STRATEGI MEMINIMALISASI SERANGAN HAMA WERENG PADI: KONTRIBUSI DARI STUDI BIOEKOLOGI SERANGGA WERENG (HEMIPTERA: AUCHENORRHYNCHA PADA SINGGANG-SINGGANG TANAMAN PADI DI KABUPATEN DELISERDANG-PROPINSI SUMATERA UTARA

Manurung, Binari and Rosdiana, Erika and Sihombing, Lestari and Bintang, Appu Herlina (2011) STRATEGI MEMINIMALISASI SERANGAN HAMA WERENG PADI: KONTRIBUSI DARI STUDI BIOEKOLOGI SERANGGA WERENG (HEMIPTERA: AUCHENORRHYNCHA PADA SINGGANG-SINGGANG TANAMAN PADI DI KABUPATEN DELISERDANG-PROPINSI SUMATERA UTARA. In: Simposium Penelitian Pembangunan Daerah (SIMPEL PEDA) Sumatera Utara tahun 2011, 14-15 Dec 2011, Medan.

[img]
Preview
Text
Fulltext.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kabupaten Deliserdang termasuk salah satu daerah endemik hama padi di Propinsi Sumatera Utara, khususnya hama wereng hijau dan cokelat (Hemiptera: Auchenorrhyncha). Praktek pembiaran singgang-singgang padi pada persawahan setelah masa panen oleh para petani acapkali ditemukan di Kabupaten Deliserdang. Suatu penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan kontribusi singgang-singgang tanaman padi tersebut dalam mempertahankan kehadiran komunitas hama wereng padi di ekosistim persawahan telah dilaksanakan. Sampling wereng dilakukan pada singgang-singgang tanaman padi yang terdapat pada empat kecamatan yang terdapat di Kabupaten Deliserdang (Tanjung Morawa, Lubuk Pakam, Galang, dan Beringin). Pengambilan sampel dilakukan sebanyak empat kali selama bulan April hingga Mei tahun 2010 dan 2011. Sampel wereng dikumpulkan dengan menggunakan jala serangga. masing-masing 250 jala pada setiap sampling. Hasil penelitian menunjukkan, pada singgang-singgang tanaman padi yang terdapat di empat Kecamatan-Kabupaten Deliserdang ditemukan minimal sembilan jenis serangga wereng yakni: Wereng hijau Nephotettix virescens, wereng hijau Nephotettix nigropictus, wereng cokelat Nilaparvata lugens, wereng zigzag Recilia dorsalis, wereng punggung putih Sogatella furcifera, Cofana spectra, Cicadulina sp., Thaia sp., dan Oliarus sp. Kelimpahan tertinggi Nephotettix virescens, Nephotettix nigropictus, Recilia dorsalis, Cicadulina sp., Cofana sp. dan Oliarus sp ditemukan di Kecamatan Tanjung Morawa sedangkan untuk Nilaparvata lugens di Kecamatan Beringin dan Thaia sp. di Kecamatan Lubuk Pakam. Kelimpahan dan distribusi wereng punggung putih Sogatella furcifera pada ke empat kecamatan relatif sama. Uji Kruskal-Wallis menunjukkan kelimpahan wereng hijau Nephotetlix spp. yang terdapat pada ke empat kecamatan berbeda sangat signifikan (H=15,74; P<0.01), demikian juga halnya dengan wereng loreng Recilia dorsalis berbeda signifikan (H=7,85; P<0,05), sedangkan untuk wereng cokelat Nilaparvata lugens tidak berbeda secara signifikan (H=2,89; P>0,05). Hasil penelitian ini mengkonfirmasi potensi dan kontribusi singgang-singgang tanaman padi dalam mempertahankan kehadiran dan kelestarian hidup berbagai aneka ragam jenis wereng pada ekosistem persawahan. Oleh karena itu merekomendasikan pemusnahan singgang-singgang tanaman padi sedini mungkin setelah masa panen sehingga meminimalisasi serangan hama wereng pada musim tanam padi berikutnya dapat tercapai.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Call Number: 595.7 Man s
Keywords: Singgang-singgang padi; Wereng; Serangga; Hama; Tanaman padi; Keanekaragaman
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology > QH540 Ecology
Q Science > QL Zoology > QL360 Invertebrates > QL461 Insects
S Agriculture > SB Plant culture > SB599 Pests and diseases > SB950 Pest control and treatment of diseases. Plant protection
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
Depositing User: Mrs Harly Christy Siagian
Date Deposited: 25 May 2016 04:09
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/4707

Actions (login required)

View Item View Item