SURVEY KARAKTER KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM BUDAYA BATAK (STUDI EKSPLORASI DI RUMAH SAKIT GRANDMED LUBUK PAKAM)

Marbun, Viktor Edyward and Harahap, Muhammad Syahril and Darwin (2022) SURVEY KARAKTER KEPEMIMPINAN EFEKTIF DALAM BUDAYA BATAK (STUDI EKSPLORASI DI RUMAH SAKIT GRANDMED LUBUK PAKAM). Jurnal Education and development Institut Pendidikan Tapanuli Selatan, 10 (2). pp. 562-566. ISSN E.ISSN.2614-6061 P.ISSN.2527-4295

[thumbnail of Article.pdf]
Preview
Text
Article.pdf - Published Version

Download (384kB) | Preview

Abstract

Kemampuan dan keterampilan dari seorang pimpinan adalah faktor penting dalam memotivasi
pegawainya agar lebih bekerja dengan baik. Rujukan dalam memimpin ini sangatlah banyak termasuk
kepemimpinan etnik seperti budaya batak. Misalnya kepala suku, ada pula sistem kerajaan seperti sultan, raja
Sistem kepemimpinan masyarakat batak Toba, berdasar kepada stratifikasi sosial yang diwarisi secara turun
temurun. Selain itu, secara khusus, aspek kepemimpinan dalam budaya batak biasanya diurai melalui unsur
pantun atau umpasa dalam budaya batak. Pemimpin otentik adalah pemimpin nyata dirasakan rakyat dalam
perikehidupannya sehari-hari. Bukan hanya sekadar nama tanpa peran nyata melindungi, mengayomi,
mengarahkan, menginspirasi, menularkan spirit optimisme, serta memberi rasa aman dan nyaman bagi yang
dipimpin. Karena pentingnya melihat bagaimana pemimpin di RS Grandmed Lubuk Pakam yang menjadikan
RS ini sebagai salah satu RS tereksis di Lubuk Pakam Bahkan Sumatera Utara. Studi ini menggunakan metode
penelitian kualitatif pendekatan fenomenologi untuk menjawab pertanyaan penulis melalui cara mencari,
mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hasil penelitian tersebut. Yang menjadi informan adalah orang
yang benar-benar sudah memahami betul karakter pemimpin di RS ini. Kemudian dianalisis dengan proses
Redusi Data, Penyajian Data dan Verifikasi Data. Dengan hasil kepemimpinan LT,KG dan PH di RS Grandmed
Lubuk pakam sangat kental penekanan tiga prinsip batak yaitu: 1) Dijolo siihuthonon yang menekankan
pemimpin yang berkarakter menjadi contoh untuk setiap anggota. 2) dipudi sipaimaon bermakna dibeakang
ditunggu, pada konsepnya seorang pemimpin harus memiliki sifat selalu di nantikan oleh para anggotanya. dan
3) ditonga-tonga siharungguon bermakna ditengah dikerumuni yang menekankan untuk berbaiklah kepada
sesama manusia. Konsep karakteristik kepemimpinan ditonga-tonga siharungguon berarti untuk merumuskan
suatu hal harus berdasaran diskusui bersama dan pemimpin menjadi pusatnya.

Item Type: Article
Keywords: Kepemimpinan Etnik, Budaya Batak, Pemimpin
Subjects: L Education > LC Special aspects of education > LC251 Moral education. Character building
Divisions: Fakultas Teknik
Depositing User: Cut Lidya Mutia
Date Deposited: 26 Jun 2023 01:15
Last Modified: 30 Jun 2023 13:56
URI: https://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/53302

Actions (login required)

View Item
View Item