PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN FARTLEK DENGAN INTERVAL TRAINING TERHADAP PENINGKATAN V02 MAX ATLET BULUTANGKIS USIA 16-19 TAHUN PB ANGSAPURA MEDAN TAHUN 2014

Syahputra, Imam (2014) PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN FARTLEK DENGAN INTERVAL TRAINING TERHADAP PENINGKATAN V02 MAX ATLET BULUTANGKIS USIA 16-19 TAHUN PB ANGSAPURA MEDAN TAHUN 2014. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
609321038 COVER.pdf - Published Version

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 LEMBAR PENGESAHAN.pdf - Published Version

Download (207kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 KATA PENGANTAR.pdf - Published Version

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (275kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 DAFTAR TABEL.pdf - Published Version

Download (174kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 DAFTAR GAMBAR.pdf - Published Version

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 BAB I.pdf - Published Version

Download (522kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 BAB V.pdf - Published Version

Download (172kB) | Preview
[img]
Preview
Text
609321038 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (203kB) | Preview

Abstract

Bulutangkis adalah cabang olahraga yang termasuk dalam kelompok olahraga permainan perorangan. Tujuan permainan ini adalah untuk memukul bola (kok atau shuttlecock) melewati net agar jatuh dibidang permainan lawan yang sudah ditentukan dan mencegah lawannya melakukan hal tersebut kepadanya. Permainan ini cukup dikenal dan merakyat di Negara kita. Prestasi Bulutangkis dinegara kita cukup menggembirakan dan sering menjuarai berbagai tournament , namun beberapa tahun kebelakangan ini agak menurun.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latihan manakah yang lebih berpengaruh antara latihan Fartlek dengan Interval Training terhadap peningkatan VO2 Max atlit Bulutangkis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experiment, dan pelaksanaan latihan Fartlek dengan Interval Training terhadap peningkatan VO2 Max atlit Bulutangkis PB Angsapura Medan tahun 2014. Populasi adalah berjumlah 30 orang. Jumlah sampel 10 orang diperoleh dengan teknik Purposive Sampling. Selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok teknik Matching Pairing yaitu kelompok latihan Fartlek dan latihan Interval Training. Instrumen penelitian untuk pengumpulan data dengan test peningkatan VO2Max dilakukan dengan melakukan test lari 15menit(test balke). Untuk melihat pengaruh masing-masing variabel bebas maupun terikat digunakan perhitungan uji-t berpasangan dan uji-t tidak berpasangan. Pengujian hipotesis pertama dari data pre-test dan data post-test. Dari hasil perhitungan data kelompok Latihan Fartlek diperoleh t_hitung=6,32 dari daftar ditribusi t maka t tabel menggunakan 1-∝ =0,95 dengan dk (5-1)=4 diperoleh harga t_((0,95))=2,13. Ternyata dari hasil perhitungan diperoleh t_hitung>t_tabel dimana 6,32>2,13, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari Latihan Fartlek Terhadap Peningkatan 〖VO〗_2 Max Kelompok Atlet Bulu Tangkis Usia 16-19 Tahun PB Angsapura Medan Tahun 2014. Penguji hepotesis kedua dari data pre-test dan data post-test. Dari hasil perhitungan data kelompok Latihan Interval Training diperoleh t_hitung=3,5 dari daftar ditribusi t maka t tabel menggunakan 1-∝=0,95 dengan dk (5-1)=4 diperoleh hargat_0,95=2,13. Ternyata dari hasil perhitungan diperoleh t_hitung>t_tabel dimana 6,32>2,13, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari Latihan Interval Training Terhadap Peningkatan 〖VO〗_2 Max Kelompok Atlet Bulu Tangkis Usia 16-19 Tahun PB Angsapura Medan Tahun 2014 Penguji hipotesis ketiga dari hasil perhitungan uji-t Postest antara kelompok latihan Fartlek dan kelompok latihan Interval Training diperoleh t_hitung=0,31. Dari daftar distribusi t dengan menggunakan peluang 1.∝ =0,95 dengan n_1+n_2-2=8 diperoleh harga t_((0,95) )=1,86 Dalam kriteria pengujian hipotesis dinyatakan bahwa pada t_hitung>t_tabel dimana 1,88>1,86, sehingga H_0 ditolak dan H_a diterima, yang berarti Latihan Fartlek lebih besar pengarunya daripada Latihan Interval Training Terhadap Peningkatan 〖VO〗_2 Max Kelompok Atlet Bulu Tangkis Usia 16-19 Tahun PB Angsapura Medan Tahun 2014 .

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorMahmuddin, 195007231979031001
Call Number: 796.345 Sya p
Keywords: Olahraga Bulutangkis; VO2 Max; Latihan; Latihan Fartlek; Latihan Interval Training
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports > GV861 Ball games: Baseball, football, golf, etc.
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Depositing User: Mrs Silfayani Siregar
Date Deposited: 09 Aug 2016 09:57
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/9366

Actions (login required)

View Item View Item