penelitian ini bertujuan untuk 1 Mengetahui gambaran keterampilan mengajar guru di SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015 2 Mengetahui tingkat kecenderungan motivasi belajar siswa kelas VI di SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015 3 Mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar siswa kelas VI di SD Negeri 101766 Bandar Setia Tahun Ajaran 20142015Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri 101766 Bandar Setia Sedangkan sampel dalam penelitian ini unit populasi total sampling Sampel yang memawakili jumlah populasi yang dianggap kecil atau kurang dari 100 maka didapat sampel berjumlah 60 orang siswaBerdasarkan hasil analisis koefisien korelasi product moment diketahui bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar siswa kelas VI SD Negeri 101766 Tahun Ajaran 20142015 Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan korelasi yakni nilai rhitung rtabel 0146 0254 Hasil korelasi diuji dengan hipotesis menggunakan uji t Hasil perhitungan menunjukkan bahwa thitung 1252 sedangkan ttabel 1671 dengan dk n 2 pada taraf signifikan 945 005 5 Dengan demikian hipotesis yang menyatakan terdapat hubungan antara keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar siswa kelas VI SD Negeri 101766 Bandar Setia tidak teruji kebenarannya secara signifikan dimana thitung ttabel 12521671 Artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar siswa di kelas VI SD Negeri 101766 Hal ini didukung dari hasil penghitungan koefisien determinasi KD 1 r x 100 bahwa keterampilan mengajar guru memberikan kontribusi yang kecil terhadap motivasi belajar siswa yakni hanya 021 sedangkan 9979 ditentukan oleh faktor faktor lainnya seperti cara orang tua mendidik suasana rumah keadaan ekonomi keluarga pengertian orang tua kegiatan siswa dalam masyarakat teman bergaul bentuk kehidupan masyarakat cita cita siswa kondisi siswa kemauan siswa kondisi lingkungan sekolahhttp://digilib.unimed.ac.id/hubungan-keterampilan-mengajar-guru-dengan-motivasi-belajar-siswa-kelas-vi-sd-negeri-101766-bandar-setia-ta--20142015-36161.htmlTue, 21 Apr 2015 14:48:49 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Pada Pembelajaran Matematika Materi Menghitung Volume Kubus dan Balok di Kelas V SD Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi di SD Negeri No 101765 Bandar Setia KecPercut Sei Tuan TA 20142015Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri No 101765 Bandar Setia Kec Percut Sei Tuan Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas PTK dengan menggunakan metode pembelajaran sebagai sasaran utama bertujuan untuk meningkatkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode Demonstrasi pada materi menghitung volume kubus dan balok di kelas V SD Negeri No 101765 Bandar Setia Kec Percut Sei Tuan dan untuk mengetahui perbedaan belajar siswa yang menggunakan metode pembelajaran dengan yang tidak menggunakan metode pembelajaranUntuk memperoleh data yang digunakan dalam penelitian ini penulis melakukan observasi Adapun teknik analisa data dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif dengan menguraikan persentase yang digunakanHasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tugas dengan metode pembelajaran demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri No 101765 Bandar Setia Kec Percut Sei Tuan dengan demikian dapat dikatakan bahwa pembelajaran yang menggunakan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajarDari hasil penelitian ini dapatdiketahui bahwa dari 29 orang siswa pada tes awal yang belum mencapai tingkat ketuntasan belajar sebanyak 27 orang siswa dengan persentase 93 Sedangkan siswa yang mencapai tingkat ketuntasan sebanyak 2 orang dengan persentase 7 Pada perolehan hasil Siklus I siswa yang belum mencapai tingkat ketuntasan belajar sebanyak 14 orang dengan persentase 48 Sedangkan siswa yang mencapai tingkat ketuntasan sebanyak 15 orang dengan persenatse 52 Pada perolehan hasil Siklus II jumlah siswa yang belum mencapai tingkat ketuntasan belajar sebanyak 2 orang dengan persentase 6 Sedangkan siswa yang mencapai tingkat ketuntasan sebanyak 27 orang dengan persentase 93Dari hasil penelitian di atas maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode Demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi pokok Menghitung Volume Kubus dan Balok di kelas V SD Negeri No101765 Bandar Setia KecPercut Sei Tuan TA 20142015ihttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-pada-pembelajaran-matematika-materi-menghitung-volume-kubus-dan-balok-di-kelas-v-sd-dengan-menggunakan-metode-demonstrasi-di-sd-negeri-no-101765-bandar-setia-kecpercut-sei-tuan-ta-20142015-36160.htmlTue, 21 Apr 2015 14:41:13 +0700Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif Model Jigsaw Pada Pelajaran IPS Kelas IV SD Negeri 101776 Sampali TA 20142015IPS sering dianggap pelajaran yang membosankan dan menjenuhkan dalam proses pembelajaran sehingga banyak siswa yang belum memahami materi pelajaran dengan baik serta hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS sangat rendah Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS melalui Pendekatan Kooperatif Model Jigsaw pada pokok bahasan Koperasi di kelas IV SD Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 101776 SampaliPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas PTK Tentang penerapan model pembelajaran jigsaw pada mata pelajaran IPS Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif Subjek penelitian ini adalah kelas IV SD yang berjumlah 40 orang siswa terdiri dari 26 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan Pelaksanaan tindakan dilakukan selama 2 siklus dimana siklus 1 dilakukan dua kali pertemuan dan siklus 2 satu kali pertemuan Dalam setiap siklus dilakukan 4 tahap yaitu Perencanaan Pelaksanaan Pengamatan dan refleksi Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu hasil tes dan lembar observasiDesain penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus Tiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan tindakan pengamatan dan refleksi Berdasarkan hasil penelitian dimulai dari freetes diperoleh 1 nilai rata-rata hasil tes awal pretes adalah 48125 siswa yang tuntas sebanyak 6 orang dengan persentase ketuntasannya 2447 dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 34 orang dengan persentase tidak tuntasnya 7553 2 nilai rata-rata pada siklus I pertemuan pertama adalah 625 siswa yang tuntas sebanyak 15 orang dengan persentase ketuntasannya 4652 dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 25 orang dengan persentase tidak tuntasnya 5348 3 nilai rata-rata pada siklus I pada pertemuan kedua adalah 76 siswa yang tuntas sebanyak 31 orang dengan persentase ketuntasannya 8289 dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 9 orang dengan persentase tidak tuntasnya 1711 4 nilai rata-rata pada siklus II adalah 8812 siswa yang tuntas sebanyak 37 orang dengan persentase ketuntasannya 9542 dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 3 orang dengan persentase tidak tuntasnya 458Hasil tes siswa disetiap siklus memberikan hasil memuaskan dari siklus I sampai siklus II nilai rata-rata dan persentase ketuntasanya mengalami peningkatan Berdasarkan hasil penelitian tersebut disarankan kepada guru agar mencoba menerapkan pendekatan kooperatif model jigsaw sebagai alternative untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswahttp://digilib.unimed.ac.id/upaya-meningkatkan-hasil-belajar-siswa-melalui-pembelajaran-kooperatif--model-jigsaw-pada-pelajaran-ips-kelas-iv-sd-negeri-101776-sampali-ta-20142015-36159.htmlTue, 21 Apr 2015 14:31:20 +0700Perbedaan hasil belajar siswa yangmenggunakan Metode Diskusi dan Metode SQ3R dalam Tema Sehat Itu Pentingdan Sub Tema Pola Hidup Sehat Di Kelas V SDN 060908 Medan Denai TA201420152015-02-06Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan hasil belajar siswa yangmenggunakan Metode Diskusi dan Metode SQ3R dalam Tema Sehat Itu Penting dan SubTema Pola Hidup Sehat Di Kelas V SDN 060908 Medan Denai TA 20142015Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen yang bertujuan untukmengetahui Perbedaan antara dua variabel yaitu antara Metode Diskusi dengan MetodeSQ3R Penelitian ini dilaksanakan di SDN 060908 Medan Denai pada semester GanjilTA 20142015 Adapun Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDNegeri 060908 Medan Denai yang berjumlah 68 orang yang terbagi atas kelas V Asebanyak 35 siswa dan kelas V B sebanyak 33 siswa dengan teknik total samplingSebelum penelitian dilakukan uji instrumen dengan menguji validitas reliabilitasdaya pembeda taraf kesukaran dan pengecoh Sedangkan pengujian analisis datadilakukan dengan pengujian persyaratan analisis data uji normalitas dan homogenitasserta pengujian hipotesis Hasil uji normalitas menunjukkan hasil belajar siswa denganmenggunakan metode Diskusi L0 0121 memiliki distribusi tidak normal dan hasilbelajar siswa dengan menggunakan metode SQ3R L0 0200 memiliki distribusinormal Hasil uji homogenitas menunjukkan Fhitung 117 harga Ftabel 176 Disimpulkanbahwa varians sampel adalah homogen Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa Haditerima dengan perolehan thitung 373 