PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN EGRANG BATOK KELAPA DI RA-ALHIDAYAH MEDAN

Siahaan, Hasnah (2013) PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERMAIN EGRANG BATOK KELAPA DI RA-ALHIDAYAH MEDAN. Masters thesis, UNIMED.

[img]
Preview
Text
1. 8116182008 Judul.pdf - Published Version

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2. 8116182008 Lembar Pengesahan.pdf - Published Version

Download (563kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3. 8116182008 Abstrak.pdf - Published Version

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4. 8116182008 Kata Pengantar.pdf - Published Version

Download (210kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5. 8116182008 Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (176kB) | Preview
[img]
Preview
Text
6. 8116182008 Daftar Tabel.pdf - Published Version

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text
7. 8116182008 Daftar Gambar.pdf - Published Version

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
8. 8116182008 Daftar Lampiran.pdf - Published Version

Download (164kB) | Preview
[img]
Preview
Text
9. 8116182008 Bab I.pdf - Published Version

Download (466kB) | Preview
[img]
Preview
Text
10. 8116182008 Bab V.pdf - Published Version

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
11. 8116182008 Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (223kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan motorik kasar anak usia dini dengan menggunakan metode bermain egrang batok kelapa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menekankan pada empat langkah penelitian, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia dini kelompok B RA Al-Hidayah Medan yang berjumlah 25 orang. Sedangkan objek penelitian ini adalah peningkatan kemampuan motorik kasar anak usia dini melalui metode bermain egrang batok kelapa. Pada siklus I diketahui bahwa kemampuan motorik kasar anak usia dini 68% anak yang mampu secara klasikal atau 17 anak yang tuntas pada pembelajaran dan 8 anak lagi yang belum tuntas, belum tercapainya kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan sebelumnya yaitu 80% anak secara keseluruhan, disebabkan oleh: kurangnya kemampuan guru dalam mengarahkan anak usia dini dalam bermain egrang batok kelapa, kurangnya kemampuan guru dalam mengelola waktu dan anak kurang antusias anak menggunakan egrang batok kelapa. Pada siklus II dilakukan perbaikan tindakan yaitu: memberikan contoh sesuai dengan langkah-langkah bermain egrang batok kelapa, hasil yang diperoleh pada siklus II ini adalah 92% anak usia dini atau 23 anak mampu bermain egrang batok kelapa secara klasikal. Akibatnya anak terlihat aktif dalam proses pembelajaran motorik di kelompok B RA Al-Hidayah Medan. Dampaknya terlihat pada penguasaan gerak dan akhirnya dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak. Implikasi penelitian ini adalah diharapkan guru di RA Al-Hidayah Medan menggunakan egrang batok kelapa sebagai metode untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini.

Item Type: Thesis (Masters)
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK
Thesis advisorGultom, Ibrahim195707031986011001
Thesis advisorSitorus, Masganti196708211993032007
Call Number: 372.216 Sia p
Keywords: Bermain; Pembelajaran; Perkembangan motorik; Perkembangan fisik; Anak usia dini; Egrang batok kelapa
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Program Pasca Sarjana > Pendidikan Dasar
Depositing User: Mr Brian Nicolas Rajagukguk
Date Deposited: 09 Apr 2016 08:13
URI: http://digilib.unimed.ac.id/id/eprint/4234

Actions (login required)

View Item View Item