PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MEDICINE BALL OVERHEAD THROW DENGAN LATIHAN MEDICINE BALL PULLOVER TOSS TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT LENGAN DAN HASIL SERVIS DALAM PERMAINAN TENIS LAPANGAN PADA ATLET PUTRA UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) TENIS USU 2012

Siregar, Lolo Welky Leonard (2012) PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN MEDICINE BALL OVERHEAD THROW DENGAN LATIHAN MEDICINE BALL PULLOVER TOSS TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT LENGAN DAN HASIL SERVIS DALAM PERMAINAN TENIS LAPANGAN PADA ATLET PUTRA UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) TENIS USU 2012. Undergraduate thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
061266220103 Cover.pdf - Published Version

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
061266220103 Lembar pengesahan.pdf - Published Version

Download (190kB) | Preview
[img]
Preview
Text
061266220103 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (102kB) | Preview
[img]
Preview
Text
061266220103 abstrak.pdf - Published Version

Download (156kB) | Preview
[img]
Preview
Text
061266220103 daftar isi.pdf - Published Version

Download (300kB) | Preview
[img]
Preview
Text
061266220103 BAB I.pdf - Published Version

Download (610kB) | Preview
[img]
Preview
Text
061266220103 BAB V.pdf - Published Version

Download (168kB) | Preview
[img]
Preview
Text
061266220103 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (94kB) | Preview

Abstract

Setiap cabang olahraga sifatnya kompetif sudah tentu mengharapkan tercapainya suatu prestasi puncak bagi mereka yang menekuninya baik dari segi individu maupun kelompok. Artinya prestasi dalam olahraga adalah suatu tujuan yang tercapai pada suatu kegiatan olahraga. Salah satu bentuk olahraga yang meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama bangsa tersebut adalah olahraga tenis lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latihan manakah yang lebih berpengaruh antara latihan medicine ball overhead throw dan latihan medicine ball pullover toss terhadap power otot lengan dan hasil servis . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experiment, dengan pelaksanaan latihan yaitu medicine overhead dan latihan medicine pullover toss. Populasi adalah seluruh subyek berjumlah 8 orang. Jumlah sampel 8 orang diperoleh dengan teknik Total Sampling. selanjutnya dibagi menjadi dua kelompok dengan teknik Matching Pairing yaitu kelompok latihan medicine ball overhead throw dan medicine ball pullover toss. Instrumen penelitian untuk pengumpulan data dengan test dan pengukuran adalah Medicine Ball untuk power otot lengan dan Skor dengan waktu untuk test hasil kemampuan servis, penelitian dilaksanakan selama 18 x pertemuan dengan latihan 5 (lima) kali dalam seminggu. Untuk melihat pengaruh masing-masing variabel bebas maupun terikat digunakan perhitungan uji – t berpasangan dan uji – t tidak berpasangan.Analisis hipotes I dari data pre-test dan data post- test power otot lengan latihan medicine ball overhead diperoleh t hitung sebesar 2,65 serta t tabel 3,18 dengan = 0,05 (t hitung < t tabel ) berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Simpulan, latihan medicine ball overhead secara signifikan tidak berpengaruh terhadap power otot lengan pada atlet putra UKM Tenis USU Tahun 2012. Analisis hipotesis II dari data pre-test dan data post- test kelompok medicine ball pullover toss terdapat power otot tungkai diperoleh t hitung sebesar 2,14 serta t tabel sebesar 3,18 dengan = 0,05 (t hitung < t tabel ) berarti Ho diterima dengan Ha ditolak. Simpulan, latihan medicine ball pullover toss secara signifikan tidak berpengaruh terhadap peningkatan power otot lengan pada atlet putra Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tenis USU Tahun 2012. Analisis hipotesis ketiga dari rata-rata dan simpangan baku diperoleh t hitung sebesar 0,27 serta t tabel 2,45 dengan = 0,05 (t hitung < t tabel) berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Simpulan latihan medicine ball overhead throw tidak lebih besar pengaruhnya daripada latihan medicine ball pullover toss terhadap peningkatan power otot lengan pada atlet putra UKM Tenis USU Tahun 2012. Analisis hipotesis keempat dari data pre-test dan data post- test hasil kemampuan servis kelompok latihan medicine ball overhead throw diperoleh t hitung sebesar 2,88 serta t tabel 3,18 dengan = 0,05 (t hitung < t tabel ) berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Simpulan, latihan medicine ball overhead throw secara signifikan tidak berpengaruh terhadap hasil kemampuan servis pada atlet putra Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tenis USU Tahun 2012. Analisis hipotesis kelima dari data pre-test dan data post- test hasil kemampuan servis kelompok latihan medicine ball pullover toss diperoleh t hitung sebesar 2,93 serta t tabel 3,18 dengan = 0,05 (t hitung < t tabel ) berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Simpulan latihan medicine ball pullover toss secara signifikan tidak berpengaruh terhadap hasil kemampuan servis pada atlet putra Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tenis USU Tahun 2012. Analisis hipotesis keenam dari perhitungan rata-rata dan simpangan baku diperoleh harga thitung sebesar 0,83 serta t tabel 2,45 dengan = 0,05 (t hitung < t tabel) berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Simpulan latihan medicine ball overhead throw tidak lebih besar pengaruhnya daripada latihan medicine ball pullover toss terhadap hasil kemampuan servis pada atlet putra UKM Tenis USU Tahun 2012

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorDaulay, H. Basyaruddin196404031992031001
Call Number: 796.071 Sir p
Keywords: medicine ball overhead throw ; medicine ball pullover toss ; power otot
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV557 Sports
Divisions: Fakultas Ilmu Keolahragaan > Pendidikan Kepelatihan Olahraga
Depositing User: Mr Muhammad Iqbal
Date Deposited: 09 Aug 2016 09:57
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/8665

Actions (login required)

View Item View Item