ttabel 167 Hal ini berarti terdapat perbedaanhasil belajar siswa yang menggunakan metode diskusi dengan yang menggunakan metodeSQ3R dalam Tema Sehat Itu Penting dan Sub Tema Pola Hidup Sehat terhadap Hasilbelajar Di Kelas V SDN 060908 Medan Denai TA 20142015Berdasarkan hasil analisis data diatas dapat disimpulkan bahwa terdapatperbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas V yang menggunakan metodeDiskusi dengan yang menggunakan metode SQ3R dalam Tema Sehat Itu Penting dan SubTema Pola Hidup Sehat terhadap Hasil belajar Di Kelas V SDN 060908 Medan Denai TA20142015 Dengan demikian hipotesis yang berbunyi Terdapat perbedaan hasil belajarsiswa yang diajar menggunakan Metode Diskusi dengan Metode SQ3R dalam Tema SehatItu Penting dan Sub Tema Pola Hidup Sehat pada Kelas V SDN 060908 Medan DenaiTA 20142015 diterimahttp://digilib.unimed.ac.id/perbedaan-hasil-belajar-siswa-yangmenggunakan-metode-diskusi-dan-metode-sq3r-dalam-tema-sehat-itu-pentingdan-sub-tema-pola-hidup-sehat-di-kelas-v-sdn-060908-medan-denai-ta20142015-36158.htmlTue, 21 Apr 2015 14:23:51 +0700Analisis Kesulitan Belajar Bahasa Inggris Pada Siswa Kelas V SD Negeri 104243 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 20142015Masalah dalam penelitian ini adalah siswa mengalai kesulitan belajar bahasa Inggris Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kesulitan belajar bahasa Inggris pada siswaPenelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dimana menjelaskan atau memaparkan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar bahasa Inggris Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 104243 Lubuk Pakam dimana sampel penelitiannya adalah siswa kelas V sebanyak 25 orang Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket yang telah valid sebanyak 35 item Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif persentaseHasil penelitian yang diperoleh selama pengamatan menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan belajar yang disebabkan oleh dua faktor yaitu pertama faktor internal 5993 dimana mencakup faktor kondisi biologis 48 yang berarti cukup baik atau cukup menghambat siswa dalam mengikuti pelajaran faktor psikiatrik 555 berarti cukup atau cukup menghambat siswa dalam belajar faktor inteligensi 5833 berarti cukup atau cukup menghambat siswa dalam belajar faktor minat 622 yang berarti cukup atau cukup menghambat siswa dalam belajar faktor motivasi 79 yang berarti baik atau menghambat siswa dalam belajar dan kedua faktor eksternal 70 mencakup faktor orang tua 80 berarti baik atau menghambat siswa dalam belajar faktor guru 6883 yang berarti baik atau menghambat siswa dalam belajar faktor lingkungan sekolah 75 yang berarti baik atau menghambat siswa dalam belajar faktor materi pelajaran 655 yang berarti baik bagi siswa dalam belajar faktor media pembelajaran 662 yang berarti baik atau menghambat siswa dalam belajarDari penelitian deskripsi ini dapat disimpulkan siswa mengalami kesulitan dalam belajar bahasa Inggris Dimana faktor-faktor penyebabnya adalah faktor internal faktor biologis psikiatrik inteligensi minat dan motivasi dan faktor eksternal orangtua guru lingkungan sekolah materi pelajaran dan media pembelajaran Dari hasil penelitian diperoleh bahwa faktor internal merupakan faktor dominan yang menyebabkan menghambat siswa dalam belajar bahasa Inggrishttp://digilib.unimed.ac.id/analisis-kesulitan-belajar-bahasa-inggris-pada-siswa-kelas-v-sd-negeri-104243-lubuk-pakam-tahun-ajaran-20142015-36157.htmlTue, 21 Apr 2015 12:40:29 +0700Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Quantum Learning pada Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SDN 108306 Tanjung Garbus Lubukpakam TA 20142015Permasalahan dalam penelitian ini adalah dimana pembelajaran bahasa Indonesia masih berpusat kepada guru kurangnya penggunaan media kurangnya variasi dalam pengelolaan kelas siswa yang kurang aktif senang mengganggu teman dan jenuh sehingga menyebabkan hasil belajar siswa rendah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa dengan menerapkan model quantum learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran bahasa Indonesia materi cerita pendek kelas V SD Negeri 108306 Tanjung Garbus Kecamatan Lubukpakam Tahun Ajaran 20142015Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas PTK dimana yang menjadi subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 108306 Tanjung Garbus Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deli Serdang TA 20142015 yang berjumlah 33 siswa Terdiri dari 18 orang siswa dan 15 orang siswi Objek pada penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia melalui model pembelajaran quantum learning Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan dan pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik dokumentasi wawancara pengamatan observasi dan tesSetelah dilaksanakan penelitian diperoleh hasil bahwa dari 33 orang siswa jumlah siswa yang mencapai ketuntasan dengan KKM sebesar 70 pada saat awal tindakan hanya terdiri dari 3 orang siswa 909 dan 30 orang siswa 9090 belum tuntas dengan nilai rata-rata seluruh siswa sebesar 4167 Lalu penelitian pada siklus I jumlah siswa yang mencapai ketuntasan menjadi 4 orang siswa 1212 tetapi 29 orang siswa 8787 masih belum tuntas dengan nilai rata-rata seluruh siswa 497 Kemudian pada siklus II jumlah siswa tuntas menjadi orang 29 siswa 8787 sedangkan 4 siswa 1212 masih belum tuntas dengan nilai rata-rata seluruhnya sebesar 797 Melalui penilaian pengamatan terhadap pencapaian siswa sesuai dengan indikator pada saat dilaksanakan siklus I jumlah siswa yang mencapai ketuntasan sesuai dengan indikator pencapaian siswa terdiri dari 8 siswa 2424 tetapi 25 siswa 7575 belum tuntas lalu pada saat dilaksanakan siklus II mengalami peningkatan menjadi 29 orang siswa 8787 yang tuntas tetapi 4 siswa 1212 masih belum tuntas dengan kriteria pencapaian indikator minimal 75Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model quantum learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran bahasa Indonesia materi cerita pendek kelas V SD Negeri 108306 Tanjung Garbus Kecamatan Lubukpakam Tahun Ajaran 20142015http://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-hasil-belajar-siswa-dengan-menggunakan-model-quantum-learning--pada-pelajaran-bahasa-indonesia--kelas-v-sdn-108306-tanjung-garbus-lubukpakam-ta-20142015-36156.htmlTue, 21 Apr 2015 12:33:20 +0700Hubungan Keterampilan Guru Mengelola Kelas Dengan Hasil Belajar Siswa di SD Negeri No 106162 Medan Estate Kec Percut Sei TuanMasalah utama dalam penelitian ini adalah adakah hubungan keterampilan guru mengelola kelas dengan hasil belajar siswa Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keterampilan guru mengelola kelas dengan hasil belajar siswa di SD Negeri No 106162 Medan Estate Kec Percut Sei TuanKeterampilan guru mengelola kelas menurut Usman 201091 merupakan kecakapan guru dalam mengelola kelas dengan dua aspek yaitu keterampilan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar dan keterampilan pengembalian kondisi belajar Hasil belajar siswa menurut Sudjana 200922 adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah ia menerima pengalaman belajarnyaPenelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan metode kuantitatif Penelitian ini dilakukan di SD Negeri No 106162 Medan Estate Kec Percut Sei Tuan dengan populasi sebanyak 13 orang guru kelas dan sampel diambil dari keseluruhan populasi total sampling yaitu guru kelas I-A I-B I-C II-A II-B III-A III-B IV-A IV-B V-A V-B VI-A dan VI-B Instrumen yang digunakan adalah panduan pengamatan penjelasan skala penskoran dan lembar pengamatan dari variabel keterampilan guru mengelola kelas dengan menggunakan skala likert Pengujian analisis data yang digunakan adalah uji korelasi product moment dan uji keberartian hipotesisBerdasarkan hasil analisis data diperoleh gambaran keterampilan guru mengelola kelas pada kriteria sedang mean 3238 dan hasil belajar siswa juga pada kriteria sedang mean 8076 Hasil analisis korelasi antara keterampilan guru mengelola kelas dengan hasil belajar siswa diperoleh nilai korelasi 0859 Dengan membandingkan nilai korelasi dengan rtabel 945 005 0602 maka korelasi cukup signifikan Uji hipotesis dengan uji t diperoleh nilai 555 dan dengan membandingkan kepada nilai ttabel 945 005 220099 maka hipotesis dapat diterima ini berarti terdapat hubungan yang signifikan antara keterampilan guru mengelola kelas dengan hasil belajar siswa Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi keterampilan guru mengelola kelas maka semakin tinggi hasil belajar siswahttp://digilib.unimed.ac.id/hubungan-keterampilan-guru-mengelola-kelas-dengan-hasil--belajar-siswa-di-sd-negeri-no-106162-medan-estate-kec-percut-sei-tuan-36155.htmlTue, 21 Apr 2015 12:25:36 +0700Hubungan Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Negeri 064017 Kecamatan Medan Perjuangan Tahun Ajaran 20142015Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Matematika siswa yang hal ini disebabkan metode mengajar guru yang kurang bervariasi Dimana dari hasil belajar siswa yang berjumlah 33 orang Sebanyak 8 orang siswa atau 24 memiliki kriteria nilai 449 549 rendah 16 orang