100% AKG, sedang 80-99% AKG, kurang 70- 80%, defisit < 70%. Untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga, pendidikan dan pengetahuan gizi ibu, terhadap pola konsumsi dalam menanggulangi gizi buruk (marasmus kwasiorkhor) pada anak balita, atau antara hubungan variabel bebas dengan terikat digunakan teknik korelasi. Data sosial ekonomi keluarga seperti tingkat pendidikan KK dan tingkat pendidikan ibu dilihat dari jumlah tahun mengikuti pendidikan formal. Data pendapatan keluarga merupakan penjumlahan dari pendapatan seluruh anggota keluarga baik dari hasil pekerjaan utama maupun pekerjaan tambahan atau sumber lainnya selama satu bulan. Data besar keluarga ditentukan berdasarkan jumlah anggota keluarga yang hidup di bawah pengelolaan sumberdaya keluarga yang sama besar keluarga, serta pengetahuan kesehatan dan riwayat sakit anak diukur dari nilai skor terhadap pertanyaan yang diberikan. Berdasarkan data yang diperoleh dari dinas Kesehatan Kabupaten Deli serdang dari Bulan Januari hingga Juni 2005 kasus gizi buruk pada balita telah mengalami kenaikan dari 251 balita menjadi 942 balita (1,2% ). Kenaikan itu terjadi diduga karena krisis ekonomi yang mengakibatkan naiknya harga-harga pangan, sehingga daya beli masyarakat menurun. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Besar keluarga contoh berkisar dari 3-8 orang dengan rata-rata-rata berjumlah 5 orang. Sebahagian besar contoh (57,5%) berpendidikan tamat SD dan kepala keluarga tamat SLTP (40%). Rata-rata pendapatan perkapita keluarga contoh menurut garis kemiskinan Propinsi Sumatera Utara adalah tergolong keluarga miskin. Pengetahuan kesehatan contoh tergolong sedang (40%). Rata-rata tingkat kecukupan energi, protein, phosfor, dan vitamin A lebih dari 100% sedangkan tingkat kecukupan kalsium, zat besi dan vitamin C kurang dari 100%. Sebagian besar contoh tinggal dalam rumah dengan kondisi lantai terbuat dari plaster/semen, dinding terbuat dari bilik bambu/triplek, tempat keluarga mandi dikamar mandi/sumur milik sendiri dan tempat buang hajat sendiri. Secara umum pengetahuan gizi ibu termasuk kategori sedang, akan tetapi masih banyak. responden yang berpengetahuan gizi kurang. Pendidikan ibu berhubungan positif signifikan dengan tingkat kecukupan protein, zat besi dan vitamin C. kecenderungan yang sama terlihat juga pada zat gizi lain ( energi, kalsium, phosphor dan vitamin A). besar keluarga berhubungan negative tidak signifikan dengan konsumsi gizi contoh dan pendapatan berhubungan positif dengan tingkat kecukupan zat gizi contoh, namun hubungannya tidak signifikan. " /> 100% AKG, sedang 80-99% AKG, kurang 70- 80%, defisit < 70%. Untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga, pendidikan dan pengetahuan gizi ibu, terhadap pola konsumsi dalam menanggulangi gizi buruk (marasmus kwasiorkhor) pada anak balita, atau antara hubungan variabel bebas dengan terikat digunakan teknik korelasi. Data sosial ekonomi keluarga seperti tingkat pendidikan KK dan tingkat pendidikan ibu dilihat dari jumlah tahun mengikuti pendidikan formal. Data pendapatan keluarga merupakan penjumlahan dari pendapatan seluruh anggota keluarga baik dari hasil pekerjaan utama maupun pekerjaan tambahan atau sumber lainnya selama satu bulan. Data besar keluarga ditentukan berdasarkan jumlah anggota keluarga yang hidup di bawah pengelolaan sumberdaya keluarga yang sama besar keluarga, serta pengetahuan kesehatan dan riwayat sakit anak diukur dari nilai skor terhadap pertanyaan yang diberikan. Berdasarkan data yang diperoleh dari dinas Kesehatan Kabupaten Deli serdang dari Bulan Januari hingga Juni 2005 kasus gizi buruk pada balita telah mengalami kenaikan dari 251 balita menjadi 942 balita (1,2% ). Kenaikan itu terjadi diduga karena krisis ekonomi yang mengakibatkan naiknya harga-harga pangan, sehingga daya beli masyarakat menurun. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Besar keluarga contoh berkisar dari 3-8 orang dengan rata-rata-rata berjumlah 5 orang. Sebahagian besar contoh (57,5%) berpendidikan tamat SD dan kepala keluarga tamat SLTP (40%). Rata-rata pendapatan perkapita keluarga contoh menurut garis kemiskinan Propinsi Sumatera Utara adalah tergolong keluarga miskin. Pengetahuan kesehatan contoh tergolong sedang (40%). Rata-rata tingkat kecukupan energi, protein, phosfor, dan vitamin A lebih dari 100% sedangkan tingkat kecukupan kalsium, zat besi dan vitamin C kurang dari 100%. Sebagian besar contoh tinggal dalam rumah dengan kondisi lantai terbuat dari plaster/semen, dinding terbuat dari bilik bambu/triplek, tempat keluarga mandi dikamar mandi/sumur milik sendiri dan tempat buang hajat sendiri. Secara umum pengetahuan gizi ibu termasuk kategori sedang, akan tetapi masih banyak. responden yang berpengetahuan gizi kurang. Pendidikan ibu berhubungan positif signifikan dengan tingkat kecukupan protein, zat besi dan vitamin C. kecenderungan yang sama terlihat juga pada zat gizi lain ( energi, kalsium, phosphor dan vitamin A). besar keluarga berhubungan negative tidak signifikan dengan konsumsi gizi contoh dan pendapatan berhubungan positif dengan tingkat kecukupan zat gizi contoh, namun hubungannya tidak signifikan. "/>
EMAIL: PASSWORD:
Front Office
UPT. PERPUSTAKAAN
Universitas Negeri Medan


