PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SANTO XAVERIUS 2 KABANJAHE

Keliat, Johannes (2016) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SANTO XAVERIUS 2 KABANJAHE. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. NIM 8146181010 COVER.pdf - Published Version

Download (60kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. NIM 8146181010 APPROVAL SHEET.pdf - Published Version

Download (211kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. NIM 8146181010 ABSTRACT.pdf - Published Version

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. NIM 8146181010 PREFACE.pdf - Published Version

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. NIM 8146181010 TABLE OF CONTENT.pdf - Published Version

Download (147kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. NIM 8146181010 TABLES.pdf - Published Version

Download (141kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. NIM 8146181010 ILLUSTRATION.pdf - Published Version

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. NIM 8146181010 APPENDICES.pdf - Published Version

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. NIM 8146181010 CHAPTER I.pdf - Published Version

Download (169kB) | Preview
[img]
Preview
Text
13. NIM 8146181010 CHAPTER V.pdf - Published Version

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
14. NIM 8146181010 BIBLIOGRAPHY.pdf - Published Version

Download (142kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh perbedaan hasil belajar IPS yang diajar dengan student teams archievement division dan yang diajar dengan team assited individualy, (2) mengetahui pengaruh hasil belajar IPS antara motivasi belajar tinggi dengan motivasi belajar rendah, (3) mengetahui interaksi antara model pembelajaran kooperatif student teams archievement division dan team assited individualy dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS pada materi proses pembentukan muka bumi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Santo Xaverius 2 Kabanjahe terdiri dari empat kelas dengan jumlah siswa 167 orang. Sampel penelitian ini ditetapkan kelas sampel yaitu kelas VIIA = 20 orang untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran student teams archievement division dan kelas VIIB = 20 orang untuk mengikuti pembelajaran dengan menggunakan team assited individualy. Teknik penarikan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Instrumen penelitian untuk mengukur hasil belajar digunakan tes bentuk pilihan ganda dengan empat pilihan jawaban dengan jumlah soal sebanyak 40 butir. Tes motivasi belajar dilakukan untuk mengelompokkan siswa atas motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. Untuk menjaring data motivasi belajar dilakukan melalui angket yang telah diuji kepada siswa kelas VIIC SMP Santo Xaverius 2 Kabanjahe. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan disain penelitian faktorial 2 x 2. Teknik analisis data menggunakan ANOVA dua jalur pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pengujian hipotesis pertama yang berbunyi hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif student teams archievement division lebih tinggi daripada hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif team assited individualy telah terbantahkan dengan perhitungan Anova faktorial 2 x 2 diperoleh Fhitung = 2,338 < Ftabel = 4,00 sehingga pengujian hipotesa menerima H01 dan menolak H11. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif team assited individualy lebih tinggi daripada hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif student teams archievement division. Hal ini juga tampak dari rata-rata hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif team assited individualy (X ̅=18,95) lebih tinggi dari hasil belajar IPS yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif student teams archievement division (X ̅=17,2), (2) hasil belajar IPS siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi lebih tinggi daripada siswa yang memiliki motivasi belajar rendah dapat diterima dimana Fhitung = 99,53 > Ftabel = 4,00 maka hipotesis menolak H02 dan menerima H12. Hal ini juga tampak dari rata-rata hasil belajar IPS siswa dengan motivasi belajar tinggi (X ̅=20,05) lebih tinggi dari hasil belajar IPS siswa yang diajar dengan motivasi belajar rendah (X ̅=14,95), (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa Fhitung = 6,41 > Ftabel = 4,00 maka hipotesis menolak H03 dan menerima H13. Hasil uji Schiefie menunjukkan dari enam kombinasi perbandingan rata-rata hasil belajar IPS siswa, terdapat lima dari enam pengujian yang menunjukkan hasil yang signifikan.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIP
Thesis advisorSugiharto, 196409111989031004
Thesis advisorMursid, R.196607111991031003
Call Number: 372.83 Kel p
Keywords: Hasil belajar; Model pembelajaran; Motivasi belajar; Student teams achievement
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF501 Motivation
H Social Sciences > H Social Sciences (General)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1025 Teaching (Principles and Practice)
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
Divisions: Program Pasca Sarjana > Pendidikan Dasar
Depositing User: Mrs Siti Nurbaidah
Date Deposited: 05 Aug 2016 02:59
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/8332

Actions (login required)

View Item View Item