siswa atau 48 memiliki kriteria nilai 550 - 649 sedang dan 9 orang siswa atau 27 memiliki kriteria 650 - 100 tinggi sehingga dapat disimpulkan 9 orang siswa telah mencapai kriteria ketuntasan minimum dengan kriteria sedang sedangkan 24 orang siswa lainnya belum dapat mencapai kriteria ketuntasan minimumPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Apakah terdapat Hubungan yang signifikan antara Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 064017 Kecamatan Medan Perjuangan Tahun Ajaran 20142015 Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V dan sampelnya adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 33 orang siswa teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik kuesioner angket dan dokumentasi Teknik analisis datanya adalah dengan menggunakan rumus analisis Korelasi Product Moment Determinasi dan Uji tHasil penelitian yang menunjukan besar kontribusi dalam model kooperatitif siswa 4216 yang tergolong kedalam katagori cukup berpengaruh Sedangkan hasil belajar Matematika siswa kelas V diperoleh rata-rata 6429 atau termasuk kategori sedang Analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara model kooperatif dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika siswa kelas V Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan korelasi yakni r hitung 0649 sedangkan r tabel 0355 dengan dk n-2 pada taraf 945005 jadi r hitung r tabel Sedangkan Koefisien Determinansi besar hubungan kedua variabel adalah 0421201 atau 0421201 Hasil perhitungan uji t menunjukkan bahwa t hitung 474 sedangkan t tebel 169 dengan dk n-2 pada taraf 945005 dengan demikian hipotesis yang menyatakan terdapat hubungan positif antara model pembelajaran kooperatif dengan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 064017 Kecamatan Medan Perjuangan Tahun Ajaran 20142015 teruji kebenarannya Ha diterima dan signifikan karena t hitung t tabelhttp://digilib.unimed.ac.id/hubungan-model-pembelajaran-kooperatif-dengan-hasil-belajar-matematika-siswa-kelas-v-sd-negeri-064017-kecamatan-medan-perjuangan-tahun-ajaran-20142015-36154.htmlTue, 21 Apr 2015 12:18:34 +0700Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Sosiodrama Pada Pelajaran PKn Kelas IV SD Negeri No 091 PanyabunganMasalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa pada pelajaran PKn Penelitian ini bertujuan menerapkan penggunaan metode sosiodrama untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PKnVariabel dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dan metode sosiodrama Motivasi adalah keseluruhan daya penggerak yang ada dalam diri siswa sedangkan Sosiodrama adalah suatu metode yang mendramatisasikan bentuk tingkah laku dalam hubungan sosialJenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran PKn Penelitian ini dilakukan di SD Negeri No 091 Panyabungan dengan subjek penelitian adalah siswa dan siswi kelas IV SD Negeri No 091 Panyabungan yang berjumlah 29 orang Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus Dimana setiap siklus dua kali pertemuan Alat pengumpul data menggunakan lembar observasiBerdasarkan hasil observasi pada siklus I motivasi belajar siswa secara klasikal tergolong sedang yaitu 5862 Dan terdapat 12 siswa 4137 motivasi belajar rendah Kemudian dilakukan pengembangan pada siklus II Dari hasil pengembangan pada siklus II terjadi peningkatan motivasi belajar siswa yang sangat signifikan Berdasarkan hasil observasi pada siklus II motivasi belajar siswa secara klasikal tergolong sangat tinggi yaitu 8620 Dan hanya 4 siswa 137 motivasi belajar rendah Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut terbukti bahwa penggunaan metode sosiodrama dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri No 091 Panyabunganhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-dengan-menggunakan-metode-sosiodrama-pada-pelajaran-pkn-kelas-iv-sd-negeri-no-091-panyabungan-36153.htmlTue, 21 Apr 2015 12:12:21 +0700Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Dengan Menggunakan Metode Sosiodrama Pada Pelajaran PKn Kelas IV SD Negeri No 091 PanyabunganMasalah dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa pada pelajaran PKn Penelitian ini bertujuan menerapkan penggunaan metode sosiodrama untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran PKnVariabel dalam penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dan metode sosiodrama Motivasi adalah keseluruhan daya penggerak yang ada dalam diri siswa sedangkan Sosiodrama adalah suatu metode yang mendramatisasikan bentuk tingkah laku dalam hubungan sosialJenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas PTK yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pelajaran PKn Penelitian ini dilakukan di SD Negeri No 091 Panyabungan dengan subjek penelitian adalah siswa dan siswi kelas IV SD Negeri No 091 Panyabungan yang berjumlah 29 orang Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus Dimana setiap siklus dua kali pertemuan Alat pengumpul data menggunakan lembar observasiBerdasarkan hasil observasi pada siklus I motivasi belajar siswa secara klasikal tergolong sedang yaitu 5862 Dan terdapat 12 siswa 4137 motivasi belajar rendah Kemudian dilakukan pengembangan pada siklus II Dari hasil pengembangan pada siklus II terjadi peningkatan motivasi belajar siswa yang sangat signifikan Berdasarkan hasil observasi pada siklus II motivasi belajar siswa secara klasikal tergolong sangat tinggi yaitu 8620 Dan hanya 4 siswa 137 motivasi belajar rendah Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut terbukti bahwa penggunaan metode sosiodrama dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SD Negeri No 091 Panyabunganhttp://digilib.unimed.ac.id/meningkatkan-motivasi-belajar-siswa-dengan-menggunakan-metode-sosiodrama-pada-pelajaran-pkn-kelas-iv-sd-negeri-no-091-panyabungan-36152.htmlTue, 21 Apr 2015 12:10:35 +0700Analyse Contrastive de la Lettre de Motivation Modle Rponse la Petite Annonce en Franais et en IndonsienCette recherche a pour but de savoir les expressionsles phrases plus dominantes les similitudes et les diffrences du contenu de la lettre de motivation modle rponse la petite annonce en franais et en indonsien Elle utilise la mthode descriptive Les donnes sont collectes en utilisant la technique de documentation Cest--dire lauteur lit et analyse quelques rfrences de la lettre de motivation modle rponse la petite annonce en franais et en indonsienAnalyser de donnes lauteur compare le contenu de 20 lettres de motivations modle rponse la petite annonce en franais et en indonsien pour le poste de scretaireLe rsultat danalyse montre que les expressions plus dominantes les similitudes et les differences se trouvent dans le contenu des lettres de motivations modle rponse la petite annonce en franais et en indonsienhttp://digilib.unimed.ac.id/analyse-contrastive-de-la-lettre-de-motivation-modle-rponse--la-petite-annonce-en-franais-et-en-indonsien-36151.htmlTue, 21 Apr 2015 12:09:12 +0700Utilisation de la mthode Hypnoteaching augmenter la motivation dapprendre le franais des lycens en classe X SMK SANDHY PUTRA 2 de lanne scolaire 20142015Le but de cette recherche est de savoir est-ce que lutilisation de mthode Hypnoteaching peut augmenter la motivation dapprendre le franais des lycens en classe X SMK SANDHY PUTRA 2 MEDAN de lanne scolaire 20142015 La mthode utilise de cette recherche est la mthode de recherche daction de la classe dans deux cycles Lobjet de cette recherche est 40 personnes des lycens qui a lieu en classe X AP au SMK SANDHY PUTRA 2 MEDAN de lanne scolaire 20142015 du mois de juillet au mois de lAut 2014 la mthode de recherche daction de la classe PTK est faite dans 4 tapes Plan daction ralisation daction observation et rflexion Cette recherche est ralise en quelques tapes ce sont consulter lenseignant sur la condition les lycens organiser le plan de lapprentissage RPP en utilisant la mthode Hypnoteaching prparer le feuille de lobservation des lycens et le feuille de lenqute pour le pr-test post-test I post-test II et raliser lexamen de pr-test avant de faire lapprentissage en utilisant la mthode Hypnoteaching post-test I aprs avoir fait le cycle I et post-test II aprs avoir fait le cycle II Les donnes de cette recherche sont obtenues par le pr-test le post-test I le post-test II Bass sur ces donnes montent quil y a une amlioration de la motivation dapprendre le franais des lycens En effet la progression des notes obtenues au pr-test cest 275 ensuite au post-test I cest 475 et enfin au post-test II cest 875 Alors utilisation de la mthode Hypnoteaching peut augmenter la motivation dapprendre le franais les lycenshttp://digilib.unimed.ac.id/utilisation-de-la-mthode-hypnoteaching--augmenter-la-motivation-dapprendre-le-franais-des-lycens-en-classe-x--smk-sandhy-putra-2-de-lanne-scolaire-20142015-36150.htmlTue, 21 Apr 2015 11:58:46 +0700Analyse des Types de phrase dans les Slogans Publicitaires de Voiture dans le Magzine LExpressLe but de cette recherche est de savoir les types de phrase qui sont utiliss et de savoir les types de phrase le plus dominant qui se trouvent dans les slogans publicitaires de voiture dans le magazine LExpressLa mthode qui est utilise dans cette