Jalan Willem Iskandar, Pasar V - Kotak Pos No. 1589 Medan 20221

Phone : 061-6624102, 6613365
Fax : 061-6624102
E-mail : -
Website : http://library.unimed.ac.id

Support (Customer Service) :
timrepository@yahoo.co.id






Welcome..guys!

Have a problem with your access?
Please, contact our technical support below:
LIVE SUPPORT


Donni Yudha Prawira


Muhammad Iqbal


Cut Lidya Mutia


Tessa Simahate


Siti Nurbaidah


Harly Christy Siagian


Catur Dedek Khadijah




! ATTENTION !

To facilitate the activation process, please fill out the member application form correctly and completely
Registration activation of our members will process up to max 24 hours (confirm by email). Please wait patiently

Still Confuse?
Please read our User Guide

Keyword
Mode
Expanded Search (for Free text search only)
 

UNIMED » Research Report » FT
Posted by sitinurbaidah@rocketmail.com at 30/11/2012 09:10:59  •  3025 Views


HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA, PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN GIZI IBU TERHADAP POLA KONSUMSI DALAM MENANGGULANGI GIZI BURUK (MARASMUS KWASIORKHOR) PADA ANAK BALITA DI KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA

Created by :
Dra. Dina Ampera, M.Si ( 131859486 )
Dra. Fatma Tresno Ingtyas, M.Si   Dra. Siti Wahidah, M.Si



SubjectHOUSEHOLD MANAGEMENT
Alt. Subject PERSONAL LIFE
Keywordresearch - method
home economic

Description:

