PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS SISWA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS DAN PENDEKATAN KLASIKAL PADA SISWA SMP TERPADU AL BUKHARI MUSLIM MEDAN

Sirait, Asril Rais (2017) PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS SISWA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS DAN PENDEKATAN KLASIKAL PADA SISWA SMP TERPADU AL BUKHARI MUSLIM MEDAN. In: Seminar Nasional Matematika (SEMNASTIKA) 2017, 06 May 2017, Medan.

[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (480kB) | Preview
[thumbnail of Fulltext.pdf]
Preview
Text
Fulltext.pdf - Published Version

Download (389kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir logis siswa dengan pendekatan konstruktivis lebih baik daripada pendekatan klasikal pada pokok bahasan bilangan pecahan pada siswa SMP Terpadu Al Bukhari Muslim Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Dalam penelitian ini populasi yang diambil adalah seluruh siswa SMP Terpadu Al
Bukhari Muslim sebanyak 5 kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan banyak sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas, kelas pertama disebut sebagai kelas konstruktivis dan kelas kedua disebut sebagai kelas klasikal dan masing-masing kelas berjumlah 40 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir logis, dimana sebelum tes diujikan terlebih dahulu diuji validitas, reliabilitas, tingkat daya beda soal dan tingkat kesukaran. Dari hasil pengolahan data diperoleh rata-rata kemampuan berpikir
logis siswa pada hasil tes yang pertama diperoleh 33,875 untuk kelas konstruktivis dan 34,75 untuk kelas klasikal. Sedangkan pada tes berpikir logis yang kedua rata-rata kemampuan berpikir logis siswa sebesar 72,625 untuk kelas
konstruktivis dan 62,75 untuk kelas klasikal. Masing-masing kelas meningkat sebesar 38,75 untuk kelas konstruktivis dan 28 untuk kelas klasikal. Dari peningkatan selisih rata-rata dari kedua kelompok dapat dilihat bahwa peningkatan berpikir logis siswa kelas konstruktivis lebih tinggi daripada kelas klasikal. Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan yaitu dengan mengggunakan uji t (uji satu pihak yaitu pihak kanan) dengan   0,05 diperoleh thitung (5,833) > ttabel (1,994). Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak berarti Ha diterima sehingga dapat dinyatakan bahwa kemampuan berpikir logis siswa dengan pendekatan konstruktivis lebih baik daripada pendekatan klasikal siswa SMP Terpadu Al Bukhari Muslim Medan.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Keywords: Berpikir logis; Pendekatan konstruktivisme; Pendekatan klasikal; Kemampuan siswa
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1025 Teaching (Principles and Practice)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Q Science > QA Mathematics
Divisions: Program Pasca Sarjana
Depositing User: Mrs Harly Christy Siagian
Date Deposited: 20 Sep 2017 04:01
Last Modified: 20 Sep 2017 04:01
URI: https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/26589

Actions (login required)

View Item
View Item