recherche est la mthode descriptive qualitative Lauteur utilise le magazine LExpress no 3274 3286 comme les sources de donnes Lauteur utilise la thorie de Bescherelle une linguiste qui sais bien sur la grammaire franaiseLa rsultat de la recherche conclut en utilisant la formule N FK x 100Le rsultat de cette recherche montre quil existe les types de phrase qui se trouvent dans les slogans publicitares de voiture dans le magazine LExpress sont la phrase dclarative la phrase imprative la phrase interrogative et la phrase exclamative Ensuite le type de phrase le plus dominante est la phrase dclarative elle a 67 slogans ou 8375 La phrase imprative a 7 slogans ou 875 La phrase interrogative a 4 slogans ou 5 Enfin la phrase exclamative a 2 slogans 25http://digilib.unimed.ac.id/analyse-des-types-de-phrase-dans-les-slogans-publicitaires-de-voiture-dans-le-magzine-lexpress-36149.htmlTue, 21 Apr 2015 11:51:42 +0700Relation Entre les Perceptions des Lycens sur le Processus Dapprentissage de Franais et les Resultats Dapprentissage de Franais des Lycens du Deuxime Anne SMA Negeri 1 SunggalCette recherche a le but pour savoir est-quil y a la relation entre les perception des lycens sur le processus dapprentisage de franais et les rsultats dapprentissage de franais des lycens deuxime anne SMA Negeri 1 SunggalLa mthode de la recherche est la mthode descriptif corrlation avec la variable dpedante est les perception des lycens sur le processus dapprentissage de franais et la variable indpendante est la rsultat dapprentissage de franais La population de la recherche taient tous les lves de la classe XI SMA 1 Sunggal qui slevait 339 tandis que les chantillons de recherche prises 120 lycens qui ont t prises par un purposive sampling Loutil pour obtenir la done des perception des lycens sur le processus dapprentissage utilis un questionnaire qui a t test et un questionnaire valide et fiable qui taient 28 questions choix multiples et la rsultat dapprentissage de lycens qui est obtenu a la liste de rsultat dapprentissage de franais des lycens deuxime anne SMA Negeri 1 SunggalDe lanalyse des donnes il est obtenu les perception des lycens sur le processus dapprentissage de franais avec un meilleur score de 85 et le score le plus bas de 60 avec X SDx 725 416 Bien que les rsultats dapprentissage des lycens ont obtenu le score de plus lev est 85 et le score de plus bas est 40 avec Y SDx 625 75 Le coefficient de corrlation est relativement trs leve cest 08890 Ces rsultats indiquent quil existe une relation significative entre la perception de lycens sur lapprentissage de franais ce qui signifie Ha est accept Et lindex de dtermintation r2 07903 ce qui indique que la perception des lycens sur lapprentissage de franais donne la grande influence 7903 sur la rsultat dapprentissage de franais Bas sur les rsultats de cette recherche on peut conclure quil y a la rlation entre les perception des lycens et la rsultat dapprentissage de franais o cest plus haute les perceptions des lycens sur le processus dapprentisssage de franais plus lev les rsultats dapprentissage de franais des lycens En regardant les rsultats obtenus il faut crer la condition dapprentissage plus productif Ce cas va voquer lsprit des lycens dapprendre bien donc alors il peut augmenter les potentielles des lycens et augmenter les rsultats dapprentissage de franais des lycenshttp://digilib.unimed.ac.id/relation-entre-les-perceptions-des-lycens-sur-le-processus-dapprentissage-de-franais-et-les-resultats-dapprentissage-de-franais-des-lycens-du-deuxime-anne--sma-negeri-1-sunggal-36148.htmlTue, 21 Apr 2015 11:43:10 +0700Augmentation Du Vocabulaire En Utilisant La Technique Jeu Des Mots En Classe XI IPA Des Lycens SMA Swasta Santo Thomas 4 Binjai De LAnne Scolaire 20142015Cette recherche a le but pour amliorer le vocabulaire de franais des lycens en utilisant la technique Jeu Des Mots Lobjet de cette recherche est 20 lycens dans la classe XI IPA SMA Swasta Santo Thomas 4 Binjai de lanne scolaire 20142015 Cette recherche est la recherche daction de la classe Cette recherche a t ralise en deux cycles chaque cycle se compose de 3 runions Cette recherche est faite SMA Swasta Santo Thomas 4 Binjai dans la classe XI IPA au cours de franais au mois de juin jusquau aot de lanne scolaire 20142015 Cette recherche a t organise avec les tapes planifier ce que lenseignant enseigne en utilisant la technique Jeu Des Mots faire le scenario de lapprentissage puis prparer le format de lvaluation de lapprentissage pour lexamen final crer des questions pour lexamen final et raliser lexamen pr-test avant enseigner en utilisant cette technique et prparer lexamen final aprs avoir termin le premier cycle et le deuxime cycleBas sur les rsultats de cette recherche on peut voir laugmentation de la note de matrise du vocabulaire suivante dans le pr-test il y a 4 de lycens qui gagnent la note leve la note moyenne de premier cycle est 5825 avec la pourcentage de lycens 40 et la note moyenne de deuxime cycle est 7815 avec la pourcentage de lyens 80 Alors grce la technique Jeu Des Mots on peut voir lamlioration de la matrise de vocabulaire du franais des lycenshttp://digilib.unimed.ac.id/augmentation--du-vocabulaire-en-utilisant-la-technique-jeu-des-mots--en-classe-xi-ipa-des-lycens-sma-swasta-santo-thomas-4-binjai--de-lanne-scolaire-20142015-36147.htmlTue, 21 Apr 2015 11:33:38 +0700Acte de Langage des Etudiants du Quatrime Semestre Section Franaise Universit de Medan Lanne Universitaire 20132014Le but de cette recherche est pour trouver la stratgie qui est utilise par les tudiants du quatrime semestre en exprimant leur demande ou ce quon appelle acte de langage de requte Les stratgies de ce type de lacte de langage viennent de la thorie de Blum-kulka dans Fallou MBOW qui classifie lacte de langage de requte en deux grands partis formulations directes et indirectes La mthode de la recherche est la mthode qualitative La mthode qualitative est un procs de la recherche qui produit la donne descriptive comme le mot lcrit ou loral des personnes observes Cette mthode de recherche va expliquer une condition de vrit et donner la priorit la donne que la thorie Pour analyser les donnes lauteur demande environ vingt cinq tudiants du quatrime semestre pour rpondre les questionnaires qui ont besoin des expressions de la requte Aprs lauteur va analyser et grouper les rponses selon la stratgie la thorie utilise de lacte de langage de requteLe rsultat de la recherche indique que les tudiants du quatrime semestre nutilisent que souvent trois de six formulations la formulation de la requte oriente vers lauditeur la requte oriente vers le locuteur et lImpratif Si on analyse plus loin la formulation la plus frquente et dominante utilise est la formulation de requte oriente vers lauditeur qui est utilise presque dans toutes les situations et les contexteshttp://digilib.unimed.ac.id/acte-de-langage-des-etudiants-du-quatrime-semestre-section-franaise-universit-de-medan-lanne-universitaire-20132014-36146.htmlTue, 21 Apr 2015 11:29:05 +0700Analyse de lutilisation des mots argotiques dans les chansons de Renaud SchanLe but de cette recherche est de savoir lutilisation des mots argotiques dans la situation des chansons de Renaud Schan et les formes dominantes des mots argotiques utilises dans les chansons de Renaud Schan La mthode utilise dans cette recherche est descriptive qualitative Lchantillon de cette recherche est 19 paroles des chansons de Renaud Schan La thorie de Goudaillier largot est li la socit proltaire du dbut du 20e sicle mais cette socit a change ou mme disparu et elle a t remplace par des socits urbaines ou priurbaines Dans cette recherche se concentre sur quatre formes savoir le verlan la suffixation le redoublement et les empruntsLe rsultat de la recherch conclut en utilisant la formule X FN100Par rapport au rsultat et lanalyse de la recherch Les rsultats de pourcentages suivants des formes des mots argotiques qui sont utilises dans les chansons de Renaud Schan les emprunts apparait 19 fois ou par 432 la suffixation apparait 15 fois ou par 341 le verlan apparait 6 fois ou par 136 et le redoublement apparait 4 fois ou par 91 Lutilisation des emprunts dans les chansons de Renaud Schan il montre que largot se forme entre autre de mots trangers et rgionaux do tant demprunts chez Renaud Schan La suffixation que largot se sert des suffixes pour alterer la forme des mots sans en changer les sens comme le fait la langue generale pour la formulation des derives Le verlan dans les chansons de Renaud cest- dire sorte dargot cod qui inverse les syllabes lintrieur dun mot devient avec ses chanson un phnomne de socit Dans les chansons de Renaud Schan le redoublement est une manipulation peut se faire de deux faons soit on rpte quune syllabe du mot et soit on rpte le mot en entierLa forme dominante utilise dans les chansons de Renaud Schan est Les Emprunts il montre que largot se forme entre autre de mots trangers et rgionaux do tant demprunts chez Renaud Schan et il utilise la langue de cette rgion absorptionhttp://digilib.unimed.ac.id/analyse-de-lutilisation-des-mots-argotiques-dans-les-chansons-de-renaud-schan-36145.htmlTue, 