Masa kanak-kanak ditandai oleh pertumbuhan dan perkembangan yang cepat disertai dengan perubahan dalam kebutuhan zat gizi. Anak yang sehat ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangan yang memuaskan dengan dapat mencapai potensi genatik secara optimal. Gizi yang baik diperlukan untuk tumbuh dan berkembangnya setiap anak mulai dari janin dalam kandungan sampai bayi lahir hingga mencapai dewasa. Gizi buruk merupakan keadaan kurang gizi disebabkan oleh rendahnya konsumsi enegi dan protein dalam makanan sehari-hari sehingga tidak memenuhi angka kecukupan gizi. Balita penderita gizi buruk. dapat diketahui dengan melakukan pemeriksaan klinis dan antripometri. Gejala klinis balita penderita gizi buruk dapat ditandai dengan anak tampak sangat kurus tinggal tulang berbungkus kulit, wajah seperti orang tua, cengeng, rewel, perut cekung, kulit keriput, sering terkena diare, atau susah buang air besar, tekanan darah merendah, serta detak jantung dan frekuensi pernafasan melambat. Keadaan gizi yang baik selain berpengaruh terhadap pertumbuhan anak, juga berpengaruh terhadap perkembangan anak. sejauhmana situasi ini berdampak langsung pada keluarga dan upaya apa yang dilakukan oleh keluarga dalam menghadapi kebutuhan hidup untuk balita dalam peningkatan kualitas tumbuh kembang balita, yang berarti pula upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia masa mendatang. Berdasarkan uraian diatas, perlu kiranya dilakukan suatu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui "Sejauhmana hubungan pendapatan keluarga, pendidikan dan pengetahuan ibu terhadap pola konsumsi dalam menanggulangi penyakit gizi buruk (marasmus kwasiorkhor) pada anak balita di Kabupaten Deli Serdang. Disain pada penelitian ini adalah cross sectional study, yang dilakukan di daerah rawan pangan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Penentuan lokasi ditentukan secara purposive. Responden penelitian ini adalah ibu rumah tangga yang mempunyai balita berumur 3-5 tahun dan yang menjadi contoh penelitian adalah balita yang berusia 3-5 tahun. Analisis data yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian ini adalah ; pola konsumsi balita digunakan food frekuensi. Status gizi digunakan dengan mengacu para reference NCHS-WHO denga kriteria: baik > 100% AKG, sedang 80-99% AKG, kurang 70- 80%, defisit < 70%. Untuk mengetahui hubungan pendapatan keluarga, pendidikan dan pengetahuan gizi ibu, terhadap pola konsumsi dalam menanggulangi gizi buruk (marasmus kwasiorkhor) pada anak balita, atau antara hubungan variabel bebas dengan terikat digunakan teknik korelasi. Data sosial ekonomi keluarga seperti tingkat pendidikan KK dan tingkat pendidikan ibu dilihat dari jumlah tahun mengikuti pendidikan formal. Data pendapatan keluarga merupakan penjumlahan dari pendapatan seluruh anggota keluarga baik dari hasil pekerjaan utama maupun pekerjaan tambahan atau sumber lainnya selama satu bulan. Data besar keluarga ditentukan berdasarkan jumlah anggota keluarga yang hidup di bawah pengelolaan sumberdaya keluarga yang sama besar keluarga, serta pengetahuan kesehatan dan riwayat sakit anak diukur dari nilai skor terhadap pertanyaan yang diberikan. Berdasarkan data yang diperoleh dari dinas Kesehatan Kabupaten Deli serdang dari Bulan Januari hingga Juni 2005 kasus gizi buruk pada balita telah mengalami kenaikan dari 251 balita menjadi 942 balita (1,2% ). Kenaikan itu terjadi diduga karena krisis ekonomi yang mengakibatkan naiknya harga-harga pangan, sehingga daya beli masyarakat menurun. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Besar keluarga contoh berkisar dari 3-8 orang dengan rata-rata-rata berjumlah 5 orang. Sebahagian besar contoh (57,5%) berpendidikan tamat SD dan kepala keluarga tamat SLTP (40%). Rata-rata pendapatan perkapita keluarga contoh menurut garis kemiskinan Propinsi Sumatera Utara adalah tergolong keluarga miskin. Pengetahuan kesehatan contoh tergolong sedang (40%). Rata-rata tingkat kecukupan energi, protein, phosfor, dan vitamin A lebih dari 100% sedangkan tingkat kecukupan kalsium, zat besi dan vitamin C kurang dari 100%. Sebagian besar contoh tinggal dalam rumah dengan kondisi lantai terbuat dari plaster/semen, dinding terbuat dari bilik bambu/triplek, tempat keluarga mandi dikamar mandi/sumur milik sendiri dan tempat buang hajat sendiri. Secara umum pengetahuan gizi ibu termasuk kategori sedang, akan tetapi masih banyak. responden yang berpengetahuan gizi kurang. Pendidikan ibu berhubungan positif signifikan dengan tingkat kecukupan protein, zat besi dan vitamin C. kecenderungan yang sama terlihat juga pada zat gizi lain ( energi, kalsium, phosphor dan vitamin A). besar keluarga berhubungan negative tidak signifikan dengan konsumsi gizi contoh dan pendapatan berhubungan positif dengan tingkat kecukupan zat gizi contoh, namun hubungannya tidak signifikan.

Date Create:10/11/2005
Type:Text
Format:pdf
Language:Indonesian
Identifier:UNIMED-Research-142005
Collection ID:142005
Call Number:640 Amp h


Source :
FT - PKK

Coverage :
UNIMED Community

Rights :
Copyright@2012 by UNIMED Library


Publication URL :
http://digilib.unimed.ac.id/hubungan-pendapatan-keluarga-pendidikan-dan-pengetahuan-gizi-ibu-terhadap-pola-konsumsi-dalam-menanggulangi-gizi-buruk-marasmus-kwasiorkhor-pada-anak-balita-di-kabupaten-deli-serdang-sumatera-utara-22953.html

Share this information to :




[ Free Download - Free for All ]

  1.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - ABSTRAK.pdf - 158 KB
  2.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - KATA PENGANTAR.pdf - 151 KB
  3.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - DAFTAR ISI.pdf - 129 KB
  4.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - BAB I.pdf - 221 KB
  5.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - BAB II.pdf - 316 KB
  6.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - BAB III.pdf - 149 KB
  7.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - BAB IV.pdf - 343 KB
  8.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - BAB V.pdf - 132 KB
  9.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - DAFTAR PUSTAKA.pdf - 148 KB
  10.  UNIMED-Research-22953-TELITI07-17 - LAMPIRAN.pdf - 185 KB

[ FullText Content - Please, register first ]

...No Files...


[ Link of Contents]


 10 Similar Document...

     No similar subject found !

 10 Related Document...






HELP US !
You can help us to define the exact keyword for this document by clicking the link below :

- , economic , home , home economic , method , research , research - method



Untitled

POLLING

Bagaimana pendapat Anda tentang layanan repository kami ?

Baik Sekali
Baik
Biasa
Jelek
Mengecewakan




16743056


Visitors Today : 310
Total Visitor : 1266633

Hits Today : 6211
Total Hits : 16743056

Visitors Online: 12


Calculated since
16 May 2012

You are connected from 174.129.74.186
using CCBot/2.0 (http://commoncrawl.org/faq/)


UNIMED Digital Repository Feeds


Copyright © UNIMED Library 2012 - 2014 - All rights reserved.
Dublin Core Metadata Initiative and OpenArchives Compatible
Developed by Hassan