PEMBELAJARAN SEJARAH INDONESIA DENGAN PENDEKATAN POSTMODERNISME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHAPESERTA DIDIK

Lukitaningsih, (2014) PEMBELAJARAN SEJARAH INDONESIA DENGAN PENDEKATAN POSTMODERNISME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHAPESERTA DIDIK. In: Seminar Nasional Pembelajaran Sejarah di Tengah Perubahan, 27-28 Sep 2014, Malang.

[img]
Preview
Text
Fulltext.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Tulisan ini menggunakan pendekatan kuaitatif yang didesain untuk mengostruksi suatu desain Pembelajaran Sejarah dengan pendekatan Postmodernisme yang dapat mengembangkan kemampuan peserta didik dalam berpikir kristis. Pelajaran sejarah Indonesia dalam kurikulum 2013 menurut peserta didik untuk lebih aktifdan kreatif dalam kegiatan belajar mengajar. Tuntutan tersebut cesara tidak langsung menurut guru untuk menipu mengimplementasikan pembelajaran yang tidak konven - konvensional dengan pendekatan collective memory hanya kan membuat pembelajaran sejarah akan menjadi kering dan tidak bermakna. Pembelajaran sejarah Indonesia dengan pendekatan pembelajaran kritis muncul sebagai keniscayaan yang tidak dapat dipahami oleh guru sejarah. Sebab, Kurikulum 2013 menurut peserta didik untuk dapat memahami masa lalu bangsanya melalui pemahaman yang multidimensi sehingga para peserta didik dapat mengksplorasi dan menganalisis kisah – kisah serta tokoh- tokoh masa lalu secara holitis dan dapat memakna setiap peristiwa tersebut, bukan hanya sekedar deretan cerita yang di susun secara kronologi, tetapi juga dapat menganalisis peristiwa secara structural. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang kritis. Saixas (2000) mengemukakan pendekatan Postmodernisme sebagai pendekatan Alternative yang dapat diImplementasikan dalam pembelajaran sejarah Indonesia Kritis, di mana peserta didik digiring mendekonstruksi materi – materi sejarah Indonesia yang ada pada buku teks sejarah Indonesia. Melalui pendelkatan postmodernisme tersebut, perana tokoh - tokoh kecil yang selama ini tidak pernah ditulis dalam sejarah Indonesia juga dimunculkan untuk menghilangkan kesan bahwa sejarah Indonesia merupakan cerita tentang tokoh - tokoh besar seperti raja, golongan bangsawan, panglima militer, politikus, dsb.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Keywords: Pembelajaran sejarah; Postmodernisme; Berpikir kritis
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
L Education > LB Theory and practice of education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1025 Teaching (Principles and Practice)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial > Pendidikan Sejarah
Depositing User: Mrs Harly Christy Siagian
Date Deposited: 19 May 2016 08:10
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/4842

Actions (login required)

View Item View Item