21 Apr 2015 11:24:31 +0700Analyse Dellipses Dans Les Chansons D Anggun C SasmiCette recherche vise dcrire les figures dellipses dans les chansons dAnggun CSasmi Les but de la recherche sont de dcrire les types dellipses qui sont utiliss et lesellipses plus dominantes dans les chansons dans les chansons dAnngun C Sasmi danslalbum choesLa mthode qui est utilise est la mthode descriptive qualitative Pour analyser lesdonnes Les donnes qui sont utilises sont les paroles des chansons dAnggun C Sasmitrouvs dans lalbum choes Ces donnes ont t analyses par lidentification et laclassification dellipses qui sont dcrites en dtailLanalyse a indiqu quil existe deux types dellipses qui a utiliss ce sont lellipsenominale 24 fois ou 75 lellipse de proposition ou 8 ou 25 et lellipse de verbe nestpas utilis Selon le rsultat de la recherche on peut savoir que lellipse de nom est plusdominant dans les chansons dAnggun C Sasmi dans lalbum choeshttp://digilib.unimed.ac.id/analyse-dellipses-dans-les-chansons-d-anggun-c-sasmi-36144.htmlTue, 21 Apr 2015 11:19:41 +0700Amlioration de Comptence de LExpression Orale En Utilisant La Mthode De Numbered Heads Together De Classe XI chez SMA Katolik Deli Murni DiskiLe but de cette recherche est savoir lamlioration de comptence de lexpression orale de langue franaise des lycens en utilisant la mthode cooprative de Numbered Heads Together Lchantillon de cette recherche est 30 lycens dans la classe XI IPA1 du premier semestre chez SMA Katolik Deli Murni DiskiLa mthode de la recherche est la recherche dactivit en classe Cette recherche est ralise en deux cycles chaque cycle se compose de 3 runions pendant 6 semaines Cette recherche est ralis au SMA Katolik Deli Murni Diski dans la classe XI IPA1 au cours franais au mois julliet de lanne scolaire 20132014 Cette recherche va tre ralis avec les tapes suivant planifier ce que le professeur va enseigner demain en utilisant la mthode cooprative de Numbered Heads Together faire le scenario de lapprentissage en utilisant la mthode Puis prparer le format dvaluation de lapprentissage pour lexamen final en consquence lenseignant sait la comptence de lexpression orale des lycens Ensuite crer des questions pour lexamen final et raliser lexamen pr-test avant dapprendre en utilisant la mthode et les examens finals aprs le premier cycle et le deuxime cycle sont termins Les donnes provenaient de la comptence des lycens au dbut pr-test la comptence au premier cycle et la comptence au deuxime cycle Sur la base de ces rsultats on peut voir laugmentation des scores de comptences de lexpression orale sont les suivantes la note moyenne de pr-test 41 la note moyenne du premier cycle est 6084 et la note moyenne du deuxime cycle est 7568 Alors grce la mthode cooprative de Numbered Heads Together il y a lamlioration de comptence de lexpression orale de la langue franaise des lycenshttp://digilib.unimed.ac.id/amlioration-de-comptence-de-lexpression-orale-en-utilisant-la-mthode-de-numbered-heads-together-de-classe-xi-chez-sma-katolik-deli-murni-diski-36143.htmlTue, 21 Apr 2015 11:13:47 +0700Analyse la Figure de Style dans le roman SOS Jura en danger par Isabelle DarrasCette recherche a pour but de savoir quelles sont les types des figures de styles franais analyses qui se trouvent dans le roman avec le titre SOS Jura en danger Par Isabelle Darras et de savoir aussi le type de figure de style qui se trouve plus frquent dans ce roman lCette recherche concentre sur lutilisation de la figure de style dans le roman SOS Jura en danger et les figures de style qui sont analyses sont les figures de style de la mtaphore la comparaison la personnification lhyperbole lantithse et le paradoxe La mthode utilise dans cette recherche est la mthode descriptive Alors tous les rsultats de la recherche sont prsents en utilisant les phrases crites Le source de cette recherche est le roman avec le titre SOS Jura en danger Par Isabelle Darras Les tapes de cette recherche sont Lire attentivement le roman Chercher les types de figure de style qui sont trouvs Analyser et Identifier les figures de style trouves Faire la conclusion sur lutilisation de la figure de style dans le roman SOS Jura en dangerPar rapport au rsultat de la recherche les types de figures de styles qui sont trouves dans le Roman SOS Jura en danger sont la figure de style de la mtaphore 12 la comparaison 4 la personnification 2 lhyperbole 4 lantithse 0 et le paradoxe 1 Ce rsultat montre que la figure de style qui se trouve plus frquents dans ce roman bas sur le rsultat de la recherche dans cette recherche est la figure de style de la mtaphore avec le nombre de totale 12 et pour la figure de style qui est trouve plus moins dans ce roman est la figure de style de lantithse car il se trouve rien de la figure de style de lantithse ou bien il se trouve 0 de figure de style da lantithse dans ce romanhttp://digilib.unimed.ac.id/analyse-la-figure-de-style--dans-le-roman-sos-jura-en-danger-par-isabelle-darras-36142.htmlTue, 21 Apr 2015 10:04:29 +0700Lanalyse Des Traits Smantiques Du Champ Lexical Des Verbes De Parole En Utilisant Lanalyse ComponentielleCette recherche a pour but dexaminer les traits smantiques de champ lexical des verbes de parole La source de donnes de ce mmoire est les verbes de parole qui est originaire de site wwwinteraliafr par Franois DAVID en utilisant la thorie smantique de NidaLa mthode qui est utilise est la mthode descriptive qualitative Pour analyser les donnes lauteur classe les verbes de parole qui vont tre analys Lauteur classe les verbes de parole se baser sur les emploies du demande et de la rponse et les motions exprimes neutre et violence Ensuite lauteur cherche la dfinition dans le dictionnaire principal Le Petit Larousse ensuite dans les dictionnaires soutien comme le dictionnaire du franais AUZOU et le dictionnaire Franais-Indonsien par SOEMARGONO Aprs savoir les dfinitions lauteur mettre les dfinitions de dictionnaire dans le tableau de lanalyse componentielle se baser sur la dimension du sens Ensuite lauteur analyse les traits smantiques qui est eu dans les verbes de parole Aprs ce la lauteur fait le concept du sens des verbes de parole se baser sur les traits smantiques quy sont contenus En faisant le concept du sens des verbes de parole nous allons trouver une dfinition qui est plus concrtement que le dictionnaireLe rsultat de cette recherche montre que les verbes de parole aux deux emploies de parole pour la demande et la rponse dans les motions exprimes neutre et violence se trouvent 46 verbes o se trouvent 1 verbe qui peuvent tre utilis dans ces deux emploies cest menacerhttp://digilib.unimed.ac.id/lanalyse-des-traits-smantiques-du-champ-lexical-des-verbes-de-parole-en-utilisant-lanalyse-componentielle-36141.htmlTue, 21 Apr 2015 09:58:49 +0700La competence dutilisation la locution prepositive de cause dans la phrase chez les etudiants du sixieme semestreLe but de cette recherche est pour trouver la comptence des tudiants sur comment ils utilisent bien la locution prpositive dans la phrase La raison pourquoi lauteur montre ce problme est parce que la matire sur locution prpositive est moins attentionne et la capacit des tudiants de lutiliser est trs limite La mthode de la recherche est la mthode descriptive qualitative La mthode descriptive qualitative est la mthode de la recherche pour faire lillustration concernant une situation ou un vnement si bien que cette mthode a pour but de faire laccumulation des donnes Pour analyser les donnes lauteur demande 25 tudiants pour demander les questionnaires donns en donnant les rponses sur la locution prpositive Le rsultat de la recherche indique que la difficult qui est faite par les tudiants lorsquils crivent lutilisation de la locution prepositive parce que les tudiants sont moins courageux de faire lexercice de lcrite La faute dcrire lutilisation de la locution prepositive qui est le plus dominant est la capacit interagir parce que les tudiants nont pas le capaciter suffisant pour exprimer les bonne grammaire ou une opinionhttp://digilib.unimed.ac.id/la-competence-dutilisation-la-locution-prepositive-de-cause-dans-la-phrase-chez-les-etudiants-du-sixieme-semestre-36140.htmlTue, 21 Apr 2015 09:51:36 +0700Analyse du Systme Verbal du Fait Divers dans le Journal Aujourdhui en FranceLe but de cette recherche est de montrer les systmes verbaux dans les faits divers mfaits sur le viol le cambriolage et lassassinat et connatre la voix le mode et le temps qui est la plus dominante dans le fait diversLa mthode de cette recherche est la mthode descriptive qualitative Les donnes de cette recherche sont accumules en utilisant la technique de documentation du site le journal Aujourdhui En France httpwwwleparisienfr Puis analyser lutilisation du systme verbal Pour analyser des donnes premirement lauteur a lu le recueil de fait divers 18 faits divers Ensuite on a identifi le verbe de chaque phrase des textes Puis lauteur a fait lanalyse de lutilisation de la voix mode et temps La dernire on tire la conclusionLe rsultat danalyse montre que les systmes verbaux utiliss dans le fait divers se compose de trois lments sont la voix active et passive le mode indicatif subjonctif conditionnelle infinitif et participe et le temps prsent imparfait pass compose plus-que-parfait pass rcent futur simple futur proche pass pass 1e La voix active est la plus souvent utilise le mode indicatif est le plus dominant dans le fait divers et le temps pass compos est le temps majoritairement utilis dans les faits divershttp://digilib.unimed.ac.id/analyse-du-systme-verbal-du-fait-divers-dans-le-journal-aujourdhui-en-france-36139.htmlTue, 21 Apr 2015 09:44:44 +0700Amlioration Des Vocabulaires Des Lycens XII IPA 3 SMAN 1 PERCUT SEI TUAN En Utilisant La methode Total Physical Response la Methode par le MovementCette recherche a le but pour amliorer le vocabulaire de franais des lycens en utilisant la methode Total Physical Response Lobjet de cette recherche est 40 lycens dans la classe XII IPA 3 du prmire semestre SMAN 1 Percut Sei TuanCette recherche est la recherche daction de la classe Cette recherche a t ralise en deux cycles chaque cycle se compose de 3 runions pendant 8 semaines Cette recherche est faite SMAN 1Percut Sei Tuan dans la classe XII IPA 3 au cours de franais au mois de july jusquau septembre de lanne scolaire 20142015 Cette recherche a t organise avec les tapes planifier ce que lenseignant enseigne en utilisant la methode Total Physical Response faire le scenario de lapprentissage puis prparer le format de lvaluation de lapprentissage pour lexamen final crer des questions pour lexamen final et raliser lexamen pr-test avant enseigner en utilisant cette technique et prparer lexamen final aprs avoir termin le premier cycle et le deuxime cycleBas sur les rsultats de cette recherche on peut voir laugmentation de la note de matrise du vocabulaire suivante dans le pr-test il y a 10 de lycens qui gagnent la note leve la note moyenne de premier cycle est 6575 avec la pourcentage de lycens 575 et la note moyenne de deuxime cycle est 8025 avec la pourcentage de lyens 825 Alors grce la technique Total Physical Responses on peut voir lamlioration de la matrise de vocabulaire du franais des lycenshttp://digilib.unimed.ac.id/amlioration--des-vocabulaires-des-lycens-xii-ipa-3--sman-1-percut-sei-tuan-en-utilisant-la-methode-total-physical-response-la-methode-par-le-movement-36138.htmlTue, 21 Apr 2015 09:36:19 +0700Utilisation de Mthode Make a Match Pour Amliorer De La Comptence De crite Des Lycens SMAN 1 Percut Sei Tuan De LAnne Scolaire 20142015Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan metode Make A Match dapat meningkatkan kemampuan pemahaman tulisan atau membaca di SMAN 1 Percut Sei Tuan tahun ajaran 20142015 Objek penelitian ini adalah 35 siswa kelas XI IPA I di SMAN 1 Percut Sei Tuan tahun ajaran 20142015Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas PTK Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Percut Sei Tuan tahun ajaran 20142015 dari bulan Juni sampai Agustus 2014Penelitian ini dilakukan dengan 4 langkah yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksiData penelitian ini bersumber dari data pre-test post test I dan post- test II Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemahaman tulisan pada siswa yaitu pre-test 3428 kemudian pada post-test I 6285 dan post -test II 8857 Dengan demikian terjadi peningkatan kemampuan membaca bahasa perancis siswa dengan menggunakan metode Make A Macthhttp://digilib.unimed.ac.id/utilisation-de-mthode-make-a-match-pour-amliorer-de-la-comptence-de-crite-des-lycens--sman-1-percut-sei-tuan-de-lanne-scolaire-20142015-36137.htmlTue, 21 Apr 2015 09:26:46 +0700Analyse des fautes des tudiants de traduire lquivalence grammaticale de la phrase crite indonesinne la phrase crite franaise lanne universitaire 2013 2014Cette recherche a pour but de savoir quelles sont les fautes de formation de lquivalence grammaticale dans la traduction de la phrase crite indonsienne la phrase crite franaise faites par les tudiants de la section franais UNIMED qui ont dj pass le DELF du niveau A2 et de savoir aussi les fautes sur lquivalence grammaticale faites plus frquemment par les tudiants qui ont dj pass le DELF du niveau A2 de traduire la phrase crite indonsienne la phrase crite franaiseCette recherche concern sur la traduction de lequivalence grammaticale dans laspect de la conjugaison du verbe laccord du verbe avec son sujet et lutilisation du mode indicatif La mthode utilise dans cette recherche est celle de qualitative Le nombre dchantillon sont 20 personnes ayant dj pass le DELF au niveau A2 Puis analyser la formede lquivalence grammaticale dans la traduction et analyser et aussi corriger les fautes sur la traduction de lquivalence grammaticale faites par les tudiantsPar rapport au rsultat de la recherche les fautes de traduction de lquivalence grammaticale faites par les tudiants sont dans laspect de la conjugaison du verbe 2334 laccord du verbe avec son sujet 5084 et lutilisation du mode indicatif 4584 Ce rsultat montre que les fautes de laccord du verbe est plus frquemment trouv dans cette recherche Selon lanalyse de la recherche les causes de ces fautes sont car les tudiants ne font pas attention plus a laccord du verbe dans leur traduction Ils ont non identification daccord entre le nom le sujet et le verbe dans leur traduction Dans ce cas les tudiants sont difficiles dterminer le genre et le nombre des nomshttp://digilib.unimed.ac.id/analyse-des-fautes-des-tudiants-de-traduire-lquivalence-grammaticale-de-la-phrase-crite-indonesinne--la-phrase-crite-franaise-lanne-universitaire-2013--2014-36136.htmlTue, 21 Apr 2015 09:21:31 +0700Utilisation de la Technique de Jeu de Mots Dans LEnseignement de Franais SMA Negeri 2 Tebing Tinggi tude de descriptive qualitative SMA Negeri 2 Tebing Tinggi lanne scolaire 20142015Le but de cette recherche est lutilisation de la technique de jeu de mots dans lenseignement de franais SMA Negeri 2 Tebing Tinggi et savoir de lexprience de lycens aprs avoir appris le franais en utilisant la technique de jeu de mots dans la classe franaisLa mthode utilise dans cette recherche est celle de descriptive qualitative Lchantillon de cette recherche est 22 les lycens ans la classe XII IPA-2 du prmire semestre au SMA Negeri 2 Tebing Tinggi au cours le franais dans le thme des matriaux sont les hobbies et les prfrencesPar rapport au rsultat et lanalyse de la recherche il est indiqu que lutilisation de la technique de jeu dans lenseignement de franais au SMA Negeri 2 Tebing Tinggi SMA Negeri 2 Tebing Tinggi peut augmenter la motivation la crativit et latmosphre participasive des lycens dans la processus de lapprentissage de franais pour cela a t confirm par le rsultat du test des lycens qui a t donn par le professeur SMA Negeri 2 Tebing Tinggi le rsultat du test indique que la note des lycens qui ont obtenu une valeur sur le SKM Le standart critir minimum Aprs a selon le rsultat de lenqutte qui a t donne aux lycens indiquent que lxprience des lycens dans lapprentissage de franais en utilisant de la technique de jeu de mots peut motiver et faciliter pour tudier du franaishttp://digilib.unimed.ac.id/utilisation-de-la-technique-de-jeu-de-mots-dans-lenseignement-de-franais--sma-negeri-2-tebing-tinggi------tude-de-descriptive-qualitative--sma-negeri-2-tebing-tinggi-lanne-scolaire-20142015-36135.htmlTue, 21 Apr 2015 09:13:49 +0700Analyse des Problmes les Lycens dans lApprentissage de Franais SMK Sandhy Putra-2 MedanCette recherche a pour but danalyser des problmes les lycens dans lapprentissage franais SMK Sandhy Putra-2 MedanLa mthode utilise est la mthode descriptive qualitative ayant une procdure de recherche qui produit la donne descriptive et se compose des mots crits ou orale et des attitudes des gens et les attitudes qui lon peut observesLa population de cette recherche est les lycens de la deuxime anne SMK Sandhy Putra-2 Medan avec les enchantillons 72 lycens La collecte de donnes utilise un instrument du questionnaire se composent de 20 questions avec lintervale de likertLes rsultats ont montr que lintrt des lycens dans lapprentissage de franais est trs haut indiqu par les rsultats du questionnaire est de 8514 ce rsultat peut tre considr trs haut comme un facteur inhibant de lapprentissage des lycens En plus de lintrt la motivation les lycens dans lapprentissage de franais est influence par plusieurs facteurs savoir les enseignants 7691 facteur modle dapprentissage 6987 programmes 5712 et les mdias dapprentissage 8264 Donc les facteurs dintrt dans cette tude sont les facteurs qui influencent le plus des problmes de lapprentissage des lycens dans lapprentissage de franais SMK Sandhy Putra -2 Medanhttp://digilib.unimed.ac.id/analyse-des-problmes-les-lycens-dans-lapprentissage-de-franais--smk-sandhy-putra2-medan-36134.htmlTue, 21 Apr 2015 09:05:14 +0700Implmentation Du Mdias Dapprentissage Audio Visual Avec Dessin Anim Pour Amliorer La Comptence De La Production Orale Au SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan De Lanne Scolaire 20142015Cette recherche a pour but de savoir lamlioration de la comptence de la production orale de franais des lycens en utilisant le mdias audio-visual avec dessin anim Lobjet de cette recherche est 40 lycens dans la classe XII IPA 1 du premier semestre au SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan Medan Cette recherche est la recherche daction de la classe Cette recherche a t ralise en deux cycles chaque cycle se compose de 3 runions pendant 8 semaines Cette recherche est faite au SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan dans la classe XII IPA 1 au cours de franais au mois de juillet jusquau septembre de lanne scolaire 20142015 Cette recherche a t organise avec les tapes planifier ce que lenseignant enseigne en utilisant le mdias audio-visual avec dessin anim faire le scenario de lapprentissage puis prparer le format de lvaluation de lapprentissage pour lexamen final crer des questions pour lexamen final et raliser lexamen pr-test avant enseigner en utilisant cette technique et prparer lexamen final aprs avoir termin le premier cycle et le deuxime cycleBas sur les rsultats de cette recherche on peut voir laugmentation de la comptence de la production orale suivante dans le pr-test il y a 9 de lycens qui gagnent la note leve la note moyenne de premier cycle est 7015 avec la pourcentage de lycens 525 et la note moyenne de deuxime cycle est 7770 avec la pourcentage de lyens 80 Alors grce le mdias audio-visual avec dessin anim on peut voir lamlioration de la comptence de la production orale du franais des lycenshttp://digilib.unimed.ac.id/implmentation-du-mdias-dapprentissage-audio-visual-avec-dessin-anim-pour-amliorer-la-comptence-de-la-production-orale-au-sma-negeri-1-percut-sei-tuan-de-lanne-scolaire-20142015-36133.htmlTue, 21 Apr 2015 08:55:03 +0700Die Analyse der Sprachstils im Mrchen der Brder Grimm Stilistische AnalyseDas Ziel dieser Untersuchung ist es um die Zeichen in dem Mrchen der Fuchs und das Pferd die sieben Raben und der Wolf und die sieben gei946lein zu analysieren Diese schriftliche Arbeit ist eine literarische Untersuchung die die deskriptive Methode verwendetDie Daten dieser Untersuchung ist die Wrter als die Zeichen Die Datenquelle dieser Untersuchung sind drei Mrchen von Brder Grimm Sie sind der Fuchs und das Pferd die sieben Raben und der Wolf und die sieben gei946leinNach der Untersuchung von dem Mrchen der Fuchs und das Pferd die sieben Raben und der Wolf und die sieben gei946lein gibt es Zeichen In dieser Untersuchung wird gefunden dass es zwei Arten von Sprachstil gibt nmlich der rhetorische und figurative Sprachstil In dem rhetorische Sprachstill gibt es fnf Arten auf dem Werken der drei Mrchen von Brder Grimm Sie sind die Chiasmus Sprachstil Eufhemismus Sprachstil litotes Sprachstil Hyperbel Sprachstil und Paradox Sprachstil Im dem figurative Sprachstil gibt es sechs Arten von drei Mrchen von Brder Grimm sie sind der Gleichung Sprachstil der Methapher Sprachstil der Allegorie Sprachstil der Personifizierung Sprachstil der Antonomasie Sprachstil und der Ironie Sprachstil Aus dem dominierenden rhetorischen Sprachstil gibt es Hyperbel Chiasmus Paradox Eufhemismus und Litotes und aus dem dominierenden figurativen Sprachstil gibt es Allegorie Personifizireung Antonomasie Gleichung Ironie und Methapherhttp://digilib.unimed.ac.id/die-analyse-der-sprachstils-im-mrchen-der-brder-grimm-stilistische-analyse-36132.htmlMon, 20 Apr 2015 17:17:08 +0700Die Anwendung der Preview Question Read Reflect Recite Review PQ4R Methode um die Lesekompetenz der Schler der Klasse XI IPA in der SMA Swasta Surya Nusantara Tebing Tinggi zu steigernDas Ziel der Untersuchung ist es festzustellen wie die Preview Question Read Reflect Recite Review PQ4R im Deutschunterricht der Schler in der Klasse XI IPA SMA Swasta Surya Nusantara Tebing Tinggi Jahrgang 20132014 angewendet wird Diese Untersuchung ist eine Klassenhandlungsuntersuchung die in zwei Zyklen durchgefhrt wird Jeder Zyklus besteht aus Planung Handlung Beobachtung und Reflektion Jeder Zyklus besteht aus drei Treffen jedes Treffen dauert etwa 90 Minuten Die Daten dieser Untersuchung werden auch durch den Test und einen Nontest gesammelt whrend des Lernprozesses Als Instrument fr den Nontest werden Observationsblatt Dokumentation und eine Umfrage angewendet Die Probanden in dieser Untersuchung sind alle Schler in der Klasse XI IPA SMA Swasta Surya Nusantara Jahrgang 20132014 Die Schler sind 22 Personen Von dem Vorwissenstest kann zusammengefasst werden dass zwei Schler 9 den Erfolgsindikator erreicht haben und 20 Schler 91 sind nicht bestanden Im Endwissenstest I haben 8 Schler 36 den Erfolgsindikator erreicht und 14 Schler 64 sind nicht bestanden Im Endwissentest II haben 16 Schler 73 den Erfolgsindikator erreicht und 6 Schler 27 sind nicht bestandenhttp://digilib.unimed.ac.id/die-anwendung-der-preview-question-read-reflect-recite-review-pq4r-methode-um-die-lesekompetenz-der-schler-der-klasse-xi-ipa-in-der-sma-swasta-surya-nusantara-tebing-tinggi-zu-steigern-36131.htmlMon, 20 Apr 2015 17:13:32 +0700Der Einfluss desLernmediums Schnelles-Spiel auf die Artikelbeherrschung im Akkusativ derSchler in der Klasse XI SMA N 9 Medan im Jahrgang 20132014Das Ziel dieser Untersuchung ist es den Einfluss des Lernmediums Schnelles-Spiel auf die Artikelbeherrschung zu untersuchen In dieser Untersuchung wurdedie Experimentellemethode angewendet Die Hypothesenprobe verwendet denTest t Diese Untersuchung wurde an der SMA N 9 Medan durchgefhrt Diegesamte Zahl des Untersuchungssubjektes belief sich auf 61 Personen Die Anzahlder Probanden belief sich auf 30 Schler und 31 Schler Die Klasse XI IPA 1 istdie Experimentklasse und XI IPA 2 ist die Kontrollklasse Die Weise umProbanden auszuwhlen ist mit der Random Sampling Technik Die Daten wurdendurch den Test gesammelt Der Test bestand aus 15 Fragen In derExperimentklasse wird das Lernmedium Schnelles-Spiel beim Unterrichtangewendet aber in der Kontrollklasse wird die konventionelle Methodeangewendet In der Experimentklasse ist der Durchschnittswert der Schler beimVorwissenstest 5823 mit der hchsten Note 73 und der niedrigsten Note 40 undbeim Endwissenstests ist der Durchschnittswert 8013 mit der hchsten Note 100und der niedrigsten Note 66 In der Kontrollklasse ist der Durchschnittswert derSchler beim Vorwissenstest 5187 mit der hchsten Note 66 und der niedrigstenNote 33 beim Endwissenstests ist der Durchschnittswert 7009 mit der hchstenNote 80 und der niedrigsten Note 60 Basierend auf dem Untersuchungsergebniskann festgestellt werden dass die Artikelbeherrschung der Schler in derExperimentklasse gestiegen ist Es kann zusammengefasst werden dass es einensignifikanten Einfluss auf die Artikelbeherrschung im Akkusativ der Schler inder Klasse XI SMA N 9 Medan im akademischen Jahr 20132014 durch dasLernmedium Schnelles-Spiel gibthttp://digilib.unimed.ac.id/der-einfluss-deslernmediums-schnellesspiel-auf-die-artikelbeherrschung-im-akkusativ-derschler-in-der-klasse-xi-sma-n-9-medan-im-jahrgang-20132014-36130.htmlMon, 20 Apr 2015 17:09:03 +0700Die Analyse des illokutionren Aktes in der Komik GangsterschatzDas Ziel dieser Untersuchung ist es festzustellen wie der Sprechakt in der Komik Gangsterschatz analysiert wird Diese schrifliche Arbeit ist eine kualitative Untersuchung die die deskriptive Methode verwendet Die Daten dieser Untersuchung ist der Sprechakt in der Komik Gangsterschatz Die Datenquelle in dieser Untersuchung sind die Stze in der Komik Gangsterschatz In der Komik Gangsterschatz gibt es 132 Sprechakte die hat analysieren werden Es gibt 70 Klasifiziert Sprechakte von Reprsentative 43 Sprechakte von Direktive 5 Sprechakte von Deklarative 12 Sprechakte von Ekspressive und 2 Sprechakte von Komissive Es wird erwartet dass die Ergebnisse dieser Untersuchung besonders die Kenntnisse des illokutionren Aktes verbessern werden knnenhttp://digilib.unimed.ac.id/die-analyse-des-illokutionren-aktes-in-der-komik-gangsterschatz-36129.htmlMon, 20 Apr 2015 17:03:18 +0700Der Einfluss desWrfelspiel Mediums auf die Konjugationsbeherrschungder schwachen Verben der Schler in der Klasse XSMA Negeri 1 Lumban Julu im akademischen Jahr 20132014Das Ziel dieser Untersuchung ist es den Einfluss desWrfelspiel Mediums auf Konjugationsbeherrschung zu untersuchen In dieser Untersuchung wird die Experimentmethode angewendet Die Hypothesenprobe verwendet den Test t Diese Untersuchung wird an der SMA Negeri 1 Lumban Julu durchgefhrt Die gesamte Zahl des Untersuchungssubjektes belauf sich auf 64 Personen Die Anzahl der Probanden belauf sich auf 32 Schler Die Klasse X_B ist die Experimentklasse und X_C ist die Kontrolklasse Die Weise um Probanden auszuwhlen ist mit der Random Sampling Technik Die Daten werden durch den Test gesammelt Der Test besteht aus 20 Fragen In der Experimentklasse wird das Wrfelspiel Medium beim Unterricht angewendet aber in der Kontrollklasse wird die konventionelle Methode angewendet In der Experimentklasse ist der Durchschnittswert der Schler beim Vorwissenstest 5796 und beim Endwissenstest ist der Durchschnittswert 8906 Die hchste Note liegt bei 100 die niedrigste Note liegt bei 75In der Kontrollklasse ist der Durchschnittswert der Schler beim Vorwissenstest 6156 und beim Endwissenstest ist der Durchschnittswert 7546 Die hchste Note liegt bei 95 die niedrigste Note liegt bei 55 Basierend auf dem Untersuchungsergebnis kann festgestellt werden dass die Konjugationsbeherrschung der Schler in der Experimentklasse gestiegen ist Es kann zusammengefasst werden dass es einen signifikanten Einflussauf die Konjugationsbeherrschung der schwachen Verben der Schlerin der Klasse X SMA Negeri 1 Lumban Julu im akademischen Jahr 20132014 durch das Wrfelspiel Medium gibthttp://digilib.unimed.ac.id/der-einfluss-deswrfelspiel-mediums-auf-die-konjugationsbeherrschungder-schwachen-verben-der-schler-in-der-klasse-xsma-negeri-1-lumban-julu-im-akademischen-jahr-20132014-36128.htmlMon, 20 Apr 2015 16:58:37 +0700Die bersetzung der Kurzgeschichte Wintergeschichten von Michael Mirtl vom Deutschen ins IndonesischeDas Ziel dieser Untersuchung ist es das bersetzungsergebnis der Kurzgeschichte Wintergeschichten von Michael Mirtl zu zeigen und die bersetzungsmethode in der Kurzgeschichten beschreiben Diese Untersuchung ist eine deskriptive qualitative Untersuchung Die Daten in dieser Untersuchung sind die Stze in der Kurzgeschichte Wintergeschichten von Michael Mirtl Die Datenquelle der Untersuchung ist die Kurzgeschichte Wintergeschichten von Michael Mirtl Diese Untersuchung fhrt zu einer Erstellung der bersetzung einer Kurzgeschichte die von einer deutschen Kurzgeschichte Wintergeschichten von Michael Mirtl stammt Das bersetzungsergebnis wird zur Expertin geprft die die Sprachkompetenz Deutsch C2 hat Die Expertin sagt dass der Fehler in dieser bersetzung nur wenig ca 1 ist Dann kann die bersetzung publizieren werden Die bersetzung benutzt 109 Daten 5891 die kommunikative bersetzungsmethode die wrtliche bersetzungsmethode 31 Daten 1675 die freie bersetzungsmethode 23 Daten 1243 die Wort fr Wort bersetzungsmethode 11 Daten 594 die idiomatische bersetzungsmethode 7 Daten 378 die semantische bersetzungsmethode 3 Daten 162 und die bersetzungsmethode der Anpassung nur einmal 054 verwendet Die kommunikative bersetzungsmethode wird in der bersetzung der Kurzgeschichte Wintergeschichten von Michael Mirtl ins Indonesische am hufiges benutzt denn das Ziel dieser bersetzungsmethode ist dass das bersetzungsergebnis sowohl die linguistischen Aspekte beinhaltet als auch dessen Inthalt von den Lesern einfach verstanden werden kann Die treue Methode wird in der Kurzgeschichte Wintergeschichten von Michael Mirtl nicht benutzt denn diese bersetzungsmethode drckt die Meinung und das Ziel der Quellensprache aus sodass das bersetzungsergebnis manchmal nicht flexibel isthttp://digilib.unimed.ac.id/die-bersetzung-der-kurzgeschichte-wintergeschichten-von-michael-mirtl-vom-deutschen-ins-indonesische-36127.htmlMon, 20 Apr 2015 16:53:47 +0700Analisis Sistem Pelumasan Pada Sepeda Motor 4 Tak 4 Katup Tugas AkhirPelumasan pada mesin sangat penting karena tanpa pelumasan maka komponen mesin akan mengalami gesekan secara langsung sehingga dapat menimbulkan keausan yang berlebihan dan merusak komponen mesin yang sangat vitalSistem pelumasan pada sepeda motor 4 tak 4 katup menggunakan sistem pelumasan tekan dengan mengalirkan minyak pelumas dari karter menuju saringan dari saringan disalurkan secara parallel menuju transmisi poros engkol dan roker armGanguan yang sering terjadi pada sistem pelumasan adalah tekanan oli yang terlalu rendah tekanan oli yang terlalu tinggi pemakaian oli boros dan perubahan viskositas Usaha pencegahan terjadinya kerusakan pada sistem pelumasan adalah dengan melakukan perawatan dan penggantian komponen sistem pelumasan pada mesinViskositas bahan dasar oli merupakan besaran yang harus disesuaikan dengan klasifikasi mesin Dengan demikian jenis minyak pelumas yang sesuai digunakan dapat diklasifikasikan menurut kebutuhan penggunaannya Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui jumlah viskositas pada sepeda motor 4 tak 4 katup serta menganalisa gangguan yang sering terjadi pada sistem pelumasan sepeda motor 4 tak 4 katuphttp://digilib.unimed.ac.id/analisis-sistem-pelumasan-pada-sepeda-motor-4-tak-4-katup-tugas-akhir-36126.htmlMon, 20 Apr 2015 16:48:05 +0700Die Erstellung einer Bildergeschichte des Mrchens Brderchen und SchwesterchenDas Ziel dieser Untersuchung ist es um eine Bildergeschichte des Mrchens Brderchen und Schwesterchen zu erstellen In dieser Untersuchung wird die deskriptive qualitative Methode angewendet Der Prozess der Erstellung der Bildergeschichte des Mrchens Brderchen und Schwesterchen besteht aus der Erklrung der Phasen von Theorie Jolly und Bolitho Darunter sind 1 Identifizierung des Gebrauchs 2 die Exploration 3 Die kontextuelle Realisierung 4 Die pdagogische Realisierung 5 die Produktion 6 die Benutzung des Produktes und der Evaluation 7 Die Vervollstndigung Au946erdem verndern alle inderekten Reden in der direkten Reden weil im Allgemeinen das Wort des Mrchens im inderekten Reden ist Das Ergebnis der Erstellung der Bildergeschichte des Mrchens Brderchen und Schwesterchen sieht so aus Von den fnf Seiten dieses Mrchens werden sechsundsechszig 66 Bilder mit den sechsundzwanzig 26 Ereignissen gemalt Das geschriebene Wortballon dieses Mrchens ist in der direkten Rede Die Qualitt des Ergebnisses der Erstellung der Bildergeschichte des Mrchens Brderchen und Schwesterchen kann den Wille der Leser steigern um dieses Deutschmrchen zu lesen Es bedeutet dass sie den Inhalt der Komik gut verstehen Es zeigt dass die Qualitt der Bildergeschichte gut ist In der Zukunft wird die Komik in der gro946en Summe herausgegeben Hoffentlich kann diese Abschlussarbeit ntzlich sein um unser Wissen zur Wissenschaft ber Literaturwerke von Deutschland vor allem das Mrchen anzureichernhttp://digilib.unimed.ac.id/die-erstellung-einer-bildergeschichte-des-mrchens-brderchen-und-schwesterchen-36125.htmlMon, 20 Apr 2015 16:43:36 +0700Analyse der moralischen Werte in den 5 Mrchen der Gebrder GrimmDas Ziel dieser Untersuchung ist es um die moralischen Werte in den 5 Mrchen der Gebrder Grimm zu analysieren Diese schriftliche Arbeit ist eine literarische Untersuchung die die deskriptive Methode verwendetDie Daten dieser Untersuchung sind die moralischen Werte in den 5 Mrchen der Gebrder Grimm Die Datenquelle dieser Untersuchung sind die 5 Mrchen der Gebrder GrimmDie Ergebnisse dieser Untersuchung erklren ber die moralischen Werte in den 5 Mrchen der Gebder Grimm In den 5 Mrchen der Gebrder Grimm gibt es 14 moralische Werte nmlich 9 gute moralische Werte und 5 schlechte moralische Werte Der hufigste gute moralische Wert ist Liebe und die hufigsten schlechten moralischen Werte sind Arroganz und Neid Das Mrchen in dem es viele moralischen Werte gibt ist Frau Holle und das Mrchen in dem es wenige moralischen Werte gibt ist Der singende Knochen In Frau Holle gibt es 9 moralische Werte aber es gibt nur 3 moralische Werte in Der singende KnochenDiese Ergebnisse der Untersuchung knnen die Kenntnisse ber Moral im Mrchen darstellenhttp://digilib.unimed.ac.id/analyse-der-moralischen-werte-in-den-5-mrchen-der-gebrder-grimm-36124.htmlMon, 20 Apr 2015 16:35:30 +0700Der Einfluss des Videos Kochen mit Herrn Nelson auf die Wortschatzbeherrschung der Schler in der Klasse XI-IA an der SMA RK Serdang Murni Lubuk PakamDas Ziel dieser Untersuchung ist es den Einfluss des Videos auf die Wortschatzbeherrschung der Schler in der Klasse XI IA SMA RK Lubuk Pakam im Schuljahr 20132014 zu ermitteln Die Untersuchung wurde in der SMA RK Lubuk Pakam durchgefhrt Das verwendete Lernmedium der Untersuchung war das Video Kochen mit Herrn Nelson Die Probanden dieser Untersuchung waren die Schler in der Klasse XI IA-1 die aus 30 Personen bestand und mit dem Video Kochen mit Herrn Nelson unterrrichtet wurde und Klasse XI IA-2 welche aus 30 Personen bestand und mit der konventionellen Methode unterrichtet wurde Die Datenverarbeitung zeigte dass der Durchschnittwert von dem Vorwissenstest fr die Experimentklasse war 3202 mit der hchsten Note 655 und der niedrigsten Note 34 die Standardabweichung war 2048 Und der Durchschnittwert von dem Endwissenstest fr die Experimentklasse war 5662 mit der hchsten Note 894 und der niedrigsten Note 78 die Standardabweichung war 2832 der Durchschnittwert von dem Vorwissenstest fr die Kontrollklasse war 3063 mit der hchsten Note 586 und der niedrigsten Note 34 die Standardabweichung war 1939 Und der Durchschnittwert von dem Endwissenstest fr die Kontrollklasse war 4855 mit der hchsten Note 842 und der niedrigsten Note 78 die Standardabweichung war 2203 Dieser Fall wurde mit der Dateanalyse mit tBerechnung 182 bewiesen Es bedeutet tBerechnung war gr946er als tTabelle 182 1699 So wurde die Alternativhypothese besttigt dass es einen signifikanten Einfluss des Videos Kochen mit Herrn Nelson auf die Wortschatzbeherrschung der Schler Ha wurde akzeptiert weil tBerechnung gr946er als tTabelle 182 1699 warBasierend auf dem Ergebnis der Untersuchung konnte festgestellt war dass die Wortschatzbeherrschung der Schler in der Experimentklasse steigerte Es konnte zusammengefasst werden dass es einen signifikanten Einfluss des Wortschatzes durch den Einfluss das Video Kochen mit Herrn Nelson gabhttp://digilib.unimed.ac.id/der-einfluss-des-videos-kochen-mit-herrn-nelson-auf-die-wortschatzbeherrschung-der-schler-in-der-klasse-xiia-an-der-sma-rk-serdang-murni-lubuk-pakam-36123.htmlMon, 20 Apr 2015 16:30:10 +0700